News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa yang Dituduhkan ke Brigadir J Terbantahkan, Ayah Brigadir J: Semuanya Terbukti Tidak Ada Unsur Pidana

Usai ditetapkan tersangka utama kini apa yang dituduhkan ke Brigadir J terbantahkan, Ayah Brigadir J: semuanya terbukti tidak ada unsur pidana, Minggu 14/8/2022
Minggu, 14 Agustus 2022 - 17:13 WIB
Apa yang Dituduhkan ke Brigadir J Terbantahkan, Ayah Brigadir J: Semuanya Terbukti Tidak Ada Unsur Pidana
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta - Proses pengungkapan kasus kematian Brigadir telah memasuki babak baru, usai ditetapkan tersangka utama atau dalang pembunuhan yaitu Irjen Ferdy Sambo, kini apa yang dituduhkan ke Brigadir J terbantahkan, Ayah Brigadir J: semuanya terbukti tidak ada unsur pidana.

Kematian kematian sang anak yang menyimpan duka dan luka mendalam bagi keluarga, kini terungkap apa yang dituduhkan ke Brigadir J terbantahkan, Ayah Brigadir J: semuanya terbukti tidak ada unsur pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum keluarga almarhum Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat di Jambi, Ramos Hutabarat dan Ferdi Kesek mengatakan, keputusan penyidik Mabes Polri menghentikan kasus pelecehan itu adalah langkah yang sangat tepat dan mereka mengapresiasi Polri dalam mengungkap kasus pembunuhan Joshua. 

"Selama ini apa yang dinarasikan Karopenmas Mabes Polri sampai saat ini sudah jelas terbantahkan, karena awalnya kejadiannya dikatakan lokasi pelecehan di Duren Tiga dan itu tidak ada saksi dan bukti, " kata Ramos Hutabarat, di Jambi, Sabtu.

Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri menyatakan dalam gelar jumpa pers usai pemeriksaan tersangka Irjen Pol Ferdy Sambo di Mako Brimob Kelapa Dua menyatakan kejadian itu di Magelang pada saat Brigadir Joshua dan istri Ferdy Sambo (Putri Candrawathi) di sana dan itu merupakan perubahan dari rekonstruksi atau skenario.

"Kebohongan yang membuat hal ini makin terang kasusnya dan langkah yang diambil penyidik Mabes Polri sudah sangat tepat, dengan menghentikan kasus laporan pelecehan yang tidak terbukti, " kata Ramos Hutabarat.

Dia menambahkan, dengan adanya keterangan dari Bharada E yang menyatakan tidak ada pelecehan tersebut dan yang ada hanya pembunuhan.

Ayah almarhum Brigadir Yoshua, Samuel Hutabarat di tempat terpisah juga mengatakan, semua apa yang dituduhkan kepada anaknya sudah terbantahkan. 

"Semuanya terbukti tidak ada unsur pidana dalam kasus yang dituduhkan kepada anak saya dan tidak ada bukti lainnya, sehingga sudah sah diumumkan oleh Dirtipidum tadi semuanya ditutup," kata Samuel.

Terkait untuk membersihkan nama baik anaknya dan keluarga, Samuel mengatakan pihaknya perlu koordinasi dulu bersama tim kuasa hukum di Jakarta dengan tim kuasa hukum marga Hutabarat untuk mengambil keputusannya. 

Sebelumnya, Samuel Hutabarat telah menerima permintaan maaf dari Bharada E atau Richard Eliezer yang ditulis tangan. yang disampaikan oleh mantan pengacaranya yakni Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin.

Samuel Hutabarat, Ayahanda Brigadir J menceritakan beberapa luka yang janggal pada jenazah anaknya saat tiba di kediamannya, walau sempat dihalangi oleh salah satu petugas Kepolisian untuk membuka peti jenazah Brigadir J, 

Samuel mengaku tetap membuka dan melihat untuk terakhir kali sang anak, Namun hal janggal muncul ketika melihat dari wajah sang anak, ada bekas luka di bawah mata, hidung di jahit.

Ketika membuka lagi bagian tubuhnya, bekas tembakan di dada, jari-jari tangan kiri luka sayatan hampir putus, dan paling janggal adalah kaki kananya terlihat bengkok tidak wajar, dibawah dagu dan diikuti luka-luka lainnya.

Samuel Hutabarat yang hadir sebagai narasumber Fakta tvOne, mengenang Brigadir J atau Brigpol Nofriansyah Yoshua Hutabarat, sebagai anak yang membanggakan keluarga.

Dikenang keluarga sebagai sosok yang tidak pernah menyulitkan orang tua, bahkan tak pernah bercerita soal ancaman pembunuhan yang dialaminya hingga kasusnya menyeruak ke publik, Hal itu pun disampaikan sang Ayahanda Brigadir J yakni Samuel Hutabarat.

"Kenangan indah sama anak kita Almarhum ini, dia nggak mau menyusahkan kita, hal sekecil apapun yang dialaminya kesusahan, tidak mau dia menceritakan, selalu yang manis, selalu orang tua di hiburnya,

"kalau dia pulang ke rumah, dia hibur kami itu, tidurnya pun sama mamanya, sudah umur 27 tahun masih mau tidur sama mamanya, itulah yang saya selalu ingat,"ucapnya seraya mengeluarkan air mata mengenang sang anak.

Lebih lanjut, Pihak keluarga sangat terpukul akan kejadian yang menimpa anaknya tercinta, hingga tidak menyangka cara meninggal mendiang Brigadir J.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sangat terpukul, sangat terpukul..saya tidak menyangka begitu dia meninggalnya secara sadis, kalau boleh kalian lihat itu foto luka-lukanya."ungkapnya. (ind/VIVA)

Jangan  Lupa Tonton dan Subscribe tvOneNews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Buka Camping Ground, Bisa Jadi Alternatif Tempat Menginap saat Nonton Pertamina Grand Prix Of Indonesia

Pertamina Buka Camping Ground, Bisa Jadi Alternatif Tempat Menginap saat Nonton Pertamina Grand Prix Of Indonesia

Untuk pertama kalinya Pertamina menghadirkan camping ground di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Camping ground ini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk memberikan kenyamanan kepada para penghuni.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Para pemain Timnas Indonesia abroad kembali ke klubnya masing-masing. Walau demikian, skuad yang membawa juara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 belum tampil di akhir pekan ini. 
Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026 hari ini Sabtu 10 Oktober akan menghadirkan dua agenda penting di Sirkuit Jalanan Marina Bay yakni Sprint Race dan juga kualifikasi.
Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Eks lokalisasi prostitusi Saritem, Kota Bandung, digerebek petugas Polrestabes Bandung, Jumat (9/10/2026) sore. Operasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kapolri sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Antik yang digelar Polda Jawa Barat.
Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara edisi pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dramatis pada Senin (5/10/2026) lalu. 
Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membahas besarnya efek domino kasus bunuh diri berdampak kondisi perasaan dan psikologis 30 orang di lingkungan sekitar korban.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral