News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepala BKN: 97.000 ASN Fiktif Masih Terima Gaji

BKN menemukan hampir seratus ribu ASN fiktif masih menerima Gaji, penemuan ini didapat setelah BKN melakukan Pemuktahiran data ASN secara elektronik
Selasa, 25 Mei 2021 - 11:55 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, 25/5 - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menemukan hampir seratus ribu data Aparatur Sipil Negara (ASN) fiktif atau palsu di tahun 2014. Mirisnya, dari puluhan ribu data ASN fiktif yang ditemukan tersebut masih menerima gaji.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BKN, Bima Haria dalam tayangan YouTube Pengumuman BKN Kick Off Meeting Pemutakhiran Data Mandiri, Senin (24/5).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kepala BKN, Bima Haria, sejak Indonesia merdeka hingga saat ini pemuktahiran data Aparatur Sipil Negara (ASN) baru dua kali dilakukan pendataan ulang.

“Kita baru dua kali memuktahirkan data ASN, yang pertama tahun 2002 dan pendataan yang kedua adalah tahun 2014.” Jelasnya.

Bima menambahkan, untuk melakukan pemuktahiran data yang pertama tahun  2002 diperlukan waktu yang lama dan biaya yang sangat besar. Karena pada waktu itu, pendataan ulang ASN dilakukan melalui sistem yang masih manual.

“Meski telah menghabiskan dana besar dan waktu yang cukup lama, proses pemuktahiran yang pertama tidak menghasilkan data yang sempurna, masih banyak yang perlu dimuktahirkan, dilengkapi, bahkan masih banyak juga data-data yang palsu.” Tambahnya.

Kemudian pada tahun 2014, karena masih ditemukannya data yang fiktif pada pendataan tahun 2002 pemuktahiran data kembali dilakukan. Untuk menghindari kesalahan,  pendataan ulang kali ini dilakukan secara elektronik dan hasilnya sangat mencengan. Setidaknya, hampir seratus ribu ASN fiktif masih menerima gaji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada tahun 2014 kita melakukan kembali pendataan ulang PNS, tapi pada saat itu kita sudah melakukanya secara elektronik dan dilakukan oleh masing-masing PNS sendiri bukan melalui biro kepegawaina, biro ESDM, BKD, BKPP, KPSDM, hasilnya ternyata hampir 100 ribu tepatnya 97.000 data itu misterius, dibayarkan gajinya, membayar iuran Pensiun tapi tidak ada orangnya.” Jelas Bima.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebutkan, setidaknya per 31 Desember 2020 jumlah ASN berstatus aktif adalah 4.168.118 ASN. (mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Zodiak Karier 25 April 2025: Cancer Dapat Tekanan, Sagitarius Ada Peluang Baru!

Ramalan Zodiak Karier 25 April 2025: Cancer Dapat Tekanan, Sagitarius Ada Peluang Baru!

Ramalan karier 12 zodiak 25 April 2025: peluang baru, tantangan kerja, dan momen penting di tempat kerja. Cek peruntungan zodiakmu hari ini!
Ressa Rizky Rosano Menikah Lagi, Denada Ucapkan Selamat

Ressa Rizky Rosano Menikah Lagi, Denada Ucapkan Selamat

Kabar bahagia datang dari penyanyi dangdut Denada. Putranya, Ressa Rizky Rosano resmi menikah lagi. Melalui unggahannya, Denada ucapkan selamat pada sang putra.
5 Fakta Menarik Taisei Marukawa yang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

5 Fakta Menarik Taisei Marukawa yang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Taisei Marukawa berpeluang dinaturalisasi Timnas Indonesia. Simak fakta menarik winger Jepang ini, dari syarat residency hingga perannya di skuad John Herdman.
Tiga Jenama Emas di Pegadaian Jumat Pagi Kompak Turun Harga Lagi

Tiga Jenama Emas di Pegadaian Jumat Pagi Kompak Turun Harga Lagi

Harga emas di laman Sahabat Pegadaian, Jakarta, Jumat, pukul 07.32 WIB, menunjukkan harga untuk UBS, Antam, Galeri24 serempak turun masing-masing kini berada di angka Rp2.859.000, Rp2.918.000, dan Rp2.813.000 per gram.
KDM Kecewa dengan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Ternyata Begini Tanggapan Wali Kota Farhan

KDM Kecewa dengan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Ternyata Begini Tanggapan Wali Kota Farhan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kecewa dengan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. Begini ternyata tanggapan sang Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Dony Tri Pamungkas Kian Dekat ke Eropa, Klub Liga Polandia Dikabarkan Pantau Bek Timnas Indonesia Milik Persija

Dony Tri Pamungkas Kian Dekat ke Eropa, Klub Liga Polandia Dikabarkan Pantau Bek Timnas Indonesia Milik Persija

Nama bek Persija dan Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas, ramai dirumorkan bakal pindah ke luar negeri beberapa hari terakhir. Kabar tersebut kian santer.

Trending

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), gencar melakukan upaya besar untuk mengembalikan daya tarik dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi. 
Tak Ingin Bertele-tele, Pengacara Jusuf Kalla Skak Rismon soal Kasus Ijazah Jokowi: Simple, Sebut Saja Siapa Pendananya

Tak Ingin Bertele-tele, Pengacara Jusuf Kalla Skak Rismon soal Kasus Ijazah Jokowi: Simple, Sebut Saja Siapa Pendananya

Dalam kasus ijazah mantan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Pengacara Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) Abdul Haji Talaohu tak ingin bertele-tele. Ia langsung
Mengenal Reno Munz, Bek Rp26 Miliar yang Bakal Jadi Saingan Jay Idzes hingga Rizky Ridho di Timnas Indonesia

Mengenal Reno Munz, Bek Rp26 Miliar yang Bakal Jadi Saingan Jay Idzes hingga Rizky Ridho di Timnas Indonesia

Lantas, seperti apa profil Reno Munz, pemain Bundesliga 2 yang siap dinaturalisasi untuk bermain bersama Timnas Indonesia? Simak penjelasannya di bawah ini.
Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Megawati Hangestri yang sebelumnya digadang-gadang bakal kembali meramaikan liga voli Korea Selatan justru dikabarkan tak lagi menjadi prioritas klub-klub peserta
Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Raja assist eks kasta teratas Eropa ini belum bisa dinaturalisasi untuk FIFA Matchday Juni. Ada tembok regulasi FIFA yang menghalanginya membela Timnas Indonesia lebih cepat.
Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April, menyuguhkan laga perdana partai puncak dari sektor putra dan putri yang digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta.
Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Sebanyak 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat, mulai dari guru hingga staf tata usaha, belum menerima upah mereka untuk bulan Maret dan April 2026. 
Selengkapnya

Viral