News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komnas HAM Tegaskan Bukan Bagian dari Tim Khusus yang Dibentuk Polri untuk Ungkap Kasus Polisi Tembak Polisi

Beka Ulung Hapsara mengatakan Komnas HAM akan bekerja sendiri dengan SOP dan Mekanisme yang ada di internal Komnas HAM dan bukan bagian dari tim khusus Polri.
Kamis, 14 Juli 2022 - 17:13 WIB
Perwakilan Komnas HAM Chairul Anam
Sumber :
  • instagram/@divisihumaspolri

Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengegaskan jika pihaknya bukan bagian dari tim khusus yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk mengungkap kasus baku tembak antaranggota polisi di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Komisioner Komnas HAM, Chairul Anam mengatakan jika Komnas HAM sudah mulai bekerja untuk menyelidiki kasus tersebut ketika mulai mencuat dengan mengumpulkan berbagai informasi dari berbagai media konvesional dan media sosial.
 
Chairul Anam sempat mempertanyakan bagaimana mekanisme dan posisi Komnas HAM dalam tim khusus ini, setelah melakaukan pertemuan dengan Wakil Kapolri selaku pengangung jawab dan Irwasum mengatakan Komnas HAM sebagai lembaga independen di beri kesempatan menunjukan independensinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ditekankan jika komnas Ham merupakan lembaga yang memiliki sifat independen, jadi agak khas kami diajak tapi kami juga diberi kesempatan menjujukan independensi kami," kata Chairul Anam dalam konfernsi pers di Mabes Polri.

Chairul Anam juga mengatakan penyelidikan yang dilakukan Komnas HAM dalam kasus penembakan di rumah Kadiv Propam akan terus berjalan sesuai dengan mandat dan karakter Komnas HAM.

Dirinya menjelaskan jika Koordinasi antara Komnas HAM dan pihak Kepolisian akan lebih berjalan selain itu aksesbilitas akan informasi akan dibuka selebar-lebarnya bahakan memungkinkan bertukar informasi dalam penyelidikan kasus tersebut.

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menegaskan mengenai independensi Komnas HAM dalam keterlibatannya di Tim Khusus Polri dalam mengungkap kasus baku tembak antaranggota polisi di rumah Kadiv Propam.

Dirinya mengatakan jika Komnas HAM akan bekerja sendiri dengan SOP dan Mekanisme yang ada di internal Komnas HAM dan bukan bagian dari tim khusus Polri.

“Jadi kami bukan bagian tim khusus atau tim gabungan yang tadi disampaikan oleh Pak Kadiv Humas maupun Pak Irwasum. Jadi kami bukan bagian dari tim khusus,” kata Beka.

Menurutnya pelibatan Komnas HAM dalam tim tersebut untuk memantau jalannya atau kemudian bahkan melakukan penyelidikan atas jalannya proses pengungkapan kasus yang terjadi

Beka mengatakan jika Komnas HAM membuka diri terhdap informasi yang dimiliki masyakrakat atau publik jika ada fakta-fakta terkait kasus baku tembak antaranggota polisi bisa di sampaikan ke Komnas HAM.

Hal tersebut dapat membantu menjadi bahan pertimbangan, dan langkah Komnas HAM dalam penyelidikan kasus tersebut.

“Itu tentu menjadi pertimbangan, langkah-langka Komnas HAM ke depan dan juga menambah terang peristiwa yang ada,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya juga mengatakan jika Komnas HAM dengan pengalaman dan pengetahuan maupun juga mekanisme yang ada di internal berusaha transparan, akuntabel supaya bisa menjawab pertanyaan dari banyak masyarakat dan juga memenuhi harapan masyarakat.

“Termasuk juga yang terpenting adalah harapan dari keluarga korban,” kata Beka. (akg)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akhirnya Inara Rusli Ungkap Tempat Pertama Kali Jumpa Insanul Fahmi, Pertemuan Singkat Jadi Istri Kedua

Akhirnya Inara Rusli Ungkap Tempat Pertama Kali Jumpa Insanul Fahmi, Pertemuan Singkat Jadi Istri Kedua

Insanul Fahmi sebut bahwa Inara Rusli, awalnya tidak tahu bahwa ia sudah menikah karena tidak pernah ditanyakan.
Mengenal Gaston Avila, Bek Argentina Rp43 Miliar yang Disebut Siap Merapat ke Persib Bandung Gantikan Federico Barba

Mengenal Gaston Avila, Bek Argentina Rp43 Miliar yang Disebut Siap Merapat ke Persib Bandung Gantikan Federico Barba

Gaston Avila, bek Argentina milik Ajax dengan nilai Rp43 miliar, ramai dikaitkan dengan Persib Bandung. Siap gantikan Federico Barba? Ini profil dan faktanya.
Ramalan Zodiak Besok, 14 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 14 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Simak ramalan zodiak besok, 14 Januari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Prediksi lengkap soal asmara, karier, keuangan.
Sedia Payung Sekarang, Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Seharian, Begini Prediksi BMKG

Sedia Payung Sekarang, Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Seharian, Begini Prediksi BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan prakiraan cuaca di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) hari ini, Selasa (13/1).
Tuduhan Arman Tsarukyan kepada UFC: Paddy Pimblett Sengaja Diberi Jalan agar Juara

Tuduhan Arman Tsarukyan kepada UFC: Paddy Pimblett Sengaja Diberi Jalan agar Juara

Arman Tsarukyan menuding jika UFC sengaja mempertemukan Paddy Pimblett dengan Justin Gaethje agar petarung Liverpool itu bisa menjadi juara kelas ringan interim
Ramalan Zodiak Besok, 14 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 14 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Simak ramalan zodiak besok, 14 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap seputar asmara, karier, dan keuangan di sini!

Trending

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Media Inggris membahas kemungkinan Manchester United mengejar Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Sang juru taktik asal Spanyol baru saja berpisah dengan Real Madrid.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 jiwa di Jakarta terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka dan mencari perlindungan di lokasi pengungsian setelah banjir besar merendam pemukiman mereka, Senin (12/1).
Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi lebih sial ketimbang rekan senegaranya, Jay Idzes. Sebab, Juventus berhasil melanjutkan tren positifnya dengan menang 5-0 atas Cremonese.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Jakarta Barat Dikepung Banjir, 9 RT Masih Terendam Hingga Tengah Malam, Ketinggian Air Capai 75 Cm

Jakarta Barat Dikepung Banjir, 9 RT Masih Terendam Hingga Tengah Malam, Ketinggian Air Capai 75 Cm

Banjir masih belum sepenuhnya surut di sejumlah wilayah Jakarta Barat hingga Senin (11/1) malam pukul 23.00 WIB.
Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Real Madrid resmi mengumumkan pemecatan Xabi Alonso pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Keputusan ini diambil setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT