News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Periksa Bupati Muna Sebagai Saksi, Dalam Kasus Dugaan Suap Dana PEN 2021

KPK melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Muna La Ode Muhammad Rusman Emba sebagai saksi dugaan suap pinjaman Dana Pemulihan Ekonomi Daerah (PEN) pada Senin (20/6/2022).
Senin, 20 Juni 2022 - 15:40 WIB
Juru Bicara KPK Ali Fikr
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Muna La Ode Muhammad Rusman Emba sebagai saksi dugaan suap pinjaman Dana Pemulihan Ekonomi Daerah (PEN) pada Senin (20/6/2022).

Pelaksana tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan, Rusman Emba mendatangi panggilan KPK terkait kasus suap ini dengan kapasitasnya sebagai saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sesuai dengan penundaan jadwal pemanggilan sebelumnya, hari ini (20/6/2022) tim penyidik kembali memanggil saksi La Ode Muhammad Rusman Emba selaku Bupati Kabupaten Muna," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, di Jakarta, Senin (20/6/2022).

Dalam pencarian bukti informasi terkait dugaan kasus suap ini penyidik akan menggali informasi sebanyak-banyak. Karena menyangkut dana pemulihan yang diberikan oleh pemerintah untuk memperbaiki ekonomi daerah.

"Informasi yang kami terima, yang bersangkutan saat ini telah hadir di Gedung Merah Putih KPK. Masih dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dalam pengembangan perkara suap dana PEN Kab Koltim 2021," sambungnya
 
Sebelumnya, Rusma Emba sempat mendapat jadwal pemanggilan pemeriksaan sebagai saksi oleh penyidik KPK pada Kamis (16/6/2022). Namun demikian, Rusman sebagai saksi tidak bisa memenuhi panggilan tersebut. 
 
Hal tersebut membuat penyidik mengambil kebijakkan untuk mengagendakan kembali kedatangan saksi di Gedung Merah Putih KPK, agar bisa menghadiri pemeriksaan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.(mg5/ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Gebrakan KDM soal Anggaran Daerah Disorot Anggota DPRD: Kita Kaget Tak Diajak Ngobrol

Gebrakan KDM soal Anggaran Daerah Disorot Anggota DPRD: Kita Kaget Tak Diajak Ngobrol

Yomanius juga mengakui bahwa DPRD memahami tekanan fiskal yang sedang dihadapi Pemprov Jabar.
Jadwal Beregu Asia 2026, Rabu 4 Februari: Menanti Comeback Ester Nurumi di Laga Indonesia vs Hong Kong

Jadwal Beregu Asia 2026, Rabu 4 Februari: Menanti Comeback Ester Nurumi di Laga Indonesia vs Hong Kong

Jadwal Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana tim bulu tangkis Indonesia di sektor putri yang diperkuat Ester Nurumi dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya melawan Hong Kong.
Motif Pria Tendang Kucing Sampai Mati di Blora Terus Digali, Polisi: Merasa Terganggu saat Jogging, Dilakukan secara Spontan

Motif Pria Tendang Kucing Sampai Mati di Blora Terus Digali, Polisi: Merasa Terganggu saat Jogging, Dilakukan secara Spontan

Motif pria berinisial PJ (60) yang diduga menendang kucing sampai mati di Lapangan Kridosono Blora pada Minggu (25/1/2026) lalu terus digali oleh pihak kepolisian.
Timnas Indonesia Untung Besar, Gelombang Pemain Keturunan Hijrah ke Liga Lokal Bikin John Herdman Dapat ‘Privilege’ Jelang AFF

Timnas Indonesia Untung Besar, Gelombang Pemain Keturunan Hijrah ke Liga Lokal Bikin John Herdman Dapat ‘Privilege’ Jelang AFF

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menerima kabar menggembirakan usai derasnya arus kepulangan pemain keturunan ke kompetisi domestik. Apa itu?
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.

Trending

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Aktris Prilly Latuconsina muncul klarifikasi dan minta maaf usai fitur #OpenToWork profil LinkedIn bekerja sebagai sales mengandung tidak empati ke pencaker.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT