News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Forum Y20 Junjung Keberagaman dan Inklusi Pemuda

Youth 20 (Y20) resmi menutup rangkaian Pra-KTT Ke-4 di Manokwari, Papua Barat, pada Minggu (19/6/2022), dengan menghasilkan Pesan Manokwari, sebuah dokumen yang berisi pesan moral terkait keberagaman dan inklusi pemuda.
Senin, 20 Juni 2022 - 11:50 WIB
Peserta pertemuan Pra KTT ke-4 Y20 teken deklarasi bersatu dalam keragaman yang penuh kedamaian di Manokwari, Sabtu (18/6/2022)
Sumber :
  • ANTARA

Manokwari - Youth 20 (Y20) resmi menutup rangkaian Pra-KTT Ke-4 di Manokwari, Papua Barat, pada Minggu (19/6/2022), dengan menghasilkan Pesan Manokwari, sebuah dokumen yang berisi pesan moral terkait keberagaman dan inklusi pemuda.

Menurut Co-Chair Y20 Indonesia 2022 Nurul Hidayatul Ummah, pada  Pra-KTT Y20 Ke-4, delegasi muda hingga pengamat bertukar pikiran bagaimana kita dapat mewujudkan inklusivitas, khususnya di kalangan anak muda.

Forum yang berlangsung dua hari ini melahirkan dokumen Pesan Manokwari tentang keberagaman dan inklusi pemuda yang ditujukan bagi para pemimpin dan masyarakat dunia.

Sebanyak 24 pesan moral tercantum dalam Pesan Manokwari. Poin-poin ini dikelompokkan dalam lima sub-tema yakni: 1) pendidikan inklusif; 2) ekonomi kreatif; 3) budaya dan toleransi; 4) kepemimpinan pemuda dan keterlibatan masyarakat; 5) teknologi dan akses digital.

