News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Investigasi Insiden GBLA yang Dua Bobotoh Persib Korban, Komdis PSSI Ungkap 7 Kekurangan Panpel Lokal

Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah merilis hasil investigasi atas insiden maut di Stadion GBLA yang menewaskan dua bototoh di laga Persib Bandung vs Persebaya
Jumat, 24 Juni 2022 - 16:21 WIB
ketua Komdis PSSI Erwin Tobing yang menuturkan beberapa poin kekurangan dari panitia pelaksana lokal atas Insiden GBLA dua bobotoh pendukung Persib Bandung meninggal.
Sumber :
  • Laman PSSI

Jakarta - Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah merilis hasil investigasi atas insiden maut di Stadion GBLA yang menewaskan dua bototoh di jelang pertandingan Persib Bandung vs Persebaya Surabaya, pada Jumat 17 Juni 2022.

Dua bobotoh Persib Bandung yang menjadi korban hingga meninggal adalah Asep Ahmad Solihin (Cibaduyut, Bandung) dan Sofian Yusuf (Bogor), telah dikunjungi masing-masing oleh Komisaris Persib Umuh Mochtar dan perwakilan manajemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Menurut catatan dari rilis Komdis PSSI, yaitu ada 7 kekurangan dari panitia pelaksana lokal untuk gelaran Piala Presiden 2022, Hal itu diungkapkan langsung oleh ketua Komdis PSSI Erwin Tobing yang menuturkan beberapa poin.

Dilansir dari Laman PSSI, yang pertama adalah tidak melakukan penguraian massa pendukung tim tuan rumah Persib saat terjadi antrean yang berdesakan di pintu masuk V.

Kedua adalah sosialisasi yang kurang terhadap pendukung tuan rumah Persib tentang disediakannya kuota masuk sejumlah 15.066 tiket sehingga pendukung Persib tetap hadir di stadion melebihi kapasitas tiket yang disediakan.

Ketiga adalah pintu antrean masuk suporter tidak berjalan baik sehingga menghambat dan terjadinya penumpukan masa di pintu V.

Keempat adalah kurangnya antisipasi Panitia Pelaksana Lokal terhadap adanya pendukung tim tuan rumah yang sudah membeli tiket online, tetapi tidak bisa memasuki stadion.

Kelima adalah kurangnya antisipasi terhadap oknum pendukung tim tuan rumah yang masuk tidak menggunakan tiket sehingga di dalam stadion terdapat -/+ tiga kali lipat prndukung tuan rumah Persib.

Keenam adalah kurang antisipsi terhadap penerangan di luar stadion tidak semestinya sehingga tampak kurang cahaya (cenderung gelap).

Ketujuh adalah adanya dugaan penjualan tiket online berupa selebaran kertas berisikan QR-Code tiket online di luar stadion pada saat hari pertandingan.

Erwin Tobing mengungkapkan bahwa dari runutan poin-poin yang dijelaskannnya selanjutkan akan ditindaklanjuti.

“Jadi tim investigasi sudah melaksanakan tugasnya. Poin poin di atas yang harus ditindaklanjuti,” kata Erwin.

Erwin pun setuju jika laga sisa lanjutan Piala Presiden Grup C kemudian dipindahkan ke Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, tanpa kehadiran penonton.

Dalam waktu dekat, Komdis PSSI akan melakukan sidang untuk mengambil putusan terhadap insiden di GBLA itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya tunggu saja putusannya. Kalau sudah ada putusan pasti akan kita sampaikan ke publik,” imbuh Erwin. 

Bobotoh berduka dan telah menyampaikan aspirasinya ke pihak manajemen Persib Bandung saat lakukan aksi damai long march dari Gor Saparua ke Graha Persib Jalan Sulanjana no.17 menuntut evaluasi besar-besaran di kubu panpel dan tuntutan minta maaf dan mengakui kesalahan dari penyelenngara. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Awas Senin Buntung! 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Dikejar Kesialan pada 12 Oktober 2026

Awas Senin Buntung! 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Dikejar Kesialan pada 12 Oktober 2026

Ketika sebagian orang menyambut hari kerja dengan semangat membara, lima zodiak ini justru berpotensi diintai rentetan ketidakberuntungan. Zodiak apa saja itu?
Alasan Vanja Bukilic Absen Bela Red Sparks di KOVO Cup 2026, Rival Megawati Hangestri Cedera?

Alasan Vanja Bukilic Absen Bela Red Sparks di KOVO Cup 2026, Rival Megawati Hangestri Cedera?

Red Sparks dipaksa gigit jari usai tampil pincang tanpa sosok Vanja Bukilic di laga perdana mereka di KOVO Cup 2026. Tanpa peran rival Megawati Hangestri tersebut, tim asuhan Kwon Sun-chan menelan kekalahan atas Pink Spiders.
Maarten Paes Terpinggirkan Lagi, Fans Belanda Murka Lihat Kesalahan Ter Stegen yang Buat Ajax Ditahan Imbang NEC Nijmegen

Maarten Paes Terpinggirkan Lagi, Fans Belanda Murka Lihat Kesalahan Ter Stegen yang Buat Ajax Ditahan Imbang NEC Nijmegen

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, belum mendapat kesempatan mengawal gawang Ajax. Sementara itu, Marc-Andre ter Stegen sebagai starter justru menuai kritik.
Klasemen KOVO Cup 2026, Minggu 11 Oktober: Red Sparks Nyaris Jadi Juru Kunci, IBK Altos Kuasai Puncak Pool A

Klasemen KOVO Cup 2026, Minggu 11 Oktober: Red Sparks Nyaris Jadi Juru Kunci, IBK Altos Kuasai Puncak Pool A

Klasemen KOVO Cup 2026, di mana Red Sparks nyaris menjadi juru kunci usai menelan kekalahan di laga perdana. Sedangkan IBK Altos menguasai puncak Pool A.
Dendam Jadi Motif Pelaku ke Teman Satu Asrama di Universitas Telkom?

Dendam Jadi Motif Pelaku ke Teman Satu Asrama di Universitas Telkom?

Wakil Rektor Bidang Admisi, Kemahasiswaan dan Endowment Universitas Telkom Ratri Wahyuningtyas menjelaskan motif pelaku melakukan bullying ke teman asramanya.
Rektor Telkom University Minta Maaf kepada Korban Bullying, Sebut Perundungan Tindakan Berbahaya

Rektor Telkom University Minta Maaf kepada Korban Bullying, Sebut Perundungan Tindakan Berbahaya

Selain itu Suyanto juga menyampaikan maaf kepada seluruh mahasiswa Telkom University atas viralnya kasus bullying yang terjadi di lingkungan kampus.

Trending

Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Kabar bahagia untuk volimania tanah air karena KOVO Cup 2026 bisa disaksikan di layar kaca Indonesia. Para penggemar pun bisa menyaksikan aksi Megawati Hangestri.
Cara Nonton KOVO Cup 2026, Nonton Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Cara Nonton KOVO Cup 2026, Nonton Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya di turnamen pramusim sebelum Hyundai Hillstate dan keenam klub lainnya tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Telkom University Jatuhkan Sanksi DO kepada Pelaku Bullying

Telkom University Jatuhkan Sanksi DO kepada Pelaku Bullying

Media sosial dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kedua pelaku kini kena sanksi
Lihat Megawati Hangestri Bernafsu Ambil Trofi yang Dipajang, Kim Da-in Tertawa Lepas

Lihat Megawati Hangestri Bernafsu Ambil Trofi yang Dipajang, Kim Da-in Tertawa Lepas

Kapten Hyundai Hillstate Kim Da-in tak kuasa menahan tawa setelah melihat partnernya musim depan Megawati Hangestri bernafsu ambil trofi KOVO Cup dan V-League.
Ratusan Mahasiswa Geruduk Asrama Kampus Diduga Lokasi Bullying Maba Telkom University

Ratusan Mahasiswa Geruduk Asrama Kampus Diduga Lokasi Bullying Maba Telkom University

Kasus perundungan terhadap maba di Telkom University viral, ratusan mahasiswa geruduk asrama kampus untuk menggelar aksi protes sekaligus berdiri bersama korban
PBB: Hampir 50 Ribu Perempuan Gaza Tewas dan Cacat Permanen sejak Oktober 2023

PBB: Hampir 50 Ribu Perempuan Gaza Tewas dan Cacat Permanen sejak Oktober 2023

Badan PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women) membeberkan laporan mengerikan terkait dampak kehancuran di Jalur Gaza. Hampir 50.000 ..
Mirip Banget, Rina Nose Tiru Gaya Gubernur Sherly Tjoanda di Pesta Rakyat Malut: Chelsea Mana Kopinya?

Mirip Banget, Rina Nose Tiru Gaya Gubernur Sherly Tjoanda di Pesta Rakyat Malut: Chelsea Mana Kopinya?

Komedian sekaligus presenter Rina Nose menirukan gaya dan suara khas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos saat menjadi host puncak acara HUT ke-27 Malut.
Selengkapnya

Viral