GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Perundungan Anak Berujung Maut di Tasikmalaya, Polda Jabar Periksa 15 Orang Saksi

Polda Jawa Barat telah memeriksa 15 orang terkait kasus perundungan anak disertai tindakan asusila yang menimpa bocah sekolah dasar di Kabupaten Tasikmalaya. 
Jumat, 22 Juli 2022 - 17:28 WIB
Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo
Sumber :
  • ANTARA

Bandung, Jawa Barat - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menyatakan telah memeriksa sebanyak 15 orang terkait kasus perundungan disertai tindakan asusila yang menimpa bocah sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tasikmalaya. 

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan sebanyak 15 orang yang diperiksa merupakan saksi yang melihat langsung maupun yang mendengar cerita perundungan anak di Tasikmalaya tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Termasuk keluarga korban, tapi kita baru memeriksa dalam tahap interogasi saja," kata Ibrahim di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (22/7/2022).

Ibrahim mengatakan polisi kini telah menurunkan tim untuk mendalami video perundungan tersebut guna mengetahui konstruksi kasusnya. Selain itu, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat telah diturunkan ke lokasi.

"Semuanya akan kita telusuri, jadi memang kita harus kerja dengan tahapan, kita perjelas terlebih dahulu tentang adanya peristiwa tersebut," kata dia.

Sejauh ini polisi belum bisa menyimpulkan terkait penyebab meninggalnya bocah di Tasikmalaya itu sehingga opini-opini terkait perundungan yang menyebabkan bocah itu meninggal dunia masih perlu dipastikan kebenarannya.

"Perlu kita perjelas semua supaya kita bisa memahami apakah kejadian bullying-nya ini yang menyebabkan kematian, ini kan masih menjadi pertanyaan," kata dia

Adapun peristiwa perundungan yang menimpa bocah kelas V SD itu terjadi di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Selain dirundung, bocah itu diduga dipaksa untuk melakukan tindakan asusila terhadap hewan.

Aksi perundungan itu diketahui dari rekaman video menggunakan ponsel. Adapun korban kini diketahui sudah meninggal dunia setelah diduga mendapat perundungan tersebut.

Sebelumnya diketahui, F, seorang siswa kelas V SD di Kabupaten Tasikmalaya meninggal dunia akibat depresi.

Adapun penyebabnya korban depresi hingga akhirnya meninggal dunia akibat dipaksa teman sepermainannya untuk melakukan perbuatan tak senonoh dengan kucing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa itu direkam melalui video dan rekamannya kemudian menyebar di media sosial sehingga korban malu dan tertekan hingga akhirnya mengalami depresi.

Setelah itu, F, tidak makan dan minum hingga kondisi kesehatan fisik dan psikisnya memburuk sampai akhirnya dibawa ke rumah sakit dan meninggal dunia saat dalam perawatan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apakah Besok Masih Libur? Ini Jawaban Resmi untuk Jumat 15 Mei 2026

Apakah Besok Masih Libur? Ini Jawaban Resmi untuk Jumat 15 Mei 2026

Apakah besok masih libur? Simak penjelasan resmi soal libur dan cuti bersama Jumat 15 Mei 2026 usai Kenaikan Yesus Kristus.
Satu Pemain Asing Persib Bandung Tiba-tiba Dilirik Klub Kasta Teratas Eropa

Satu Pemain Asing Persib Bandung Tiba-tiba Dilirik Klub Kasta Teratas Eropa

Penyerang asing Persib Bandung dikaitkan dengan klub Eropa setelah namanya masuk agenda transfer. Masa depannya kini jadi sorotan jelang akhir musim.
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah Usai Cekcok di Kampung Ambon Jakarta Barat

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah Usai Cekcok di Kampung Ambon Jakarta Barat

Seorang pria berusia 40 tahun menggegerkan warga usai ditemukan tewas bersimbah darah di Komplek Permata atau Kampung Ambon, Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (14/5/2026).
5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada 15 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar Hadapi Cobaan Besok!

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada 15 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar Hadapi Cobaan Besok!

Disarankan pemilik lima weton ini untuk lebih mawas diri dan menjaga emosi agar tidak terjebak dalam masalah yang tidak perlu pada tanggal 15 Mei 2026. Siap?
Bontang Bidik Investasi Raksasa, DPMPTSP Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan

Bontang Bidik Investasi Raksasa, DPMPTSP Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan

Pemerintah Kota Bontang membuka peluang investasi besar-besaran di sektor maritim. Langkah strategis ini didorong oleh potensi luar biasa Selat Makassar yang melimpah.
Diminati Klub Liga Malaysia, Berapa Gaji Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers?

Diminati Klub Liga Malaysia, Berapa Gaji Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers?

Mees Hilgers dirumorkan masuk radar Selangor FC setelah media Malaysia menyorot koneksinya, namun gaji miliaran di FC Twente bisa jadi tantangan besar.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak juga kunjung mendapatkan gaji.
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral