GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesal, Deolipa Yumara Gugat Bharada E Atas Kuasa Pengacara Dicabut

Tak terima kuasa pengacaranya dicabut, Deolipa Yumara naik pitam dan sebut akan layangkan gugatan kepada Richard Eliezer atau Bharada E ke Pengadilan Negeri.
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 18:12 WIB
Bharada E dan kuasa hukum
Sumber :
  • kolase TvOnenews.com

Jakarta - Tak terima kuasa pengacaranya dicabut, Deolipa Yumara naik pitam dan sebut akan layangkan gugatan kepada Richard Eliezer atau Bharada E ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Alasan utama ia akan menggugat Bharada E adalah lantaran dirinya yang secara tiba-tiba diberikan surat pencabutan kuasa. Padahal Deolipa mengaku tengah fokus menangani kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mengajukan uji materiil dan formil terhadap pencabutan surat kuasa, salah satunya dengan melakukan gugatan."

"Saya gugat Bharada E, pengacaranya, negara, Bareskrim, dan para tergugat lainnya, hari Senin," ujar Deolipa Yumara saat ditemu awak media, Sabtu (13/8/2022).

Ia menduga tindakan yang dilakukan Bharada E kepada dirinya dianggap sebagai cacat formil.

"Cacat formil. Surat kuasa adalah surat yang sifatnya para pihak, pemberi kuasa dan penerima kuasa, jika pemberi kuasa mencabut, penerima kuasa mempunyai hak retensi, hak menahan semua keadaan," lanjutnya.

Deolipa menduga Bharada E melakukan hal tersebut lantaran mendapatkan tekanan dari pihak lain yang tak ingin kasus Brigadir J terungkap jelas.

"Saya kira ada orang yang mengintervensi atau menyuruh, sehingga dia mencabut kuasa," ucap Deolipa.

Deolipa Yumara Siapkan Album 'Gangster Sambo'

Mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara tanggapi terkait surat pencabutan kuasanya sebagai pengacara Bharada E dan sebut siap luncurkan album tentang Ferdy Sambo.

Diberitakan sebelumnya, Deolipa resmi tidak mendampingi Bharada E dalam kelanjutan proses yang menimpanya atas tewasnya Brigadir J.

Ia menyebut tindakan pencabutan surat kuasa tersebut adalah tindakan yang cacat formal. Hal itu ia sampaikan kepada awak media Sabtu (12/8/2022).

"Ketika ada berita pemecatan dari Bareskrim atau Bharada E, saya rasa itu cacat formal," ujar Deolipa saat ditemui.
Ditanya lebih dalam, Deolipa enggan membeberkan terkait cacat formal dari pencabutan surat kuasa tersebut. Ia justru mengaku tidak terlalu memikirkan hal tersebut.

"Biasa aja. Hidup ini biasa," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut Deolipa Yumara justru menuturkan akan kembali menjadi seorang penyanyi setelah surat kuasa sebagai pengacara Bharada E dicabut.

Bahkan ia mengaku telah menyiapkan album untuk tersangka Ferdy Sambo.

"Ini ada lagu-lagunya mau aku nyanyiin, sekarang aku dipecat enggak jadi pengacara tapi jadi penyanyi."

"Albumnya ada, bandnya Deolipa Project, judul albumnya Gangster Sambo," jelasnya.

Minta Bayaran Besar pada Negara

Tim Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menyatakan penasihat hukum Bharada E atau Richard Eliezer telah mencabut surat kuasa dari Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin pada Rabu (10/8/2022).

Hal ini membuat Deolipa geram, dirinya meminta bayaran atas jasanya selama ini sebanyak Rp 15 triliun.

“Ini kan penunjukan dari negara, dari Bareskrim. Tentunya, saya minta fee saya dong. Saya akan minta jasa saya sebagai pengacara yang ditunjuk negara, saya minta Rp 15 triliun. Supaya saya bisa foya-foya,” ujar Deolipa dikutip dari VIVA, pada Jumat (12/8/2022).

Selain meminta bayaran sebesar Rp 15 triliun, Deolipa juga mengancam akan menggugat negara. Dalam hal ini ditujukan kepada semua pihak, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Listyo Prabowo, apabila tidak membayarkan jasanya untuk Bharada E sebesar Rp 15 triliun. 

“Kan kita ditunjuk negara, negara kan kaya, masa kita minta Rp 15 triliun enggak ada. Ya kalau enggak ada kita gugat, catat aja. Kapolri kita gugat, semua kita gugat. Presiden, Menteri, Kapolri, Wakapolri, semuanya kita gugat supaya kita dapat sebagai pengacara secara perdata Rp 15 triliun,” tegasnya.

Menurut Deolipa, gugatan tersebut dapat diajukan secara perdata ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Perdata bisa ke PTUN, bisa secara perdata negara,” jelas dia.

Sebelumnya, Deolipa dan Burhanuddin ditunjuk menjadi kuasa hukum Bharada E oleh penyidik Bareskrim Polri pada Sabtu (6/8/2022).

Baca Juga Terima Surat Pencabutan Kuasa, Deolipa Yumara Blak-Blakan Diduga Bharada E dalam Tekanan

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi menjelaskan alasan Bharada E mencabut kuasa hukumnya tersebut.

“Ya namanya juga ditunjuk. Kalau penunjukan ditarik kan terserah yang nunjuk,” ucap Andi saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (12/8/2022).

Menurut Andi, kedua kuasa hukum Bharada E tersebut ditunjuk bukan oleh Bharada E sendiri, melainkan oleh Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim untuk menggantikan Tim Andreas Nahot Silitonga, yang sebelumnya telah mengundurkan diri. 

“Penyidik yang menunjuk untuk Bharada E,” ujarnya.

Bharada E Cabut Kuasa Hukum

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan bahwa benar Bharada E atau Richard Eliezer telah mencabut kuasa Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin sebagai pengacara. 

“Iya Betul”, kata Andi saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat, (12/8/2022).

Sebelumnya sempat beredar surat Bharada E terkait pencabutan kuasa terhadap kedua pengacaranya yakni Deolipa dan Burhanuddin yang dibuat serta ditandatangani diatas materai, pada Rabu (10/8/2022).

Berikut bunyi surat pencabutan kuasa oleh Bharada E terhadap kedua pengacaranya tersebut:

Dalam hal ini menerangkan bertindak sebagai diri sendiri selanjutnya disebut sebagai pencabut kuasa. Dengan ini menerangkan, bahwa terhitung tanggal 10 Agustus 2022, mencabut kuasa yang telah diberikan kepada:

Deolipa Yumara dan Muh Burhanuddin, Advokat (Pengacara). Dengan ini, saya selaku pemberi kuasa menyatakan mencabut kuasa tersebut terhitung sejak tanggal surat ini ditandatangani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pencabutan surat kuasa ini, maka surat tertanggal 6 Agustus 2022 sudah tidak berlaku dan tidak dapat dipergunakan lagi, dan karenanya Advokat dan Konsultan Hukum pada Kantor Law Office Deolipa Yumara dan Burhanuddin tidak lagi memiliki hak dan wewenang untuk melakukan tindakan hukum dalam hal sebagaimana tercantum di dalam pemberian kuasa tersebut.

Surat pencabutan ini saya buat dalam keadaan sadar dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Demikian surat pencabutan kuasa ini untuk digunakan sebagaimana mestinya. (ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Ditelepon Dedi Mulyadi, 5 Pekerja Asal Sumedang yang Terlantar di Papua Akhirnya Pulang Kampung

Usai Ditelepon Dedi Mulyadi, 5 Pekerja Asal Sumedang yang Terlantar di Papua Akhirnya Pulang Kampung

​​​​​​​Usai ditelepon Dedi Mulyadi, 5 pekerja asal Sumedang yang sempat terlantar di Papua akhirnya pulang kampung dan disambut Bupati Sumedang serta Kapolres.
Trump Dikabarkan Raup Rp150 Triliun dari Deal TikTok

Trump Dikabarkan Raup Rp150 Triliun dari Deal TikTok

Presiden AS Donald Trump dilaporkan akan menerima sekitar 10 miliar dolar AS atau setara Rp150 triliun dari kesepakatan pengambilalihan operasional TikTok
Buntut Insiden Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Koalisi OMS Sulsel: Itu Bentuk Kejahatan Brutal

Buntut Insiden Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Koalisi OMS Sulsel: Itu Bentuk Kejahatan Brutal

Buntut insiden penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus. Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) Sulawesi Selatan (Sulsel) lontarakan pernyataan
Harapan Mantan Pelatih Leeds United Simon Grayson yang Kini Gabung Staf Timnas Indonesia

Harapan Mantan Pelatih Leeds United Simon Grayson yang Kini Gabung Staf Timnas Indonesia

Mantan pelatih Leeds United Simon Grayson resmi bergabung sebagai asisten pelatih John Herdman di Timnas Indonesia. Grayson mengaku senang mendapat kesempatan -
15 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447H, Ucapan Islami dan Penuh Doa

15 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447H, Ucapan Islami dan Penuh Doa

​​​​​​​15 ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447H yang Islami dan penuh doa. Cocok dibagikan ke keluarga, sahabat, dan media sosial menjelang Lebaran 2026.
Menit-menit Terakhir Anfield Jadi Mimpi Buruk Liverpool, Richarlison Jadi Pahlawan Spurs

Menit-menit Terakhir Anfield Jadi Mimpi Buruk Liverpool, Richarlison Jadi Pahlawan Spurs

Liverpool FC gagal memanfaatkan kesempatan untuk kembali ke posisi empat besar Liga Inggris setelah Richarlison mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir, membawa Tottenham Hotspur bermain imbang 1-1 di Anfield, Senin (16/3/2026).

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 17 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 17 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 17 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi peluang finansial dan kondisi keuangan tiap zodiak.
Bek Timnas Indonesia Pratama Arhan Kepergok Punya Gandengan Baru, Netizen Bandingkan dengan Azizah Salsha

Bek Timnas Indonesia Pratama Arhan Kepergok Punya Gandengan Baru, Netizen Bandingkan dengan Azizah Salsha

Setelah resmi bercerai dari Azizah Salsha, kini pesepakbola Pratama Arhan diduga sudah memiliki kekasih baru. Pratama Arhan diduga dekat dengan selebgram cantik
Pratama Arhan Punya Gebetan Baru, Azizah Salsha Beri Respon Tak Terduga Soal Mantan Suaminya

Pratama Arhan Punya Gebetan Baru, Azizah Salsha Beri Respon Tak Terduga Soal Mantan Suaminya

Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan dikabarkan tengah menjalani kedekatan dengan Selebgram diduga kekasih barunya usai resmi bercerai dengan Azizah Salsha.
Klok Angkat Bicara! Persib Harusnya Bisa Bungkam Borneo FC di Samarinda

Klok Angkat Bicara! Persib Harusnya Bisa Bungkam Borneo FC di Samarinda

Kapten Persib Bandung, Marc Klok, mengaku kecewa setelah timnya gagal membawa pulang tiga poin saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda.
Kevin Diks Cetak Sejarah, Jadi Kapten Indonesia Pertama di Bundesliga

Kevin Diks Cetak Sejarah, Jadi Kapten Indonesia Pertama di Bundesliga

Bek Timnas Indonesia Kevin Diks mencatatkan sejarah baru di Bundesliga setelah menjadi pemain Indonesia pertama yang mengenakan ban kapten dalam pertandingan ..
Ini Janji Polda Metro Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Ini Janji Polda Metro Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, Polda Metro Jaya
Usai Ditahan Imbang Dewa United, Mauricio Souza Pasang Badan: Persija Tak Pernah Kalah Permainan dari Lawan

Usai Ditahan Imbang Dewa United, Mauricio Souza Pasang Badan: Persija Tak Pernah Kalah Permainan dari Lawan

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, buka suara usai skuadnya ditahan imbang Dewa United di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT