Hj. Suharti Pendiri "Ayam Goreng Suharti" Meninggal Dunia, Begini Kiprahnya di Dunia Kuliner Tanah Air
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Hj. Suharti pendiri “Ayam Goreng Suharti” meninggal dunia di usia 86 tahun pada Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 23.21 WIB.
Kiprahnya di dunia kuliner Tanah Air melegenda. Berawal di Yogyakarta, Ayam Goreng Suharti telah berdiri sejak 1972.
Melansir informasi dari Instagram resmi @ayamgorengsuhartiofficial, awalnya dia terinspirasi dari anak Mbok Berek, Mangundimendjo. Suharti merupakan kerabat dekat dari Mbok Berek yang dikenal sebagai juragan ayam goreng kala itu.
Di masa awal-awalnya berdiri, Suharti sempat menggunakan nama Mbok Berek. Namun, akhirnya dia menggunakan nama Suharti.
13 Tahun sejak berdiri, Suharti membuka sejumlah cabang di berbagai kota. Bahkan, di tahun 1990-an, gerai Ayam Goreng Suharti telah mencapai Denpasar.
Dalam sebuah wawancara, Suharti pernah bercerita bahwa mulanya rumah makan yang dirintis Suharti dan mantan suaminya itu menggunakan logo ayam.
Namun, seiring berjalanya waktu, Suharti membuat bisnisnya sendiri—tidak dengan mantan suaminya.
Adapun yang menjadi ciri khas Ayam Goreng Suharti, yakni ada kremesnya, menggunakan bumbu rempah-rempah dan dilengkapi sambal ayam-sambal terasi.
Kabar kepergian Hj. Suharti ini disampaikan melalui media sosial Instagram @ayamgorengsuhartiofficial, Sabtu (31/10/2026).
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Dengan penuh duka, kami sekeluarga mengabarkan bahwa telah berpulang ke Rahmatullah ibunda dan eyang tercinta, Hj. Suharti," tulisnya.
"Mohon keikhlasan doa agar Allah SWT mengampuni segala dosa almarhumah, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya serta menempatkan beliau di surga-Nya," sambungnya.
Pihak keluarga memohon maaf kepada seluruh pihak apabila ada keselahan almarhumah semasa hidupnya.
"Selamat jalan ibunda dan eyang tersayang. Kasih sayang dan kenangan bersama akan selalu hidup dalam hati kami. Kami yang berduka, segenap keluarga besar," tutupnya.
Jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Laksda Adisucipto, Yogyakarta. Mendiang akan dimakamkan di Makan Keluarga Candisari Bendan Tirtomartani Kalasan. (nsi)
Load more