Berikut poin-poin Pesan Manokwari tentang Keberagaman dan Inklusi Pemuda yang merupakan hasil diskusi pemuda dalam Pra-KTT 4 Y20:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Pendidikan Inklusif
a. Menjamin pemerataan secara menyeluruh dalam sistem pendidikan untuk semua sebagai
bagian dari hak asasi manusia tanpa adanya batasan dan kualifikasi tertentu, termasuk
disabilitas, jenis kelamin, usia, suku, dan identitas.
b. Informasi dan komunikasi harus dapat diakses dan tersedia sebagai komponen dasar untuk
meningkatkan kualitas pendidikan melalui koordinasi, kerjasama, dan kolaborasi yang berkelanjutan dari semua pihak yang terkait dengan lembaga pendidikan dan pelaksanaannya untuk mengatasi hambatan.
c. Menciptakan dan mengejar kurikulum kontekstual dengan metode pembelajaran adaptif dengan mengintegrasikan digitalisasi dengan nilai-nilai lokal termasuk transformasi budaya.
d. Negara anggota harus mengambil langkah-langkah yang tepat untuk membekali pendidik dengan memfasilitasi pelatihan dan pendampingan sebagai bagian dari pengembangan kualitas, kemampuan, dan sinergi antara pemangku kepentingan dengan program formal dan informal yang berkualitas.
e. Menjamin terpenuhinya prasarana dan sarana yang memadai bagi penyandang disabilitas dan daerah tertinggal untuk pengembangan potensi manusia secara utuh.
2. Ekonomi Kreatif
a. Pemberdayaan masyarakat lokal agar mampu secara mandiri menghasilkan sumber daya
alamnya.
b. Meningkatkan pengetahuan literasi digital untuk tujuan pemasaran.
c. Menciptakan harmonisasi dan kolaborasi antara pemerintah (nasional dan lokal), swasta
(perusahaan, investor, pemangku kepentingan), dan masyarakat lokal (masyarakat adat)
untuk mendukung bisnis generasi muda, terutama usaha kecil dan menengah.
d. Mitigasi konsumsi dan impor produk asing dan mulai memproduksi masyarakat lokal
kemudian menjual produk melalui supermarket, mall, atau platform media sosial.
e. Pelatihan/penyuluhan kesehatan jiwa bagi pemuda Papua khususnya masyarakat adat untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam melakukan kreativitas dan inovasinya agar mampu
bersaing secara internasional.
f. Kerjasama dengan industri pariwisata kreatif untuk memperkenalkan budaya lokal dan
keindahan sumber daya alam daerah kepada pengunjung (dalam dan luar negeri) dengan
tujuan untuk meningkatkan pendapatan pemandu wisata lokal.
3. Budaya dan Toleransi
a. Menciptakan dan menerapkan nilai-nilai luhur, khususnya gotong royong lintas budaya dalam rangka mengintegrasikan rasa hormat.
b. Menyediakan dan memicu lebih banyak lagi kegiatan pemuda dalam kampanye dan pelestarian budaya yang mempengaruhi masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai luhur.
c. Menghadirkan tokoh-tokoh, influencer aktif media sosial, sebagai ikon budaya yang
berpotensi mengajak masyarakat memiliki toleransi dan kebanggaan yang tinggi terhadap
budayanya masing-masing.
4. Kepemimpinan Pemuda dan Keterlibatan Masyarakat
a. Mendidik kaum muda dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya partisipasi politik dan literasi politik mereka.
b. Memastikan kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi kepemimpinan dalam kelompok rentan, melalui peningkatan kapasitas di lembaga formal dan informal.
c. Pemerintah (termasuk organisasi pemuda) menyediakan platform bagi pemuda untuk berkontribusi, berpartisipasi, memantau, dan mengevaluasi proses pengambilan keputusan.
d. Memperkuat peran pemuda dalam posisi strategis eksekutif, legislatif, dan yudikatif dalam kuota 30% inklusif.
e. Mengurangi paternalistik dan patriarki di lembaga pemerintah dan swasta dengan menghapus peraturan eksklusif. (Bukan tentang usia, namun keterampilan dan potensi)
f. Perkuat mekanisme khusus untuk mendorong partisipasi langsung pemuda melalui keterlibatan mereka dalam organisasi lokal.
5. Teknologi dan Akses Digital
a. Mensinergikan pendidikan dan pelatihan media sosial serta etika digital dalam kurikulum
yang inklusif dan kontekstual di setiap jenjang pendidikan.
b. Membangun program pengajaran sukarela peer-to-peer untuk keterampilan literasi digital
dasar yang dapat diakses dan terjangkau, terutama bagi kaum muda yang rentan dan kurang
terwakili di mana pun.
c. Memperkuat kampanye publik untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan informasi
yang dapat ditindaklanjuti tentang SDGs melalui media sosial, hiburan, dan pemimpin muda yang berpengaruh di masyarakat. (rul/ner)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia

Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia

Prof. Yasir Nasution, mantan Rektor IAIN Sumatera Utara, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, perjalanan karier, dan pengabdiannya di dunia pendidikan Islam.
Klasemen Liga Voli Vietnam 2026, 3 November: Rivan Nurmulki Resmi Susul Farhan Halim ke Semifinal, Boy Arnez Masih Berjuang

Klasemen Liga Voli Vietnam 2026, 3 November: Rivan Nurmulki Resmi Susul Farhan Halim ke Semifinal, Boy Arnez Masih Berjuang

Klasemen Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua, di mana tiga pemain Timnas Voli Indonesia terus meraih hasil positif. Termasuk Rivan Nurmulki yang menyusul Farhan Halim lolos ke semifinal, sedangkan Boy Arnez masih berjuang untuk lolos ke empat besar.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Inilah jadwal KRL hari ini 3 November 2026 rute Jakarta Kota-Tanjung Priok. KRL paling pagi tersedia pukul 05:00 WIB dan yang paling malam tersedia pukul 20:30 WIB untuk pengguna Pink Line.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral