News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

"Beri Tahu Kamaruddin, Jangan Ngoceh di Media!" Tantang Brigjen Andi Rian Soal Kasus Brigadir J

Dirtipidum Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menantang pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak untuk memberikan bukti dan tidak hanya berkoar-koar.
Minggu, 14 Agustus 2022 - 07:06 WIB
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi (tengah)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom

Jakarta - Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi angkat bicara terkait kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak yang terlalu vokal di media. Ia menantang pengacara tersebut untuk memberikan bukti dan tidak hanya berkoar-koar.

Andi Rian Djajadi dengan keras memperingatkan Kamarudin untuk tidak banyak ngoceh di media mengenai kasus pembunuhan terhadap kliennya (Brigadir J) tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Beri tahu ke pengacara Kamaruddin, kalau dia punya bukti, bawa ke penyidik; jangan ngoceh di media," kata Andi saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat, 12 Agustus 2022 lalu.

Sebelumnya diberitakan, Kamaruddin mengaku mendapat informasi bahwa kliennya sebelum tewas ditembak sempat dibawa ke kantor Biro Pengamanan Internal Divisi Profesi dan Pengamanan Markas Besar Polri untuk dianiaya.

"Ada juga informasi masuk ke saya, sebelum masuk ke Duren Tiga ini korban dibawa dulu ke Paminal Mabes Polri, makanya saya minta periska CCTV Mabes Polri, jangan sampai dicopoti semua, karena ada dugaan-dugaan penyiksaan itu," kata Kamaruddin dalam acara yang dipandu Hotman Paris di Youtube Metro TV, dilansir vialaman VIVA.co.id

Bahkan, Kamaruddin mendapatkan informasi setiap sore di kantor Paminal Polri banyak yang minum minuman keras. Tak hanya itu, dia mendapatkan informasi ada alat penyiksaan di kantor itu.

"Di sana dan itu yang mengalami sudah banyak, yang mengadu ke saya, bahkan di sana ada minum keras, tiap sore minum minuman keras, nembak sana nembak sini, di [kantor Biro] Paminal itu. Kemudian di sana ada alat-alat diduga untuk penyiksaan seperti pematahan jari-jari dan sebagainya. Itu dialami oleh polisi lain yang mengadu ke saya," ujarnya.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan, berdasarkan hasil keterangan saksi termasuk yang 31 orang yang dimintai keterangan oleh Inspektorat Khusus, tidak ada yang mengarah ke sana.

"Semua CCTV yang ada di Mabes Polri sudah disita oleh penyidik dan masih dalam analisis Labfor," ujarnya

Tanggapan Kamaruddin soal motif Ferdy Sambo


Kamaruddin Simanjuntak (via Antara)

Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak terlihat cukup vokal dalam penanganan kasus penembakan kliennya. Baru-baru ini, ia menanggapi penjelasan Polri soal alasan Irjen Ferdy Sambo menghabisi Brigadir J.

Menurut Kamaruddin, ada kejanggalan dengan alasan Irjen Ferdy Sambo yang membunuh Brigadir J karena emosi setelah mendapat laporan dari Putri Candrawathi, bahwa harkat dan martabat keluarganya telah diganggu.

Ia menambahkan tak langsung percaya dengan alasan motif yang disampaikan oleh Irjen Ferdy Sambo kepada polisi.

Kamaruddin Simanjuntak mempertanyakan kredibilitas Irjen Ferdy Sambo sebagai mantan Kadiv Propam dan polisi berpangkat elite. Menurutnya, tak mungkin Brigadir J dibiarkan tetap mengawal Putri Candrawathi, andaikan sudah tahu bahwa istrinya itu telah dilecehkan oleh Brigadir J.

"Bintang dua macam apa? Irjen Pol macam apa dia? Sudah dilecehkan istrinya di Magelang, tapi masih disuruh, didampingi, atau dikawal oleh orang yang telah melecehkan itu, kan ajaib? Jadi ini menandakan dia (Irjen Ferdy Sambo) tidak makan sayur dan buah, saya anjurkan dia untuk merenung, baca Alkitab, supaya bertaubat" ujar Kamaruddin Simanjuntak, seperti dilansir dari tayangan Dua Sisi tvOne, Kamis (11/8/2022)

Apalagi, kata Kamaruddin, lokasi dugaan awal pelecehan yang semula disebut terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, kini disebutkan bahwa lokasi kejadian dugaan pelecehan seksual itu terjadi di Magelang.

"TKP yang awalnya di rumah dinas, kemudian kok berpindah ke Magelang? Kalau kejadiannya di Magelang, maka laporkanlah di Magelang dan atau di Bareskrim Polri. Kalau kejadiannya di Polres Jakarta Selatan, barulah laporkan di Polres Jakarta Selatan. Kok ini kejadiannya di Magelang lapornya di Polres Jakarta Selatan? Dua laporan pula," kata Kamaruddin Simanjuntak.

Saat ditanya soal apa motif pembunuhan Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak langsung menyebut bahwa motifnya adalah dendam. Menurutnya, Brigadir J diduga mengetahui soal adanya dugaan perselingkuhan Irjen Ferdy Sambo dengan seorang perempuan.

"Motifnya sudah jelas, motifnya karena almarhum ini (Brigadir J) diduga mengetahui hubungannya (Irjen Ferdy Sambo) dengan yang cantik-cantik itu. Maka ketika ditanya istrinya (Putri Candrawathi), 'bapak kemana kok enggak pulang-pulang?' maka sulit bagi ajudan dan sopir untuk berdusta. Nah kemungkinan (perselingkuhan) itu diberitahu kepada Putri Candrawathi, kemudian dilabrak, lalu terjadilah pertengkaran rumah tangga, kan begitu," jelas Kamaruddin.

Pengacara keluarga tersebut juga menambahkan, untuk mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J tidaklah sulit.

"Makannya kalau polisi serius ungkap kasus ini gampang sebetulnya. Kalau saya setengah hari. Bahkan kalau saya biasanya setengah hari, bahkan biasanya 5 menit sudah terungkap," Tegas Kamaruddin.

Ferdy Sambo mengaku sebagai ‘otak’ pembunuhan

Artikel
Irjen Ferdy Sambo (tim tvOne)

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) baru saja selesai melakukan pemeriksaan terhadap tersangka pembunuhan Brigadir J yaitu Ferdy Sambo di Mako Brimob.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, Ferdy Sambo mengakui bahwa dirinya adalah aktor utama dari tewasnya ajudan Putri Candrawathi itu.

"Pertama adalah pengakuan saudara FS bahwa dia adalah aktor utama dari peristiwa ini," ujar Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik dalam siaran pers Jumat (12/8/2022).

Tak hanya itu, Komnas HAM juga menyebut bahwa Ferdy Sambo sudah mengakui semuanya mengenai skenario tembak-menembak yang sebelumnya disampaikan.

"Dia mengakui bahwa sejak awal dia lah yang melakukan langkah-langkah untuk merekayasa, mengubah, atau mendisinformasi beberapa hal sehingga pada tahap-tahap awal misalnya yang terbangun konstruksi peristiwanya tembak menembak." jelas Taufan.

"Tadi diakuinya itu hasil rancangan dia sendiri dan dia mengakui dia bersalah dalam tindakannya yang merekayasa itu," lanjutnya.

Komnas HAM menyampaikan bahwa saat diperiksa Ferdy Sambo sempat mengucapkan permintaan maaf dan akan bertanggung jawab atas peristiwa ini. (rem/abs/Mzn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Jangan lupa tonton dan subscribe YouTube tvOnenews.com:

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mahar Terlalu Tinggi, Inter Milan Tahan Negosiasi Guglielmo Vicario

Mahar Terlalu Tinggi, Inter Milan Tahan Negosiasi Guglielmo Vicario

Inter Milan menghadapi dilema dalam upaya memperkuat posisi penjaga gawang. Guglielmo Vicario sempat menjadi target utama, namun situasinya tidak lagi mudah.
Toprak Razgatlioglu Ungkap Peran Penting Eks Rider Ducati Ini Bantu Dirinya Beradaptasi di MotoGP 2026

