GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara Secara Terbuka Minta Maaf ke Kabareskrim Walau Ngaku Telah Disindir

Eks Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara secara terbuka minta maaf ke Kabareskrim walau ngaku telah disindir usai sebelumnya berniat mempolisikan Kabareskrim.
Minggu, 21 Agustus 2022 - 10:05 WIB
Deolipa Yumara, Burhanuddin (Eks Pengacara Bharada E) dan Kabareskrim Polri
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta - Eks Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara secara terbuka minta maaf ke Kabareskrim walau ngaku telah disindir, usai sebelumnya berniat mempolisikan Kabareskrim Polri beberapa waktu lalu, minggu (21/8/2022).

Pengacara Bharada E  yang baru bekerja selama lima hari langsung dipecat ini, usai Bharada E mencabut hak kuasa hukumnya menjadi sorotan publik setelah berniat bakal polisikan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

kini terbaru Eks Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara secara terbuka minta maaf ke Kabareskrim walau ngaku telah disindir.
                    Eks Pengacara Bharada E (Deolipa Yumara dan Burhanuddin) dan Kabareskrim. (ist)

Deolipa Yumara sang pengacara nyentrik itu meminta maaf secara terbuka kepada Kabareskrim Polri, bersamaan mewakili juga rekannya Muhammad Burhanddin, hal itu disampaikan konferensi pers yang digelar di kediamannya.

"Saya meminta maaf karena Tuhan kan maha pemaaf, jadi dengan dasar saya meminta maaf ini karena tuhan yang juga selalu memaafkan Makhluk-makhluknya." ucapnya

"Saya mau meminta maaf yang pertama kepada Bapak Agus Andrianto yaitu Kabareskrim Polri, saya selaku pribadi bersama Pak Burhanuddin kalau ada bahasa saya yang kurang berkenan atau menyindir." lanjutnya.

Deolipa pun mengaku telah memaafkan Komjen Agus Andrianto walau dirinya pernah disindir dan menyatakan perdamaian.

"Tapi walaupun Pak Agus Andrianto menyindir saya, saya juga memaafkan, jadi hari ini saya menyatakan perdamaian dengan penuh cinta kasih." tutupnya.

Sebelumnya diberitakan Deolipa Yumara yang akrab disapa Olip ini mengatakan pelaporan tersebut terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto.  

Sebab, kata Olip tak jarang Komjen Pol Agus Andrianto kerap melakukan pencemaran nama baik dirinya usai tak lagi menjabat sebagai kuasa hukum Bharada E dalam perkara tewasnya Brigadir J.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya akan laporkan Kabareskrim kepada Polres (Jaksel) sini, dengan dugaan adanya pencemaran (nama baik) UU ITE," katanya saat ditemui di Mapolrestro Jaksel, Selasa (16/8/2022) malam.  

Olip menuturkan pelayangan laporan itu bakal dilakukan pihaknya usai puhak kepolisian meningkatkan status penyidikan terkait laporan yang dibuatnya terhadap Pengacara Baru Bharada E yakni Ronny Talapessy.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Ubab Maimoen Minta Calon Ketum PBNU Tidak Saling Serang

Yahya Cholil Staquf, Nasaruddin Umar, Marzuqi Mustamar, hingga Abdussalam Shohib atau Gus Salam adalah nama-nama yang masuk radar Ketum PBNU selanjutnya...
Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendesak Presiden Prabowo Subianto mengangkat seluruh guru yang masih berstatus non-ASN menjadi ASN.
357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

Berdasarkan data Satgas PRR hingga 11 Mei 2026, jumlah hunian tetap atau huntap yang telah rampung dibangun di tiga provinsi terdampak mencapai 357 unit.
Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Berjuang sampai tetes darah terakhir, Timnas Indonesia tersingkir dari babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak. 
Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Menariknya, Megatron ternyata pernah membuat pelatih Kang Sung-hyung 'frustrasi' saat membela Red Sparks.
Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Ajax mengurus seluruh administrasi Maarten Paes, termasuk gaji yang harus dibayarkan hingga izin bekerja sang pemain di Belanda. 

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral