News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Susi Pudjiastuti Didukung Nyapres, Pengamat: Jangan Malu-malu

Pengamat politik Hendri Satrio mengomentari deklarasi relawan Komunitas Pendukung Ibu Susi (Kopi Susi) yang mendukung mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sebagai calon presiden di Pilpres 2024.
Rabu, 6 Juli 2022 - 18:42 WIB
Deklarasi Kopi Susi, Minggu 3 Juli 2022
Sumber :
  • Tangkapan layar twitter @CHOKYPARHAS/

Jakarta - Pengamat politik Hendri Satrio mengomentari deklarasi relawan Komunitas Pendukung Ibu Susi (Kopi Susi) yang mendukung mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

Menurut Hendri dengan adanya dukungan deklarasi terhadap Susi sebagai Cappres 2024 setidaknya memberi atmosfer baru dalam percaturan politik di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini bagus, Indonesia jadi punya banyak calon presiden, khususnya perempuan, memang luar biasa jadi tidak hanya Puan Maharani, ada juga Susi Pudjiastuti," paparnya pada awak media, Rabu, (6/7/2022).

Meski demikian Hendri juga meminta pembuktian dari komunitas yang mendeklarasikan pencapresan tersebut secara blak-blakan kepada publik.

"Jadi tinggal membuktikan saja komunitas ini, apakah Bu Susi benar-benar ingin maju atau hanya mimpi Kopi Susi saja. Jadi kalau mau maju ya maju saja,"imbuhnya.

Dia pun meminta ketegasan terkait pencalonan presiden dari mantan Menteri kelautan itu agar sejumlah pihak yang mendukung akhirnya tidak melakukan perbuatan yang sia-sia.

"Kalau pura-pura maju tapi tidak jadi maju jadi norak itu. Jadi tegas aja. Kalau mau maju ya maju. Biar tidak jadi presiden ikan nantinya," tandasnya. 

Sebelumnya, Para pendukung mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mendeklarasikan Kopi Susi pada Minggu, 4 Juli 2022. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kopi Susi singkatan dari Komunitas Pendukung Ibu Susi dideklarasikan untuk mendukung Susi Pudjiastuti maju pada Pilpres 2024. 

Deklarasi tersebut dilakukan sebagai gerakan moral untuk mendukung pencalonan Susi Pudjiastuti sebagai Capres pada Pemilu 2024. (tyo/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Sindiran, Kuasa Hukum Ungkap Alasan Sebenarnya Ruben Onsu Repost Video Giorgio Antonio

Bukan Sekadar Sindiran, Kuasa Hukum Ungkap Alasan Sebenarnya Ruben Onsu Repost Video Giorgio Antonio

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, ungkap alasan sebenarnya di balik repost video iklan Giorgio Antonio, kekasih baru Sarwendah terkait rumah gono-gini.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Iran Minta Israel Terikat Kesepakatan Perdamaian AS-Iran

Iran Minta Israel Terikat Kesepakatan Perdamaian AS-Iran

Israel terikat sebagai pihak dalam kesepakatan perdamaian dengan Amerika Serikat, sebagaimana gerakan Syiah Hizbullah.
Kepimimpinan BGN yang Baru Berencana Gunakan Puluhan Ribu Motor Listirk yang Tersandera Korupsi MBG

Kepimimpinan BGN yang Baru Berencana Gunakan Puluhan Ribu Motor Listirk yang Tersandera Korupsi MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara mengenai nasib 21.801 unit motor listrik yang menjadi salaha satu indikasi kasus mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.
Jadwal Macau Open 2026, Rabu 17 Juni: Prahdiska Bagas vs Lee Zii Jia, 6 Wakil Indonesia Main

Jadwal Macau Open 2026, Rabu 17 Juni: Prahdiska Bagas vs Lee Zii Jia, 6 Wakil Indonesia Main

Jadwal Macau Open 2026, di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan unjuk gigi termasuk Prahdiska Bagas melawan Lee Zii Jia.
Warga Diimbau Bermasker, Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk di Dunia

Warga Diimbau Bermasker, Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk di Dunia

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.00 WIB, Kualitas udara Jakarta pada Rabu pagi masuk peringkat dua terburuk di dunia,

Trending

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo melanda wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (16/6/2026).
Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Belakangan publik mengkritik keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut terungkapnya kasus mega korupsi oleh tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral