GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Akan Maju dalam Pilpres 2024, Pesan Surya Paloh: Sudahlah Kita Sudah Tua, Kasih Yang Muda

Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto sempat temui Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh membicarakan terkait kemungkinan Prabowo akan maju dalam Pilpres 2024.
Senin, 18 Juli 2022 - 14:18 WIB
Ketua Umum DPP NasDem, Surya Paloh
Sumber :
  • NasDem

Jakarta - Sebelumnya, Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto sempat temui Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh. Pertemuan yang bertempat di Nasdem Tower tersebut salah satunya membicarakan terkait kemungkinan Prabowo akan maju dalam Pilpres 2024.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPP Partai NasDem, Zulfan Lindan ungkapkan pesan yang disampaikan oleh Surya Paloh kepada Prabowo. Paloh berpesan kepada Prabowo bahwa ia menekankan usia mereka sudah tak muda lagi untuk mencalonkan diri sebagai capres.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zulfan bercerita saat seluruh DPW NasDem telah memiliki jagoan masing-masing untuk dicalonkan sebagai bakal Capres 2024 di Rakernas NasDem beberapa waktu lalu. Nama Prabowo pun tidak ada sama sekali dalam daftar nama bakal capres yang akan diusulkan oleh DPW NasDem. 

“Saya ingin cerita dulu bagaimana di lingkungan yang terjadi di internal NasDem berkaitan dengan 3 calon itu. Semula kan semuanya masing-masing DPW punya calon, macam-macam, ada Gubernur Aceh, ada Gubernur Khofifah maju kan, bisa 20 calon presiden,” tutur Zulfan pada Minggu (17/7/2022).

20 nama bakal capres tersebut telah melalui seleksi dan pada akhirnya terkumpul menjadi 5 nama calon. Namun, sesuai dengan kesepakatan Rakernas, NasDem seleksi kembali menjadi 3 posisi teratas dengan suara terbanyak dari DPW.

“Sesuai dengan tiga figur survey itu yang tertinggi kita tiga saja. Memang hebatnya, dari internal NasDem tidak ada struktur terbawah pun yang mencalonkan Prabowo,” ungkap Zulfan.   

Kembali sampaikan terkait pertemuan Paloh dengan Prabowo. Dirinya menyampaikan pesan Paloh kepada Prabowo bahwa usia mereka sudah tua dan saatnya memberi kesempatan kepada yang muda-muda untuk maju sebagai Capres 2024. 

“Kan sebenarnya kader-kader NasDem itu menangkap Pak Surya bilang ‘sudahlah Pak Prabowo, kita ini sudah tua-tua, kasih yang muda-muda, kan gitu, itu sudah ditangkap,” tambahnya.

Pesan tersebut telah ditangkap oleh para kader NasDem, sehingga tak satupun kalangan internal NasDem memilih Prabowo untuk maju pada Capres 2024. Namun Zulfan menilai tidak menutup kemungkinan di dalam dunia politik kondisi ini akan berbalik.   

“Iya, kembali lagi saya bicara politik. Itu bisa berbalik nanti. Pengalaman hidup kita pernah tidak suka betul sama seseorang. Tapi, tiba-tiba pada suatu saat jadi kawan dekat, baik laki atau perempuan,” terang Zulfan.

Pada pemberitaan sebelumnya, Indopol Survey & Consulting telah merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas calon presiden (capres) potensial di Pilpres 2024. Hasil menunjukkan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Walau begitu, namanya masih menempati peringkat ketiga dari sejumlah capres melalui metode pertanyaan terbuka tanpa diberikan nama dan foto. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Prabowo mengalami penurunan signifikan. Jika dibandingkan dari Januari 2022, elektabilitas Prabowo turun 6,91 persen dari semula 15,85 persen menjadi 8,94 persen,” ujar Direktur Eksekutif Indopol Survey and Consulting, Ratno Sulistiyanto yang dikutip pada Sabtu (16/7/2022).

Sementara di peringkat pertama yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, disusul Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sering Dikritik hingga Terancam Dicopot, Maarten Paes Bikin Janji Begini kepada Ajax Amsterdam

Sering Dikritik hingga Terancam Dicopot, Maarten Paes Bikin Janji Begini kepada Ajax Amsterdam

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, membuat janji seiring dengan berakhirnya musim kompetisi 2025-2026. Semenjak bergabung dengan Ajax Amsterdam, Paes sering mendapatkan kritikan.
Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengatakan bahwa Jordan Wilson sebenarnya bukan target utama untuk dipasangkan dengan Megawati Hangestri selain Vanja Bukilic.
Persib Bandung Resmi Promosikan Igor Tolic, Bojan Hodak Beri Rekomendasi Langsung

Persib Bandung Resmi Promosikan Igor Tolic, Bojan Hodak Beri Rekomendasi Langsung

Bojan Hodak resmi mundur dari posisinya sebagai pelatih kepala dan pindah sebagai Shareholder Group Technical Advisor Persib Bandung. 
Korupsi Berjemaah, Eks Direktur Perumda Kota Bengkulu Divonis 6 Tahun Penjara

Korupsi Berjemaah, Eks Direktur Perumda Kota Bengkulu Divonis 6 Tahun Penjara

Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Bengkulu, Senin (25/5/2026) menjatuhkan vonis hukuman terhadap mantan Direktur Perusahaan Air Minum Daerah
Polisi Ungkap WNA Brunei Korban Penganiayaan Hingga Tewas Saling Kenal dengan Pelaku, Motif Didalami

Polisi Ungkap WNA Brunei Korban Penganiayaan Hingga Tewas Saling Kenal dengan Pelaku, Motif Didalami

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya WNA Brunei Darussalam berinisial MHF (30) yang dipukul botol oleh selebgram berinisial MIA di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/5/2026).
Manajemen Persib Akui Berat Lepas Bojan Hodak, Masalah Pribadi Jadi Sorotan

Manajemen Persib Akui Berat Lepas Bojan Hodak, Masalah Pribadi Jadi Sorotan

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar mengakui keputusan itu diambil setelah pertemuan Bojan Hodak dengan Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita pada Selasa (25/5/2026) kemarin. 

Trending

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Selengkapnya

Viral