GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh, Orok Bayi Ditemukan Mengambang Di Sungai Mentaya Sampit

Warga pengguna jasa kapal ferry penyeberangan Sampit - Seranau dihebohkan dengan ditemukan orok bayi berjenis perempuan yang mengapung di Sungai Mentaya
Sabtu, 18 Juni 2022 - 19:34 WIB
Heboh, Orok Bayi Ditemukan Mengambang Di Sungai Mentaya Sampit
Sumber :
  • Didi Syachwani

Kalimantan Tengah - Warga pengguna jasa kapal ferry penyeberangan Sampit - Seranau dihebohkan dengan ditemukan orok bayi berjenis perempuan yang mengapung di Sungai Mentaya, tepatnya di sekitar dermaga penyeberangan milik Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Jasad bayi itu ditemukan mengapung di antara kapal ferry dan dermaga pelabuhan, dan disana banyak tumpukan sampah,” ujar Abdul Kadir, ABK ferry penyeberangan, Sabtu (18/6/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Orok bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB, saat itu kebetulan ada pekerja pelabuhan yang tidak sengaja melihatnya. 

Awalnya ia mengira jika itu adalah boneka, tapi setelah diperhatikannya ulang ia curiga jika yang mengambang di air itu adalah sesosok bayi.

Penemuannya ini kemudian diberitahukannya kepada warga yang ada di sekitar dermaga ferry penyeberangan, dan seketika itu juga suasana disana langsung heboh.

"Warga langsung berdatangan ingin melihat. Kemudian ada seorang emak-emak yang nekat terjun ke sungai dan mengambil jasad bayi itu," katanya lagi.

Saat dievakuasi ke dermaga, jasad bayi tersebut terlihat masih utuh, lengkap dengan ari-arinya yang belum terpotong. Hanya bagian kepalanya saja yang terlihat sudah membengkak, kemungkinan itu akibat terlalu lama teredam.

“Kalau kata orang-orang disini tadi, kemungkinan bayi malang itu dibuang sekitar satu atau dua hari lalu."

"Mungkin bayi ini adalah hasil hubungan gelap orangtuanya, karena takut ketahuan atau merasa malu, lalu bayinya dibuang ke sungai mentaya inu," jelas Kadir.

Oleh salah seorang warga, orok bayi malang tersebut kemudian diantar ke RSUD Dr. Murdjani Sampit, serta melaporkan kejadian ini ke pihak Polsek KPM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak berapa lama berselang, datang petugas dari Polsek KPM ke TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi, guna mengungkap kasus ini.

Untuk saat ini belum diketahui siapa kedua orang tua bayi tersebut, pihak kepolisian masih mendalami kasus penemuan bayi malang tersebut. (dsi/ree)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hasil pertandingan Persib Vs Persija yang digelar pada Minggu (10/5/2026). 
PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyebut hasil drawing Piala Asia 2027 yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Jepang justru menjadi hal yang menggairahkan.
Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Kasus dugaan pelecehan seksual kini sudah ditangani kepolisian. Kiai Ashari sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga emas Antam hari ini 12 Mei 2026 meroket Rp40.000. Harga emas Antam berada di angka Rp2.859.000 per gram.
Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menunjukkan keyakinannya terhadap peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 meski satu grup bareng Jepang dan Qatar.
Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Unit PPA Polrestabes Surabaya menetapkan tersangka berinisial MZ (22) terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap tujuh orang anak didiknya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
Selengkapnya

Viral