News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pukul 05.30 WIB Kopda M Pulang ke Rumah Orangtuanya, Minta Maaf Sambil Muntah-muntah, Pukul 07.00 Kopda M Tewas di Kasur

Drama kematian Kopda Muslimin atau Kopda M akhirnya terungkap sudah, Kamis (28/7/2022). Adapun Kopda Muslimin atau Kopda M sang dalang percobaan pembunuhan. . .
Kamis, 28 Juli 2022 - 14:54 WIB
Kopda Muslimin dan istrinya, Rina Wulandari
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta - Drama kematian Kopda Muslimin atau Kopda M akhirnya terungkap sudah, Kamis (28/7/2022).

Adapun Kopda Muslimin atau Kopda M sang dalang percobaan pembunuhan terhadap istrinya sendiri, Rina Wulandari itu ditemukan tewas di rumah orangtuanya di kelurahan Trompo, Kecamatan Kendal, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (28/7/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum ditemukan tewas pada pukul 07.00 WIB di rumah orangtuanya, sekitar pukul 05.30 WIB dengan menggunakan kendaraan roda dua bernomor polisi AA 2703 NC, Kopda M mendatangi rumah orangtuanya.

Saat itu, kedatangan Kopda M disambut oleh ayahnya, Mustakim. 

Setelah memasuki rumah Kopda M langsung menemui kedua orangtuanya dan langsung meminta maaf pada keduanya dalam keadaan muntah-muntah.

Setelah muntah-muntah, Kopda M, kemudian menuju kamar dan berbaring di tempat tidur. 

"Tadi pukul 05.30 bahwa saudara M pulang ke rumah orang tuanya, pada saat pulang beliau sempat meminta maaf," ujar Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi. 

Pada pukul 07.00 WIB orangtua Kopda M memasuki kamar dimana Kopda M berbaring, namun karena merasa curiga, orang tua Kopda M pun memeriksa anaknya yang terbaring tanpa gerak, dan ternyata setelah diperiksa Kopda M dinyatakan meninggal dunia. 

Kemudian, saudara Arif, langsung melaporkan ke Dan unit intel Kodim 0715/ Kendal bahwa kakaknya meninggal dunia di rumah orang tuanya. 

Tak berapa lama tim dari Inafis mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung melakukan olah TKP untuk memastikan tewasnya Kopda M. 

"Didapati pukul 07.00 meninggal dunia kemudian kita dari Nafis Dari pom kita melakukan olah TKP untuk memastikan meninggalnya korban," Tambahnya. 

Rencana autopsi yang akan dilakukan pihak kepolisian hingga kini masih menunggu persetujuan pihak keluarga. "Nanti secara yuridis formal akan kita laksanakan otopsi atas persetujuan keluarga tentang kematian itu sendiri setelah hasil otopsi akan kita sampaikan ada muntah muntahnya." tandasnya.

Rencana autopsi yang akan dilakukan pihak kepolisian hingga kini masih menunggu persetujuan pihak keluarga.

Peristiwa penembakan terekam dalam CCTV yang terjadi di jalan cemara III, Banyumanik. saat Rina bersama anaknya berada di depan rumahnya, lalu 4 orang pelaku yang menggunakan dua sepeda motor tanpa nomor polisi.

Masing-masing pelaku memiliki peran tersendiri, ada yang menjadi ekskutor penembakan dengan menggunkan helm untuk motorcross dan membawa senjata api, sedangkan 2 pelaku lainnya bertugas sebagai pengawas dalam eksukusi penembakan.

kasus penembakan istri TNI di semarang, 4 ekskutor dan 1 penjual senjata api telah ditangkap yakni Sugiono alias babi, Ponco Aji Nugroho, Supriyono alia sirun, Agus Santoso alias Gondrong dan Dwi Sulisyono yang berperan sebagai penjual senjata apai.

Dalam konferensi pers disebutkan bahwa keempat pelaku eksekutor lapangan dan tim pengawas mendapat bayaran Rp 120 juta dari Kopda Muslimin, sedangkan senjata api dibeli seharga Rp 3 juta.

Sebelum Ditemukan Tewas Kopda M Janjikan Bonus Buat Para Eksekutor

Sementara itu, dalam acara Ragam Perkara TvOne bersama Kombes Pol Irwan Anwar selaku Kapolrestabes Semarang menuturkan bahwa Kopda M menjanjikan para pelaku eksekutor bonus jika berhasil membunuh sang istri yang bernama Rina Wulandari.

"Dari keterangan yang bersangkutan itu diketahui ada bonus tambahan yang dijanjikan oleh tersangka yang melarikan diri, bila korban meninggal dunia atau berhasil terbunuh itu sebanyak 200 juta, itu belum sempat diberikan. bahkan selain 200 juga ini juga bonus yang dijanjikan oleh tersangka melarikan diri ini selain 200 juta adalah 1 unit mobil,"ujar Kapolrestabes Semarang.

Lebih lanjut, percobaan pembunuhan terhadap korban RW ini kabarnya sudah ada beberapa kali sebelumnya, hal ini pun dijelaskan Kompel Pol Irwan Anwar (Kapolrestabes Semarang).

"Yang kami dapatkan sementara dari saksi dan dari para pelaku itu ini peristiwa penembakan ini bukan percobaan pertama, jadi sebelum sebelum peristiwa ini juga pernah didahului oleh upaya misalnya membunuh korban dengan berpura-pura menjadi pencuri atau maling yang masuk ke rumah korban, ketika itu kebetulan korban belum tidur sedang menyusui anaknya sehingga mengetahui ada orang yang masuk ke dalam rumahnya sehingga kemudian meneriakkan hingga kemudian membuat tersangka ini melarikan diri."ucapnya.

"Percobaan yang lain itu melalui upaya santet, sebelumnya juga melalui upaya memberikan racun kepada korban, Namun semua itu atas permintaan dari tersangka yang melarikan diri ini,"lanjut ucapnya.

Tergeletak

Otak dari kasus penembakan istri anggota TNI di Semarang, yaitu sang suami itu sendiri, Kopda Muslimin ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya di Kendal, Jawa Tengah pada Kamis (28/7/2022). 

Kopda M ditemukan tewas pada pukul 07.00 WIB, Prajurit Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI tersebut sebelumnya sempat meminta maaf kepada orang tuanya sebelum meregang nyawa. 

Menurut Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi pihaknya membenarkan kematian Kopda Muslimin tersebut. 

“Yang jelas, yang bersangkutan meninggal dunia di rumah orang tuanya,” ujar Luthfi kepada wartawan, pada Kamis (28/7/2022).

Lutfi mengatakan setiba di rumah orang tuanya, Kopda Muslimin langsung meminta obat maag dan air manis untuk diminum. Setelahnya, ia muntah dan tertidur hingga sudah tidak bernyawa lagi. Kopda M ditemukan meninggal dunia. 

Menurut Irjen Pol Lutfi, dugaan sementara Kopda Muslimin telah meminum racun sebelum akhirnya meninggal dunia. Namun pihak kepolisian perlu melakukan autopsy dan visum untuk memastikan penyebab kematian sesungguhnya.

“Indikasi, ada tanda-tanda minum racun,” jelas Luthfi.

Diketahui menurut sumber yang diperoleh oleh tim tvOnenews.com, sebelumnya Kopda M sempat dikabarkan pulang ke rumahnya di Gang Adem Ayem, Kelurahan Trompo, Kecamatan Kenda, Kabupaten Kendal pada pagi ini pukul 05.30 WIB.

“Berdasarkan informasi dari Ibu Rusinah (Ibu Kandung Kopda Muslimin) bahwa tadi pagi pukul 05.30 WIB pulang ke rumah di Kelurahan Trompo, Gang Adem Ayem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal. Kemudian Kopda Muslimin diketahui muntah-muntah, lalu meninggal dunia,” ungkapnya.


Rumah Orang Tua Kopda Muslimin diberi garis polisi (Ist)

Kopda Muslimin ditemukan telah meninggal oleh ayahnya, Mustaqim, di dalam kamar. Untuk penyelidikan kematian Kopda Muslimin, lanjut Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfi petugas Inafis telah mengamankan bekas muntahan untuk meneliti lebih lanjut. 

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman membenarkan bahwa Kopda Muslimin meninggal dunia. 

“Benar, Kopda M meninggal dunia, segera dilaksanakan otopsi dan visum et repertum untuk mengetahui penyebab kematian lebih jelasnya,” ungkap Dudung pada Kamis (28/7/2022).

Sebelumnya kasus penembakan terhadap Rina Wulandari (34) di Jalan Cemara III Banyumanik, Kota Semarang pada Senin (18/7/2022). Korban mengalami luka tembak di bagian perut dan sempat menjalani operasi pengambilan proyektil. 

Kini pelaku yang berjumlah 5 orang telah diamankan oleh pihak kepolisian sebagai tersangka. Kesaksian pelaku S alias Gondrong menceritakan dirinya diminta oleh Kopda M untuk menghabisi Rina yakni istrinya sendiri.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena merasa muak dan tak kuat dengan sifat korban, Kopda Muslimin meminta Gondrong untuk membunuh nyawa istrinya yaitu Rina Wulandari.

“Dia (Kopda Muslimin) cerita tentang keadaan keluarganya dan gak kuat tekanan dari istrinya yang selalu mengekang hingga minta dibunuh,” ujar Gondrong di Mapolrestabes Semarang, Rabu (27/7/2022). (kmr/ind/mii/abs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPRD Surabaya Temukan Satgas Drainase Disibukkan Administrasi, Raperda Banjir Perkuat Peran Lurah dan Camat

DPRD Surabaya Temukan Satgas Drainase Disibukkan Administrasi, Raperda Banjir Perkuat Peran Lurah dan Camat

Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pengendalian dan Penanggulangan Banjir DPRD Surabaya menemukan persoalan dalam penanganan banjir di lapangan.
Gelar Rakor di Surabaya, Mendagri dan Ketua KPK Peringatkan Kepala Daerah Se-Jatim

Gelar Rakor di Surabaya, Mendagri dan Ketua KPK Peringatkan Kepala Daerah Se-Jatim

Kemendagri bersama KPK menggelar Rapat Koordinasi Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Kembali Digelar Tahun Ini dengan Topik “Pidato AHY Muda 2026”, Ini Detail Lengkap Soal Lomba Rakyat

Kembali Digelar Tahun Ini dengan Topik “Pidato AHY Muda 2026”, Ini Detail Lengkap Soal Lomba Rakyat

Lomba Rakyat kembali menghadirkan ruang kreatif bagi generasi muda melalui penyelenggaraan Pidato AHY Muda 2026, sebuah kompetisi pidato nasional yang ditujukan bagi pelajar SMA, SMK, dan MA sederajat di seluruh Indonesia.
DPR Kecam Dokter dan Nakes di Media Sosial Hina Pasien BPJS: Tak Boleh Ada Diskriminasi

DPR Kecam Dokter dan Nakes di Media Sosial Hina Pasien BPJS: Tak Boleh Ada Diskriminasi

Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi mengaku geram atas sikap sejumlah dokter dan tenaga kesehatan yang menghina pasien BPJS Kesehatan di platform media sosial Threads.
Baru Bentrok di Piala Presiden, Persija dan Persib Bakal Saling Sikut di Pekan Awal Super League 2026/2027

Baru Bentrok di Piala Presiden, Persija dan Persib Bakal Saling Sikut di Pekan Awal Super League 2026/2027

Atmosfer panas El Clasico Indonesia dipastikan kembali menghiasi sepak bola nasional pada awal bergulirnya Super League 2026/2027. Persija Jakarta dan Persib Bandung dijadwalkan kembali bertemu hanya beberapa pekan setelah bentrok di ajang Piala Presiden 2026.
Hasil Drawing Kejuaraan Dunia 2026: Alwi Farhan Berpeluang Lawan Shi Yu Qi, Ganda Putra Full Senyum di Babak Pertama

Hasil Drawing Kejuaraan Dunia 2026: Alwi Farhan Berpeluang Lawan Shi Yu Qi, Ganda Putra Full Senyum di Babak Pertama

Hasil drawing Kejuaraan Dunia 2026, di mana sejumlah wakil Indonesia akan unjuk gigi salah satunya Alwi Farhan yang akan berpeluang jumpa dengan Sh Yu Qi.

Trending

Uang Rizky Billar, Lesti Kejora Hingga Anak Ditilep Sampai Rp3,1 Miliar, Pelaku Disebut Orang Terdekat

Uang Rizky Billar, Lesti Kejora Hingga Anak Ditilep Sampai Rp3,1 Miliar, Pelaku Disebut Orang Terdekat

Rizky Billar mengungkap pengalaman yang disebutnya sebagai salah satu pukulan paling menyakitkan yang datang dari lingkungan terdekat.
Kronologi Kebakaran Gedung Lima Lantai di Cikini, Sempat Coba Dipadamkan Pakai APAR

Kronologi Kebakaran Gedung Lima Lantai di Cikini, Sempat Coba Dipadamkan Pakai APAR

Kobaran api melanda sebuah bangunan berlantai lima yang berlokasi di Jalan Cikini Raya Nomor 89, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (5/8) sore. 
Resmi Cerai dari Wardatina Mawa, Apa Kabar Hubungan Asmara Insanul Fahmi dengan Inara Rusli?

Resmi Cerai dari Wardatina Mawa, Apa Kabar Hubungan Asmara Insanul Fahmi dengan Inara Rusli?

Berakhirnya rumah tangga pasangan tersebut langsung memunculkan pertanyaan baru di tengah publik, yakni mengenai kelanjutan hubungan Insanul Fahmi dengan Inara Rusli.
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia! Singapura Kehilangan Pemain Andalan Jelang Duel di Piala AFF 2026

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia! Singapura Kehilangan Pemain Andalan Jelang Duel di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan hidup mati menghadapi Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026. Duel yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Kallang, Jumat (7/8/2026), menjadi penentu langkah kedua tim menuju babak semifinal.
Jadwal Siaran Langsung SEA V Cup 2026 Putri Leg 2: Timnas Voli Putri Indonesia Main Lagi, Langsung Hadapi Vietnam

Jadwal Siaran Langsung SEA V Cup 2026 Putri Leg 2: Timnas Voli Putri Indonesia Main Lagi, Langsung Hadapi Vietnam

Jadwal siaran langsung SEA V Cup 2026 Putri leg 2, di mana Timnas Voli Putri Indonesia akan unjuk gigi dan memperbaiki nasib mereka di putaran kedua. Garuda Pertiwi langsung akan melawan Vietnam di laga pembuka.
Viral Sales Rokok Jadi Korban Pencurian di Jakarta Barat, Sejumlah Slop Rokok dan Uang Setoran Raib

Viral Sales Rokok Jadi Korban Pencurian di Jakarta Barat, Sejumlah Slop Rokok dan Uang Setoran Raib

Viral di media sosial video rekaman CCTV yang memperlihatkan sales rokok menjadi korban pencurian di Cengkareng, Jakarta Barat. Sejumlah slop rokok dan uang tunai raib.
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Berhasil Dievakuasi, Operasi SAR Ditutup

Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Berhasil Dievakuasi, Operasi SAR Ditutup

Operasi SAR terhadap dua pendaki yang mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Piramid, Bondowoso ditutup setelah Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban.
Selengkapnya

Viral