Polisi Naikan Status Penyidikan Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto
- Instagram/betrandpetoputraonsu
Jakarta, tvOnenews.com — Kasus dugaan kekerasan seksual dengan terlapor artis Alfonsus Toribio Tenkudi alias Betrand Peto (BP) memasuki babak baru.
Pasalnya, Polda Metro Jaya resmi menaikan status penyidikan terkait dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan seorang wanita berinisial ANW.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan status penyidikan ditetapkan usai kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi diantaranya korban ANW dan terduga pelaku Betrand Peto.
“Perkara dengan pelapor ANW tersebut telah meningkat dari tahap penyelidikan ke penyidikan sejak 27 Oktober 2026,” kata Onkoseno kepada awak media, Jakarta, Jumat (30/10/2026).
- Instagram @betrandpetoputraonsu
Onkoseno mengaku penyidik juga telah melakukan penyitaan sejumlah alat bukti termasuk hasil visum dan rekaman CCTV.
Menurutnya penyidik juga bakal kembali melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan terlapor guna memastikan status hukum terkait perkara itu.
“Selanjutnya, penyidik akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap korban, saksi-saksi, dan terlapor untuk melengkapi pembuktian,” katanya.
Kesaksian Terduga Korban
Diketahui, Polda Metro Jaya rampung memeriksa seorang wanita berinisial ANW selalu pelapor dugaan kekerasan seksual tersebut pada Selasa (14/9/2026).
Pelapor yang ditemani oleh kuasa hukumnya yakni Nathaniel Hutagaol turut menyinggung tiga permasalahan utama yang perlu diklarifikasi oleh Betrand Peto.
“Coba tanyakan dulu kepada BP, dia itu di situ ngapain dan mengkonsumsi apa saja. Kenapa sampai kami duga memiliki kenekatan melakukan tindakan yang melecehkan si korban. Itu yang pertama,” kata Nathaniel kepada awak media.
- Ist
Nathaniel mendesak adanya pengungkapan kepolisian terkait konsumsi terlapor hingga melakukan dugaan tindak kekerasan seksual di tempat hiburan malam (THM) daerah SCBD, Jakarta, Sabtu (12/9/2026) malam itu.
Pasalnya, pihaknya menaruh kecurigaan mendalam terkait tingkat kesadaran Betrand Peton hingga nekad berbuat aksi yang dilaporkan tersebut.
“Coba tanyakan, dia kenapa ke sana dan apa yang dikonsumsi, apakah makan buah, atau kah makan nasi goreng. Sehingga kami duga memiliki kenekatan untuk melakukan tindakan pelecehan terhadap korban,” tuturnya.
Selain itu, Nathaniel turut menyinggung soal posisi korban yang berstatus sebagai pekerja di THM itu.
Load more