Toprak Razgatlioglu Ungkap Peran Penting Eks Rider Ducati Ini Bantu Dirinya Beradaptasi di MotoGP 2026

Baru-baru ini, Juara WorldSBK yakni Toprak Razgatlioglu mengungkapkan peran penting dari mantan rider Ducati yang membantunya beradaptasi di MotoGP 2026.
Ramalan Zodiak Karier 1 Mei 2026: Aries, Leo, Libra, Capricorn, hingga Pisces

Ramalan Zodiak Karier 1 Mei 2026: Aries, Leo, Libra, Capricorn, hingga Pisces

Ramalan zodiak karier 1 Mei 2026! Simak peruntungan kerja, peluang sukses, dan tips penting untuk setiap zodiak di awal bulan ini.
ITD Summit 2026: TelkomGroup Tunjukkan AI Sudah Jadi Alat Kerja Nyata, Bukan Cuma Tren

ITD Summit 2026: TelkomGroup Tunjukkan AI Sudah Jadi Alat Kerja Nyata, Bukan Cuma Tren

Pameran ITD Summit 2026 menjadi ruang untuk menampilkan kemampuan teknologi, infrastruktur digital, serta implementasi AI untuk kebutuhan internal maupun eksternal.
Kapan Megawati Hangestri Berangkat ke Korea Selatan Jika Benar-benar Bergabung dengan Hyundai Hillstate?

Kapan Megawati Hangestri Berangkat ke Korea Selatan Jika Benar-benar Bergabung dengan Hyundai Hillstate?

Di tengah kabar mundurnya dari timnas, nama Megawati justru muncul dalam daftar roster Hyundai Hillstate untuk musim 2026/2027. Kapan Megawati Hangestri berangkat ke Korea
Alergi di Posisi Runner Up, Persib Bandung Kembali Ke Puncak Klasemen Super League 2025-2026

Alergi di Posisi Runner Up, Persib Bandung Kembali Ke Puncak Klasemen Super League 2025-2026

Hanya tergelincir satu hari, Persib Bandung kembali ke puncak klasemen Super League 2025-2026 dengan menyalip Borneo FC Samarinda. 

Trending

Reaksi Berkelas Mathew Baker usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Arab Saudi Jelang Piala Asia U-17 2026

Reaksi Berkelas Mathew Baker usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Arab Saudi Jelang Piala Asia U-17 2026

Mathew Baker memberikan reaksi berkelas seiring dengan kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Arab Saudi. Ini menjadi modal buruk jelang Piala Asia U-17 2026.
Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Jika benar hengkang dari Persija Jakarta, ada beberapa opsi menarik yang bisa dipilih Rizky Ridho untuk abroad. Salah satunya adalah FCV Dender di Liga Belgia
Tok! Megawati Hangestri Masuk Roster Hyundai Hillstate: Fantatis, Segini Gajinya di Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Tok! Megawati Hangestri Masuk Roster Hyundai Hillstate: Fantatis, Segini Gajinya di Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Berdasarkan data dari Volleybox per 30 April 2026, nama Megawati Hangestri sudah tercantum dalam daftar tujuh pemain Hyundai E&C Hillstate untuk musim baru. 
Vanja Bukilic Resmi Berpisah dengan Il Bisonte Firenze, Sahabat Megawati Siap Comeback di Liga Voli Korea

Vanja Bukilic Resmi Berpisah dengan Il Bisonte Firenze, Sahabat Megawati Siap Comeback di Liga Voli Korea

Vanja Bukilic resmi berpisah dengan Il Bisonte Firenze. Setelah ini mantan tandem Megawati Hangestri itu bakal mempersiapkan diri untuk comeback di Liga Voli Korea 2026-2027.
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Dalam laga bertajuk big match yang digelar pada Kamis (30/4/2026) dini hari WIB, Al Nassr sukses mengamankan kemenangan krusial 2-0 atas rival mereka, Al Ahli.
John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman mencoret sejumlah pemain yang selama ini identik sebagai “anak emas” era Shin Tae-yong jelang Piala AFF 2026. Bung Ropan memberikan analisis
Selengkapnya

Viral