News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Periksa ART dan Ajudan Ferdy Sambo, Komnas HAM: Kami Dapat Kemajuan Signifikan

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengatakan telah mendapat bukti tambahan atas pemeriksaaan terhadap asisten rumah tangga (ART) dan Aide-de-camp (ADC) dari Kadiv Propam Ferdy Sambo atas penyebab kematian Brigadir J.
Senin, 1 Agustus 2022 - 19:20 WIB
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam
Sumber :
  • Tim tvOne/Prasetyo Agung Ginanjar

Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengatakan telah mendapat bukti tambahan atas pemeriksaaan terhadap asisten rumah tangga (ART) dan Aide-de-camp (ADC) dari Kadiv Propam Ferdy Sambo atas penyebab kematian Brigadir J.

Hal itu didapat setelah Komnas HAM memeriksa ART dan Ajudan tersebut kurang lebih selama 8 jam yakni dari pukul 10.15- 17.15 WIB di gedung yang beralamat di jalan Latuharhary No.4B Menteng, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mendapat kemajuan yang cukup signifikan karena ada ADC yang datang. Kami juga mendapat bukti tambahan dari test pcr dan kerangka waktu perjalanan dari Magelang ke Jakarta," papar Komisioner Komnas HAM, Mohammad Choirul Anam pada konferensi pers di gedung Komnas HAM pada Senin, (1/8/2022).

Menurut Anam dari hasil pemeriksaan itu mereka juga mendapatkan bukti dokumen yang dapat memperkuat konstrain (rentang) waktu atau apa yang terjadi sejak awal yang nantinya dapat mendalami bukti kejadian penyebab tewasnya Brigadir J.

Bukti dalam bentuk dokumen itu nantinya menurut Anam akan dijadikan untuk melapisi bukti dan keterangan  yang didapat dari hasil pemeriksaan terhadap para saksi.

Anam mengungkap konstrain waktu yang didapat Komnas HAM dari bukti-bukti video yang dikumpulkan juga semakin padat. Tidak hanya dari jangka waktu namun juga kekayaan keterangan dari saksi.

"Kepadatannya, tidak hanya dari jangka waktu tapi juga kekayaan keterangan (para saksi). Jadi kami tinggal menguji dokumen keterangan itu. Dokumen A  misal dicocokkan dengan informasi A dan lain sebagainya," tandas Anam.

Diketahui ajudan atau aide-de-camp (ADC) dan asisten rumah tangga (ART) Irjen Ferdy Sambo datang ke Komnas HAM untuk dimintai keterangan terkait kasus baku tembak antara Bharada E dengan Brigadir Nofriyansah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantauan tvonenews di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (1/8/2022) mereka tiba pukul 10.15 WIB, terlihat ADC dan pengurus rumah tangga Irjen Ferdy Sambo tiba di lokasi dengan dikawal personel kepolisian. Mereka menolak berbicara pada awak media.

Kemudian pada pukul 11.25 Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan juga  ke gedung Komnas HAM dan mengakui datang untuk melakukan pendampingan pada pemeriksaan ajudan serta ART Ferdy Sambo. (pag/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maluku Tenggara Diguncang Gempa M 4,1

Maluku Tenggara Diguncang Gempa M 4,1

Baru-baru ini, gempa bumi magnitudo (M) 4,1 mengguncang Maluku Tenggara, Maluku. Titik gempa ada pada kedalaman 74 km. "Gempa Mag:4.1," demikian keterangan BMKG
Terungkap Alasan KDM Rekomendasikan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB

Terungkap Alasan KDM Rekomendasikan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selaku pemegang saham pengendali PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank bjb) beberkan alasan rekomendasikan Susi Pudjiastuti.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, Ratusan Kios Pedagang Hangus

Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, Ratusan Kios Pedagang Hangus

Api langsung membesar, membakar ratusan kios Pasar Kanjengan yang berada di belakang kompleks Pasar Johar Semarang, Jawa Tengah.
Tersangka Penganiayaan Bayi di Daycare Banda Aceh Bertambah, Polisi Jerat dengan Pasal 77B

Tersangka Penganiayaan Bayi di Daycare Banda Aceh Bertambah, Polisi Jerat dengan Pasal 77B

Tersangka penganiayaan bayi di tempat penitipan anak atau daycare Baby Preneur di Banda Aceh bertambah. Kini polisi sudah menetapkan 3 tersangka dalam kasus
Setelah 1 Mei Jika Perang Tetap Berlangsung, Partai Demokrat Pertimbangkan Gugat Trump

Setelah 1 Mei Jika Perang Tetap Berlangsung, Partai Demokrat Pertimbangkan Gugat Trump

Jika Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap melanjutkan perang dengan Iran setelah 1 Mei tanpa persetujuan legislatif, Partai Demokrat di Kongres AS mempertimbangkan untuk menggugat Trump.

Trending

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Megawati Hangestri MVP Proliga 2026, Kalahkan Dominasi Irina Voronkova?

Megawati Hangestri MVP Proliga 2026, Kalahkan Dominasi Irina Voronkova?

Megawati tampil sebagai motor serangan utama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. Meski begitu, Irina Voronkova hadir sebagai pembanding ideal dua pemain
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka menyampaikan penyesalannya atas pernyataan yang dinilai kurang tepat setelah peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi.
Joong Archen Disambut Meriah di Jakarta, Fans Padati Acara Pop-up Parfum di Grand Indonesia

Joong Archen Disambut Meriah di Jakarta, Fans Padati Acara Pop-up Parfum di Grand Indonesia

Joong Archen kembali menyapa penggemarnya di Indonesia dengan menghadiri acara pop-up store Viktor&Rolf yang digelar di Grand Indonesia, Rabu (29/4/2026). 
Sebelum Meninggal, Mia Citra Terjepit Dalam Kereta 10 Jam dan Sempat Dirawat di RSUD Bekasi

Sebelum Meninggal, Mia Citra Terjepit Dalam Kereta 10 Jam dan Sempat Dirawat di RSUD Bekasi

Korban tewas akibat tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 16 orang.
Selengkapnya

Viral