GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BKN Bolehkan ASN WFA 2 Hari dalam Seminggu: Hemat BBM-Produktivitas Naik

Ia menjelaskan, penerapan work from anywhere (WFA) selama dua hari dalam sepekan memberikan sejumlah keuntungan nyata.
Rabu, 25 Maret 2026 - 10:41 WIB
Ilustrasi ASN.
Sumber :
  • Pemprov DKI Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com - Kebijakan kerja fleksibel yang diterapkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan skema tiga hari bekerja di kantor dinilai memberikan hasil positif. Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menyebut sistem tersebut tidak hanya berdampak pada efisiensi, tetapi juga meningkatkan performa kerja pegawai secara keseluruhan.

Ia menjelaskan, penerapan work from anywhere (WFA) selama dua hari dalam sepekan memberikan sejumlah keuntungan nyata. Pegawai, kata dia, dapat mengurangi pengeluaran harian seperti bahan bakar minyak (BBM) dan biaya tol, sekaligus menghemat waktu perjalanan yang biasanya tersita untuk berangkat dan pulang kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dengan tidak perlu keluar biaya transport, tidak harus beli bensin, tidak perlu bayar tol selama dua hari, serta tidak menghabiskan waktu di jalan, pegawai bisa lebih fokus dan produktif dalam bekerja,” ujar Zudan melalui akun Instagram resmi BKN, dikutip Rabu (25/3/2026).

Dalam praktiknya, pegawai BKN bekerja secara fleksibel pada hari Senin dan Rabu, sementara kehadiran di kantor tetap dilakukan pada Selasa, Kamis, dan Jumat. Skema ini, menurut Zudan, menarik perhatian banyak instansi lain yang ingin mengadopsi pola serupa.

“Banyak pihak yang menanyakan bagaimana BKN bisa menerapkan WFA dua hari dalam seminggu atau hanya masuk kantor tiga hari,” tuturnya.

Zudan menekankan, keberhasilan sistem ini tidak lepas dari beberapa faktor utama. Pertama, sebagian besar tugas di BKN—sekitar 95 persen—berkaitan dengan pelayanan kepada aparatur sipil negara (ASN), yang memungkinkan dikerjakan secara fleksibel.

Kedua, seluruh layanan di BKN kini telah berbasis digital. Transformasi ini memungkinkan proses administrasi dan pelayanan dilakukan tanpa kehadiran fisik di kantor.

Ketiga, penerapan sistem E-Kinerja harian membuat seluruh pegawai tetap terpantau kinerjanya. Sebanyak 3.400 pegawai BKN diwajibkan mengisi laporan kerja setiap hari melalui sistem tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semua perangkat sudah kami siapkan sehingga pekerjaan bisa dilakukan dari mana saja. Hasilnya, kerja menjadi lebih efisien, efektif, dan produktivitas meningkat,” ucapnya.

Di sisi lain, pemerintah saat ini juga tengah menggodok kebijakan serupa dalam skala nasional, yakni penerapan work from home (WFH) satu hari dalam seminggu untuk sektor tertentu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Dean James, Langkah Suriname ke Piala Dunia Terganggu Akibat Skandal Paspor Pemain Timnas Indonesia

Gara-gara Dean James, Langkah Suriname ke Piala Dunia Terganggu Akibat Skandal Paspor Pemain Timnas Indonesia

Kabar mengejutkan datang dari Belanda yang kini menyoroti isu sensitif terkait pemain naturalisasi pemain Timnas Indonesia. Skandal paspor merembet ke Suriname.
Mohamed Salah Susul Cristiano Ronaldo ke Arab Saudi usai Resmi Tinggalkan Liverpool? Agen Bilang Begini

Mohamed Salah Susul Cristiano Ronaldo ke Arab Saudi usai Resmi Tinggalkan Liverpool? Agen Bilang Begini

Mohamed Salah resmi mengumumkan untuk meninggalkan Liverpool setelah musim ini berakhir. Sang penyerang asal Mesir berpotensi mengikuti jejak Cristiano Ronaldo ke Arab Saudi.
Kakorlantas: Volume Kendaraan saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Capai 256.388, Ada Peningkatan 14,8 Persen

Kakorlantas: Volume Kendaraan saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Capai 256.388, Ada Peningkatan 14,8 Persen

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyebut volume kendaraan saat puncak arus balik Lebaran 2026 mencapai 256.388 kendaraan pada Selasa (24/3/2026). 
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Segera Disidang di Kasus 'Jatah Preman', Kuasa Hukum Bantah Semua Tuduhan

Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Segera Disidang di Kasus 'Jatah Preman', Kuasa Hukum Bantah Semua Tuduhan

KPK telah menuntaskan penyidikan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid dalam kasus dugaan pemerasan terhadap bawahannya di UPT Dinas PUPR Riau, Abdul Wahid segera disidang.
Pemerintah Pastikan Siswa Tetap Belajar Tatap Muka Usai Lebaran 2026

Pemerintah Pastikan Siswa Tetap Belajar Tatap Muka Usai Lebaran 2026

Pernyataan serupa juga disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno.
KSP Sebut Lewat Program Revitalisasi Sekolah Berhasil Serap 238 Ribu Tenaga Kerja Lokal

KSP Sebut Lewat Program Revitalisasi Sekolah Berhasil Serap 238 Ribu Tenaga Kerja Lokal

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan (Rapid) tak hanya mengubah wajah sekolah, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi rakyat.

Trending

Ipswich Town Akui Tak Habis Pikir Lihat Elkan Baggott Bisa Dipanggil Timnas Indonesia

Ipswich Town Akui Tak Habis Pikir Lihat Elkan Baggott Bisa Dipanggil Timnas Indonesia

Bek jangkung Elkan Baggott dipastikan kembali memperkuat Timnas Indonesia setelah sempat absen, dan akan tampil di ajang FIFA Series. Ispwich Town akui kaget.
Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Pengamat sepakbola Bung Binder memberikan apresiasi kepada John Herdman atas keputusan mencoret beberapa pemain diaspora yang dianggap tidak tampil maksimal.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Sorotan tajam datang dari media Vietnam terhadap langkah PSSI dalam membenahi struktur kepelatihan Timnas Indonesia. Mereka heran PSSI tambah kekuatan baru.
Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis terheran-heran dengan Calvin Verdonk, bek Timnas Indonesia itu dinilai minim ofensif tapi tampil fokus dan disiplin saat laga Lille vs Marseille.
KNVB Resmi Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

KNVB Resmi Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) telah mengumumkan melalui juru bicaranya tentang tuntutan NAC Breda. Mereka menuntut mengulang laga kontra Go Ahead Eagles setelah status Dean James dipermasalahkan.
Comeback ke Timnas Indonesia, Bung Harpa Soroti Keputusan Elkan Baggott Tolak Garuda Calling di Masa Lalu

Comeback ke Timnas Indonesia, Bung Harpa Soroti Keputusan Elkan Baggott Tolak Garuda Calling di Masa Lalu

Kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia usai dua tahun absen menarik perhatian publik, pengamat Bung Harpa sempat singgung keputusan tolak Garuda Calling.
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Tim Geypens Resmi Dicoret dari Skuad FC Emmen Akibat Masalah Paspor

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Tim Geypens Resmi Dicoret dari Skuad FC Emmen Akibat Masalah Paspor

Bak jatuh dan kemudian tertimpa tangga, Tim Geypens dicoret dari skuad FC Emmen dalam duel kontra Cambuur, Rabu (25/3/2026) dini hari WIB. Sang pemain Timnas Indonesia sebelumnya sempat masuk skuad John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT