News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejarah Tentang Thomas Matulessy atau Kapitan Pattimura yang Viral Usai Disebut dalam Ceramah Ustadz Adi Hidayat

Nama Thomas Matulessy jadi bahan perbicangan di media sosial usai video ceramah Ustaz Adi Hidayat yang menyebut nama Kapitan Pattimura adalah Ahmad Lussy viral.
Selasa, 5 Juli 2022 - 17:07 WIB
Kapitan Pattimura
Sumber :
  • tim tvOne-viva.co.id

Jatuhnya Benteng Duurtsede

Setelah pelantikan sebagai kapten, Pattimura memilih beberapa orang kepercayaannya yakni Anthony Rhebok, Philips Latumahina, Lucas Selano, Arong Lisapaly, Melchior Kesaulya, Sarasa Sanaki, Martha Christina Tiahahu, dan Paulus Tiahahu. Pattimura bersama Philips Latumahina dan Lucas Selano kemudian melakukan penyerbuan ke benteng Duurstede.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, penyerbuan yang dilanjutkan dengan jatuhnya Benteng Duurstede ke tangan pejuang Maluku ini membuat pihak Belanda di Kota Ambon kebingungan. Mengatasi hal itu, Gubernur Van Middelkoop dan Komisaris Engelhard memutuskan untuk melakukan gerakan militer besar ke Saparua di bawah pimpinan Mayor Beetjes, yang kemudian dikenal dengan “Ekspedisi Beetjes”.

Sadar Belanda akan melakukan penyerangan, Pattimura langsung mengatur taktik di mana pasukan rakyat sekitar seribu orang diatur dalam pertahanan sepanjang pesisir, dari Teluk Haria sampai Teluk Saparua. Karena strategi ini, Pejuang Maluku berhasil mengalahkan Mayor Beetjes dan pasukannya.

Pengkhianatan Terhadap Pattimura

Pada tanggal 4 Juli 1817, sebuah armada yang dipimpin Overste de Groot menuju Saparua dengan tugas untuk mengalahkan Pejuang Maluku dengan cara lain. Berbagai cara dilakukan seperti siasat berunding, serang mendadak, aksi vandalisme, dan adu domba. 

Bersumber dari Buku “Kapitan Pattimura” oleh I. O. Nanulaitta, puncaknya, Belanda memanfaatkan dendamnya Raja Booi yang menjual informasi kepada Belanda setelah Pattimura menurunkan posisinya sebagai pemimpin rakyat.

Saat itu, pada tanggal 11 November 1817 dengan didampingi beberapa orang pengkhianat, Letnan Pietersen bersama beberapa pasukannya berhasil menangkap Pattimura dan Philips Latumahina di sebuah rumah pada Hutan Booi. 

Nahasnya, lima hari setelah ditangkap, Pattimura dan beberapa pengikutnya mengakhiri pengabdiannya di tiang gantungan pada 16 Desember 1817 di Kota Ambon.

Pattimura sebagai Pahlawan Nasional Indonesia

Pada 6 November 1973, Pattimura dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Indonesia oleh Presiden Soeharto melalui Keputusan Presiden (Keppres) nomor 87/TK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun Pattimura dan perperangannya dengan Belanda telah digunakan sebagai simbol perjuangan Maluku, yang diadopsi oleh Republik Maluku Selatan dan Republik Indonesia sendiri.

Di Ambon namanya diabadikan sebagai Universitas Pattimura, Bandara Pattimura, sebuah patung, dan jalan. Selain itu, setiap 15 Mei selalu diperingati sebagai Hari Pattimura. (mg3/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Disebut seperti Kasus "Koper Merah", Polisi: Ini Lebih Kejam, Jasad Korban Dibakar, Dimutilasi Lalu Digiling

Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Disebut seperti Kasus "Koper Merah", Polisi: Ini Lebih Kejam, Jasad Korban Dibakar, Dimutilasi Lalu Digiling

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, disebut-sebut menyerupai kasus “Koper Merah” di Kediri. Terduga pelaku berinisial DBM diduga melakukan serangkaian tindakan untuk menghancurkan jasad korban berinisial DH dan AG mulai dari pembakaran hingga penggilingan.
Pengakuan Jujur Megawati Hangestri Jelang Debut Bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Singgung Kekompakkan Tim

Pengakuan Jujur Megawati Hangestri Jelang Debut Bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Singgung Kekompakkan Tim

Megawati Hangestri mengungkapkan keinginannya jelang debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Pevoli berjuluk Megatron turut menyampaikan sejumlah hal termasuk tampil lebih baik.
Volkswagen Recall Lebih dari 9 Ribu Audi, Baterai Mobil Listrik Ini Berpotensi Picu Kebakaran

Volkswagen Recall Lebih dari 9 Ribu Audi, Baterai Mobil Listrik Ini Berpotensi Picu Kebakaran

Recall yang dilakukan Volkswagen tersebut melibatkan 9.048 kendaraan Audi Q4 e-tron dan Q4 Sportback e-tron yang diproduksi pada 2024 hingga 2025.
Hari Kedua Operasi Patuh 2026, Ini Jenis Pelanggaran yang Masuk Daftar Razia

Hari Kedua Operasi Patuh 2026, Ini Jenis Pelanggaran yang Masuk Daftar Razia

Ada sejumlah jenis pelanggaran yang masuk daftar razia saat Operasi Patuh 2026 yang dihelat mulai Senin, 26 Oktober hingga Minggu, 8 November 2026 mendatang.
Ketua RT Setempat Bongkar Tabiat Tersangka Kasus Pembunuhan Istri Siri dan Anak Tewas di Madiun

Ketua RT Setempat Bongkar Tabiat Tersangka Kasus Pembunuhan Istri Siri dan Anak Tewas di Madiun

Agung Rusmanto, Ketua RT 24 Kelurahan Winongo, Mangunharjo, Kota Madiun, Jatim, menyebut, DBM, pelaku kasus pembunuhan istri siri dan anak dikenal pendiam.
Idrus Marham Dukung Pernyataan Dasco soal MSCI, Sebut Masa Depan Ekonomi Indonesia Tak Boleh Bergantung pada Indeks Global

Idrus Marham Dukung Pernyataan Dasco soal MSCI, Sebut Masa Depan Ekonomi Indonesia Tak Boleh Bergantung pada Indeks Global

Ketua Umum Forum Nasional IKA PTKIN se-Indonesia Idrus Marham mendukung pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad soal MSCI. Kemandirian ekonomi, kata dia, merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan tidak mudah terombang-ambing oleh dinamika eksternal.

Trending

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Kasus pembunuhan sadis disertai dugaan mutilasi terhadap DH (30) dan anaknya, AGF (4), berhasil disingkap oleh tim Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Polda Jatim).
Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut bahwa penyebab kekalahan timnya karena buruknya lapangan. Bahkan, perwakilan pemain, Marcelo Djalo sampai geleng kepala.
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia berpeluang mendapat keuntungan jelang Piala Asia 2027 setelah dua pemain andalan Jepang, Ayase Ueda dan Tomiyasu, terancam absen akibat cedera.
Selengkapnya

Viral