News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deolipa Yumara Bongkar Motif Ferdy Sambo di Semarang: Propaganda dan Fitnah dari Kuat Maruf Terhadap Brigadir J Karena..

Eks Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara Bongkar Motif Ferdy Sambo di Semarang: Propaganda dan Fitnah dari Kuat Maruf Terhadap Brigadir J Karena..Rabu 24/8/2022
Rabu, 24 Agustus 2022 - 09:23 WIB
Eks Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta - Eks Pengacara Bhayangkara Dua Ricard Eliezer atau Bharada E,  Deolipa Yumara bongkar motif ferdy Sambo di Semarang yang selama ini masih menjadi misteri dan teka-teki karena Putri Candrawathi belum juga berbicara, yang seharusnya menjadi saksi kunci.

Kasus yang telah bergulir selama sebulan terakhir ini telah menyita perhatian publik dan Presiden Jokowi menghimbau kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo agar kasus diusut tuntas hingga ke akar, tanpa ada yang ditutup-tutupi agar Polri kembali meraih kepercayaan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deolipa Yumara Bongkar Motif Ferdy Sambo di Semarang: Propaganda dan Fitnah dari Kuat Maruf Terhadap Brigadir J Karena..

Deolipa Yumara, Eks Pengacara Bharada E yang baru bekerja lima hari mendampingi kliennya, lalu secara mengejutkan dicabut kuasanya selaku Pengacara, yang sekarang digantikan oleh Ronny Talapessy, ditunjuk langsung oleh Bareskrim Polri.

Deolipa Yumara hadir sebagai narasumber di Catatan Demokrasi TvOne menceritakan soal motif Pembunuhan Brigadir J dan peristiwa di Magelang.

"Pertama saya sempat sebut Yoshua bukanlah LGBT, yang kedua Eliezer bukanlah LGBT dan ketiga Ferdy Sambo adalah biseksual, saya klaim itu."

"Motif sebenarnya adalah karena Si Kuat, orang sipil tetapi  ingin berkuasa di polisi, dia (Kuat Maruf) selalu berantem dengan Yoshua karena dia pengen dianggap oleh Sambo sebagi orang yang pertama menjaga Sambo." ungkapnya

"Sehingga timbul-lah propaganda-propanda si Kuat bikin cerita tentang Yoshua segala macam,"

"Kan dia bikin (sampaikan) propaganda ke Sambo, karena Sambo psikopat dia terima telpon, marah dia." paparkannya.

Eks Pengacara Bharada E ini tidak menjelaskan dari mana informasi yang di dapatkan mengenai kemungkinan motif, saat minta dikonfirmasi dan disinggung oleh Host TvOne.

Deolipa, menambahkan bahwa Kuat Maruf melaporkan dan memberi informasi kepada bosnya yakni Irjen Ferdy Sambo tentang perlakuan Yoshua Hutabarat, yang tidak sesuai fakta, hanya karangan dan fitnah.

"Ini yang namanya fitnah, jadi sumber persoalan pertama adalah fitnah yang kuat yang disampaikan kepada Sambo, Sambo yang kadang-kadang psikopat, dia panik merasa cemburu banget,timbullah niat busuknya karena kepalanya udah nggak bisa posisi normal," ungkapnya.

Deolipa menyampaikan awal mula motif yakni berawal dari perkataan dan omongan dari Kuat Maruf yang iri dengan menyampaikan informasi kepada Ferdy Sambo hingga menimbulkan kemarahan.

"Omongan si Kuat Maruf, Si Kuat ini kan karena iri sama Si Yoshua dan Eliezer sama polisi-polisi disana, akhirnya dia rancang suatu cerita-cerita jahat namanya fitnah, makanya sumber dari persoalan ini adalah fitnah." ujarnya.

Lebih lanjut, Deolipa melalui analisanya mengungkapkan bahwa ada kecemburuan dari Kuat Maruf (KM) kepada para ajudan terutama Brigadir J.

Menurut, Deolipa menyebutkan karena (KM) adalah orang sipil, ingin nomor satu lebih didengarkan oleh bosnya, sehingga tidak mau kalah karena merasa orang lama bawaan Ferdy Sambo. akhirnya buatlah dia propaganda dan fitnah mengarah ke mendiang Brigadir Yoshua.

Wakil Ketua LPSK ungkap ada gesekan antara Brigadir J dengan Kuat Maruf di Magelang

Edwin Partogi Pasaribu, Wakil Ketua LPSK hadir sebagai narasumber di Acara Fakta TvOne mengemukakan beberapa hal yang kini mulai terkuak ke publik. salah satunya adalah peristiwa yang terjadi di Magelang. 
Hal senada disampaikan Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi menyebutkan bahwa suatu peristiwa di Magelang terjadi keributan dan cekcok dari asisten rumah tangga atau sopir dari Putri Candrawathi yang bernama Kuat Maruf dengan Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat. "Di Magelang ada peristiwa di tanggal 7 Juli, dimana ada keributan mulut antara Kuat Ma'ruf dan Yoshua, apa yang diributkan jangan saya bilang, tapi ada sesuatu," ucapnya.

Pada saat terjadinya cekcok di rumah pribadi Ferdy Sambo di Magelang, Putri Candrawathi sedang berada di Lantai 2, sedangkan Kuat Maruf dan Yoshua berkonflik di lantai 1, yang saat itu sempat dipisahkan dan dileraikan oleh Bharada E atau Richard Eliezer. 

Edwin Partogi menuturkan bahwa pada saat kejadian cekcok atau gesekan berlangsung, Irjen Ferdy Sambo sudah terlebih dahulu pulang ke Jakarta pada tanggal 7 saat subuh. 

Lebih lanjut, Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu tak menjelaskan apa yang sumber pertengkaran antara tersangka Kuat Ma'ruf dengan Brigadir Yoshua Hutabarat.

Atas dasar itu semua, belakangan terungkap sosok yang selama ini mengancam membunuh Brigadir J dari 'Skuad Lama'. Komnas HAM mengungkap saat sehari sebelum insiden pembunuhan Brigadir J diancam oleh Kuat Maruf di Semarang. 

Saat ini, Kuat Maruf sudah ditetapkan sebagai salah satu tersangka pembunuhan Brigadir J. Tersangka lainnya antara lain Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, Brigadir RR dan Putri Candrawathi.  

Diketahui dalam kasus kematian Brigadir J saat ini Polri saat ini sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Irjen Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf serta Putri Candrawathi.(ind)

Jangan Lupa Tonton dan Subscribe tvOneNews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Usai Kalahkan Singapura, Meski Menang namun Ranking Garuda di FIFA Malah Turun Gara-gara Ini

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Usai Kalahkan Singapura, Meski Menang namun Ranking Garuda di FIFA Malah Turun Gara-gara Ini

Timnas Indonesia mendapat tambahan poin setelah menang atas Singapura. Namun, posisi Garuda di ranking FIFA justru turun satu tingkat.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Bukan Lagi Megatron, Ini Panggilan Khusus Megawati Hangestri dari Rookie Hyundai Hillstate

Bukan Lagi Megatron, Ini Panggilan Khusus Megawati Hangestri dari Rookie Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri mulai menunjukkan kedekatan dengan para pemain muda Hyundai Hillstate. Salah satu rookie bahkan memiliki panggilan khusus sejak Mega gabung.
Harga Emas Antam Hari Ini 26 September 2026 Rp2.613.000 per Gram, Naik Rp23.000

Harga Emas Antam Hari Ini 26 September 2026 Rp2.613.000 per Gram, Naik Rp23.000

Harga emas Antam hari ini 26 September 2026 terpantau berada di angka Rp2.613.000 per gram.
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) 50 Perwira Tinggi (Pati) dan 4 PNS Polri.
Kebakaran Hanguskan Ruang BK dan Perpustakaan SMP Negeri 2 Perak Jombang

Kebakaran Hanguskan Ruang BK dan Perpustakaan SMP Negeri 2 Perak Jombang

Kebakaran melanda SMP Negeri 2 Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (26/9) dini hari.

Trending

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Erick Thohir bangga Indonesia menjadi tuan rumah perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Kebanggaan makin lengkap setelah Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura
Selengkapnya

Viral