News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menguak Sosok Thomas Matulessy Bergelar Kapitan Pattimura, Sejarawan: Jangan Gunakan Tradisi Lisan Untuk Kepentingan Subjektif

Masyarakat Indonesia dalam sepekan ini dihebohkan dengan polemik terkait asal usul Kapitan Pattimura, sang pahlawan nasional sekaligus idola rakyat Maluku
Kamis, 7 Juli 2022 - 12:15 WIB
Thomas Matulessy atau Kapitan Pattimura.
Sumber :
  • tvOnenews.com

Lebih mempertegas, Pattiasina mengungkapkan Thomas Matulessy adalah seorang borgor yang pernah berdiam di Negeri Haria, Pulau Saparua dan pada masa pemerintahan Inggris, Thomas Matulessy pernah menjabat sebagai sersan Mayor yang memimpin sejumlah serdadu yang didominasi rakyat pribumi dan mereka dikenal dengan sebutan Brigif atau korps Amboina, yang jumlahnya berkisar 400 hingga 500 orang.

“Ada hasil karya tertulis dari seorang guru sejarah yang bertugas dan berdiam di Negeri Porto, Pulau Saparua, dia bermarga Risakotta, yang mencatat tentang sepak terjang dari Thomas Matulessy Pattimura dan tulisan Risakotta menyebutkan nama Thomas Matulessy sebanyak 36 kali, dan tulisan adalah bukti primer ini memiliki tingkat akurasi tinggi karena Risakotta merupakan bagian dari peristiwa peperangan besar yang pernah terjadi di Pulau Saparua tanggal 16 Maret tahun 1817 dan rentetan dari semua,” bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dijelaskan, tulisan Risakotta menguraikan tentang gambaran mulai dari awal peperangan di Pulau Saparua yang terjadi dari awal bulan Maret tahun 1817 dan puncaknya pada tanggal 16 Maret tahun itu, dimana terjadi pembantian Residen van de Berg dan startegi serta arahan itu dilakukan oleh Thomas Matulessy.

Sehingga jika ada sebutan nama lain, seperti Ahmad Lussy atau Matlussy mereka adalah sosok atau pribadi yang berbeda dengan Thomas Matulessy karena mereka memiliki peran yang berbeda dan tidak bisa disamakan dengan Thomas Matulessy yang menjadi central dari peristiwa peperangan di Pantai Waisisil dan peperangan peperangan lain di Kawasan Lease, khususnya di Pulau Saparua. 

Dengan demikian dirinya menegaskan tradisi lisan dan penceritaan atau tuturan yang sengaja dikembangkan tanpa bukti akurat adalah pembiasan dan cenderung subjektif. 

“Seandainya saat itu Pattimura tidak diangkat sebagai pahlawan nasional, apakah ada polemik seperti ini, yang pasti ada sejumlah negeri atau daerah di Maluku yang mengklaim bahwa Pattimura berasal dari daerah mereka dan dilokalkan dengan gelar masing–masing daerah, bahkan tak tanggung–tanggung konten Youtube pun digunakan untuk menyampaikan bahwa Pattimura berasal dari Buton.” ulasnya.

Terhadap hal itu, Dosen pada Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Pattimura ini menekankan bahwa Thomas Matulessy dalam prefektif Nirlandosentris dianggap sebagai seorang pemberontak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral