News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deolipa Yumara Tegaskan Ultimatum pada Ronny Talapessy Mundur Sebagai Pengacara Bharada E, Jika Tidak 'Akan Ngancam Dengan Ini

Perseteruan makin meruncing, kini Deolipa Yumara tegaskan ultimatum pada Ronny Talapessy mundur sebagai Pengacara Bharada E, Jika tidak akan ngancam dengan ini.
Minggu, 21 Agustus 2022 - 10:44 WIB
Ronny Talapessy dan Deolipa Yumara
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta - Perseteruan antara Deolipa Yumara dengan Pengacara terbaru Bharada E yakni Ronny Talapessy makin meruncing, kini Deolipa Yumara tegaskan ultimatum pada Ronny Talapessy mundur sebagai Pengacara Bharada E, Jika tidak akan ngancam dengan ini.

Deolipa Yumara yang baru saja bekerja selama lima hari bersama rekannya Muhammad Burhanuddin secara mengejutkan dipecat atau haknya dicabut melalui surat kuasa yang dituliskan oleh Bharada E atau Richard Eliezer, pihak Kabareskrim pun menunjuk Pengacara terbaru Bharada E yang bernama Ronny Talapessy yang juga seorang anggota partai PDIP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deolipa Yumara tegaskan ultimatum pada Ronny Talapessy mundur sebagai Pengacara Bharada E, Jika tidak akan ngancam dengan ini.

                                Ronny Talapessy dan Deolipa Yumara. (ist)

Kasus perseteruan antara Deolipa dengan Ronny berawal dari sebuah pernyataan Ronny yang menganggap bahwa eks Pengacara Bharada E itu hanya sibuk manggung ketimbang fokus menangani kasus kliennya, tak senang akan hal itu. dirinya melaporkan Pengacara baru Bharada E  itu ke Polisi.

Sang Pengacara nyentrik dan juga seorang musisi ini baru saja menggelar konferensi pers di kediamannya, dengan menyatakan beberapa hal salah satunya adalah mengumukakan pernyataan tegas kepada Ronny Talapessy.

Deolipa mengaku memaafkan Ronny sebagai orang yang berkata buruk kepada dirinya.

"Saya memaafkan saudara Ronny Talapessy selaku orang yang menyatakan segala hal yang buruk tentang saya, saya sudah memaafkan beliau."

Meminta Ronny untuk datang kepadanya meminta maaf, jika dirinya tidak berani dapat mengirim Anggota DPR RI Arteria Dahlan untuk mewakilinya meminta maaf.

Tak sampai disitu, Deolipa pun meminta dengan tegas kepada Ronny Talapessy untuk mundur dari jabatannya sebagai Pengacara Bharada E atau Richard Eliezer.

"Silahkan bapak mengajukan pengunduran diri Pengacara dari Bharada E, saya tegas disini. silahkan bapak memundurkan diri dari pada Pengacara Bharada E," ungkapnya.

Lebih lanjut, Deolipa Yumara memberikan waktu kepada Ronny Talapessy selama satu minggu untuk memundurkan diri, apabila tidak dilakukan. dirinya akan melanjutkan laporan di Polres Jakarta Selatan.

"Saya tunggu seminggu, kalau seminggu tidak ada berarti bapak tidak ada niat baik, patut diingat semua tindakan saya di Mabes Polri selalu dibarengi saksi-saksi dan selalu dibarengi oleh CCTV.

Selanjutnya, Deolipa mengklarifikasi soal tudingan bahwa hanya sibuk manggung dalam press conference ketimbang fokus tangani kasus kliennya Bharada E.

"Saya datang ke press conference ke bawah, saya itu ke bawah atas perintah dari Dirtipidum yaitu Bapak Andi Rian Djajadi, atas perintah dari Kombes Wira Satria, atas kesepakatan para Kanit yaitu Andriansyah dan Suradi jadi semuanya legal secara hukum," ucapnya.

"Jadi bapak menyatakan sesuatu yang bersifat rumor dan hoaks, saya kasih waktu bapak selama satu minggu, bisa melalui Arteria Dahlan atau Bapak Gentle bisa temui saya," lanjutnya. 

Pada kesempatan itu pula, Deolipa menyatakan secara terbuka permintaan maafnya kepada Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.

Baca juga :Eks Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara Secara Terbuka Minta Maaf ke Kabareskrim Walau Ngaku Telah Disindir

Deolipa Melaporkan Pengacara Baru Bharada E

Mantan Pengacara Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Deolipa Yumara dan M Burhanuddin resmi melaporkan pengacara baru Bharada E, Ronny Talapessy, ke polisi.  

Laporan kepolisian Deolipa Yumara untuk pengacara baru Bharada E itu dilayangkan pihaknya ke Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) pada Selasa (16/8/2022).  

"Ini adalah tanda bukti lapor Nomor Laporan Polisi B/1950/VIII/2022/SPKT Polres Metro Jakarta Selatan/Polda Metro Jaya," kata pria yang akrab disapa Olip ini saat ditemui di Mapolrestro Jaksel, Selasa (16/8/2022) malam. 

Olip menuturkan laporan tersebut dilayangkan atas nama terlapor Ronny Talapessy yang baru saja ditunjuk sebagai Pengacara Bharada E. Pasalnya, Olip menilai sang terlapor diduga melakukan tindak pidana UU ITE yakni dengan mencemarkan nama baiknya.

"Perkara pencemaran nama baik melalui media elektronik, terlapornya adalah Ronny Talapessy SH, korbannya adalah Deolipa Yumara karena saya dicemarkan nama baik saya di media elektronik," ungkapnya. 

Olip menuturkan terlapor diduga kerap melayangkan aksi pencemaran nama baiknya melalui video yang diunggah pada sejumlah media. Kata dia, terdapat tiga poin utama yang menyebabkan mantan Pengacara Bharada E itu melaporkan Ronny Talapessy.  

Salah satunya berupa tudingan Ronny yang menyebut Olip dan pihaknya kerap manggung dibanding menjalankan tugasnya saat menjadi Pengacara dari Bharada E.   

"Pertama bikin Eliezer enggak tenang, kedua sibuk manggung, ketiga sibuk nemuin media buat konpers," ungkapnya.   

Adapun dalam laporan tersebut pasal yang dikenakan terhadap terlapor yakni Pasal 27 Ayat 3 UU ITE. (rka/ind)

Jangan Lupa Tonton dan Subscribe tvOneNews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dirut PT MMS Jadi Tersangka Kasus Dugaan Under Invoicing Ekspor Sawit, Langsung Ditahan

Dirut PT MMS Jadi Tersangka Kasus Dugaan Under Invoicing Ekspor Sawit, Langsung Ditahan

Dittipidter Bareskrim Polri menetapkan tersangka terhadap Direktur Utama PT Mitra Mentari Sentosa (MMS), Whu Zeng Xie, dalam kasus dugaan manipulasi data ekspor minyak turunan sawit melalui modus under invoicing.
Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit, Bareskrim Geledah 87 Kontainer di Tanjung Priok dan Sita 300 Dokumen

Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit, Bareskrim Geledah 87 Kontainer di Tanjung Priok dan Sita 300 Dokumen

Penyidikan dugaan manipulasi data ekspor produk turunan kelapa sawit memasuki babak baru.
Bareskrim Polri Bongkar Kontainer Terkait Dugaan Under Invoicing di Pelabuhan Tanjung Priok

Bareskrim Polri Bongkar Kontainer Terkait Dugaan Under Invoicing di Pelabuhan Tanjung Priok

pemeriksaan 87 kontainer milik PT Mitra Mentari Sentosa, dan sejumlah dokumen ini guna pembuktian dugaan pelanggaran dalam kegiatan ekspor yang saat ini tengah didalami oleh penyidik.
Korps Garda Revolusi Islam Iran Diduga Serang Kapal Kargo Singapura

Korps Garda Revolusi Islam Iran Diduga Serang Kapal Kargo Singapura

Sebuah kapal kargo berbendera Singapura di Selat Hormuz, diduga diserang oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran. Hal ini diungkap laporan The Wall Street Journal, Kamis, mengutip sejumlah pejabat dan pelaut AS.
Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Presiden ke-7 Joko Widodo memulai blusukan dan bertemu warga hari ini, Jumat (26/06/2026). Berangkat dari Bandara Adi Soemarno Solo menuju Lampung, dia nampak mengenakan topi dan kemeja berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Rupiah Melemah Hampir ke Rp 18.000 Meski Pemerintah Tebar Optimisme soal Pasokan Minyak & Ekonomi RI

Rupiah Melemah Hampir ke Rp 18.000 Meski Pemerintah Tebar Optimisme soal Pasokan Minyak & Ekonomi RI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup menguat pada perdagangan hari ini pada Jumat (26/6/2026).

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2026 antara Turki vs Amerika Serikat (AS) yang bertempat di Stadion Los Angeles, AS, pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Disebutkan sebanyak 28 akses gerbang tol di Jakarta masuk dalam skema ganjil genap yang berlaku setiap hari kerja. Jadwalnya dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.
Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf pada Kamis menolak klaim Amerika Serikat bahwa aset Teheran yang dibekukan dan telah dicairkan akan digunakan untuk membeli produk pertanian Amerika.
Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Ketua ARUKKI mengatakan gugatan tersebut diajukan sebagai bentuk kritik terhadap belum rampungnya penanganan perkara dugaan korupsi yang menjerat Firli Bahuri.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Sejumlah zodiak pada 27 Juni 2026 diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pemasukan ekstra, bonus, hingga kesempatan bisnis yang menjanjikan.
DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono merespons ucapan Presiden RI, Prabowo Subianto terkait TNI di Indonesia mengurusi sektor pertanian.
Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Gempa bumi dahsyat melanda Venezuela pada Kamis (25/6/2026) hingga dilaporkan menelan ratusan korban jiwa.
Selengkapnya

Viral