GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Foto Brigadir J Disuruh Setrika Baju Anak-Anak Irjen Ferdy Sambo, Jadi Sorotan Netizen: Miris, Gak Bisa Sewa ART?

Jakarta –  Viral Foto Brigadir J Disuruh Setrika Baju Anak-Anak Irjen Ferdy Sambo, Jadi Sorotan Netizen: Miris, Gak Bisa Sewa ART? jagat maya mendadak dihebohkan dengan beredarnya foto Yosua yang sedang menyetrika baju anak-anak Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Rabu, 24 Agustus 2022 - 15:27 WIB
Brigadir J sedang menyetrika baju anak-anak Ferdy Sambo
Sumber :
  • Twitter @miduk17

Jakarta –  Viral Foto Brigadir J Disuruh Setrika Baju Anak-Anak Irjen Ferdy Sambo, Jadi Sorotan Netizen: Miris, Gak Bisa Sewa ART

Kasus pembunuhan Brigadir J masih bergulir hingga saat ini, jagat maya mendadak dihebohkan dengan beredarnya foto Yosua yang sedang menyetrika baju anak-anak Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebuah akun media sosial Twitter @miduk17 mengunggah tangkapan layar percakapan Whatsapp Putri Candrawathi.

¨Seorang Brigadir J bahkan membantu menyetrika baju anak2 Ferdy Sambo

Bu Putri bahkan minta izin kepada orang tua Brigadir J agar dijadikan sbg anak angkat

Kira2 SETAN apa yang membuat Sambo menembak Brigadir J padahal mereka sebegitu dekatnya dan Birgadir J begitu BAIK?¨ tulis akun Twitter tersebut pada Senin (22/8/2022).

Dalam unggahan tersebut, terlihat foto Brigadir J yang mengenakan kaos berwarna abu-abu sedang duduk di depan meja sambil menyetrika baju berwarna putih yang diduga milik anak-anak Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Beredarnya foto Brigadir Yosua tersebut pun langsung menjadi sorotan netizen dan menuai banyak komentar. Banyak yang menilai betapa jahatnya Sambo dengan sosok Brigadir J yang baik dan rajin itu.

¨Ini tuh mereka gasanggup nyewa ART atau semacam ospek para ajudan? Miris banget litanya,¨ kata netizen.

¨Katanya horang kayah… Masa ga bisa bayar art beneran, kesian atuh ajudan nyetrika baju,¨ tulis netizen.

¨Lho...emang ajudan smpe setrika segala? Dan lagi baju2 anknya.... Gw kira...ajudan itu cm ngawal....gk lebih,¨ komentar netizen.

Bharada E Dikibuli Irjen Ferdy Sambo, Pernah Diimingi Janji Ini…

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mengungkap alasan Bharada E ubah kesaksian dan membuka fakta tentang kematian Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo.

Menurut Listyo Sigit hal tersebut lantaran Ferdy Sambo yang berjanji akan memberikan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas kasus yang menjerat Bharada E.

Kpaolri juga mengatakan bahwa keputuasan Bharada E mengubah kesaksiannya saat sehari sesudah ia ditetapkan tersangka pembunuhan Brigadir J.

"Saat itu saudara Richard menyampaikan bahwa melihat almarhum Yosua terkapar bersimbah darah dan saudara FS berdiri di depan memegang senjata, lalu diserahkan kepada saudara Richard. Timsus melapor kepada saya dan saya minta untuk menghadapkan saudara Richard secara langsung. Kita tanyakan kenapa yang bersangkutan mengubah," ujar Kapolri dalam rapat dengan Komisi III DPR RI Rabu (24/8/2022).

Sigit melanjutkan, Bharada E memutuskan mengubah kesaksian lantaran Ferdy Sambo yang tak menepati janjinya untuk memberikan SP3 kepadanya.

"Richard mendapatkan janji dari saudara FS untuk membantu melakukan atau memberikan SP3 terhadap kasus yang terjadi, namun faktanya nyatanya Richard tetap menjadi tersangka. Sehingga atas dasar tersebut Richard menyampaikan akan mengatakan atau memberikan keterangan secara jujur dan terbuka," lanjutnya.

Setelah mengubah kesaksian itu, Bharada E memutuskan untuk meminta pengacara baru dan tidak mau bertemu dengan Ferdy Sambo.

Begini Detik-Detik Kematian Brigadir J

Sebelumnya, Muhammad Burhanuddin selaku pengacara Bharada E mengungkapkan detik-detik sebelum penembakan Brigadir J, saat itu Irjen Ferdy Sambo yang berada di TKP memerintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir J dalam posisi jongkok.

“Pada saat di TKP, mereka berempat sudah di dalam dan Riki disuruh panggil Yoshua. Begitu masuk di TKP, kemudian disuruh jongkok (Brigadir J). Informasi dari Bharada E yang suruh Brigadir J jongkok adalah si bosnya, ya seorang atasannya di sana (Ferdy Sambo),” beber Pengacara Bharada E, M Burhanuddin di acara Indonesia Lawyers Club seperti yang dikutip tvonenews.com, Sabtu (13/8/2022). 

Jadi, ia sebutkan, yang berada di dalam tempat kejadian itu termasuk Brigadir J dan yang lainnya saat ini sudah jadi tersangka semua. Namun, Ibu PC pada saat kejadian ada di dalam tetapi bukan di tempat kejadian melainkan berada di dalam kamar. 

Burhanuddin menambahkan, dari informasi yang didapatnya, di dalam tempat kejadian tersebut ada Ferdy Sambo (FS), Riki, Bharada E dan Almarhum Yoshua. 

Selanjutnya, saat disinggung apakah Brigadir J dieksekusi saat jongkok? Pengacara Bharada E itu beberkan, sebelum dieksekusi, rambut Brigadir J sempat dipegang, lalu Bhrada E diperintahkan untuk menembak Brigadir Yoshua. 

“Katanya (Bharada E), diapakan dulu rambutnya (Brigadir J) gitu, lalu Bharada E diperintahkan untuk menembak. Woy tembak, tembak, tembak gitu,” ungkap M Burhanuddin.  

Kemudian, ketika ditanya siapa yang pengang rambut Brigadir J, Burhanuddin katakan si bosnya (Ferdy Sambo) yang pegang rambutnya Brigadir J, dengan pengertian rambut Brigadir Yoshua dijambak. Namun, ia tegaskan untuk proses selanjutnya tidak diceritakan lagi oleh Bharada E.  

Sambungnya menuturkan, pelaku yang menembak sudah dituangkan di BAP dan saat ini sedang dalam penyelidikan pada saksi satu lagi. Ia juga berasumsi jika sudah dapat keterangan dari saksi satu lagi, bisa jadi nantinya dapat ketahuan yang menembak satu orang atau dua orang.

Nah, ia sebutkan, sementara ini yang dipublis pelaku penembakan Brigadir J hanya satu orang, yakni Bhrada E, dan hal itu menurut pengakuan Bhada E yang menjadi penembak pertama.  

“Dia (Bharada E) bilang ada, tapi dia belum tuntas juga,” kata Burhanuddin saat ditanya apakah ada orang lain yang menembak Brigadir J selain Bharada E.  

“Cuman dia (Bharada E) bilang, dia orang pertama yang disuruh bembak. Dia tiga kali menembak,” tuturnya. Selanjutnya, disinggung tentang Bharada E mengetahui motif perintah penembakan itu. Dirinya katakan, Bharada E belum buka suara soal itu. 

“Cuma dia hanya bilang ada peristiwa yang dari Magelang. Cuma itu aja dia bilang gitu,” pungkasnya

Kuat Ma´ruf Pergoki Brigadir J Gendong Putri Candrawathi

Adapun Irjen Ferdy Sambo kini resmi jadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J atau Brigadir Yosua. Selain Sambo, KM alias Kuat Maruf yang merupakan asisten rumah tangga juga terseret jadi tersangka, bersama dengan Bripka RR dan Bharada E.

Hingga kini motif pembunuhan yang diperintah Irjen Ferdy Sambo masih menjadi teka-teki namun muncul fakta baru yang diduga menjadi alasan Sambo untuk menghabisi nyawa ajudannya sendiri, Brigadir J.

Sebelumnya, Kuat Maruf mengaku memergoki langsung tindakan tak lazim yang dilakukan antara nyonya dan seorang ajudan.

Menurut pengakuan Kuat Maruf, Brigadir J kala itu tiba-tiba mendekati Putri Candrawathi istri Irjen Ferdy Sambo.

Adapun Brigadir J, menurut Kuat Maruf, berupaya membopong Putri sambil berkata 'jangan di sini dong'. Kuat Maruf mengaku menyaksikan langsung peristiwa itu.

Saat itu, Kuat Maruf mengaku langsung terkejut dan meneriaki Brigadir J untuk tidak menggendong Putri. "Kamu siapa. Nggak ada yang angkat-angkat Ibu".

Menurut pengakuannya di depan penyidik, Kuat belum melaporkan peristiwa itu ke Irjen Ferdy Sambo.

Selanjutnya pada Kamis (7/7/2022), Kuat Maruf kembali memergoki Brigadir J sedang berada di kamar Putri Candrawathi di lokasi yang sama. 

Adapun Kuat Maruf kemudian melaporkan hal itu ke Brigadir Ricky Rizal yang langsung menyita pistol HS 9 dan senjata laras panjang milik Brigadir J. (ree/rka)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Video Penumpang KRL Tangannya Kejepit Pintu, Netizen Malah Salfok Sama Barang yang Digenggam

Viral Video Penumpang KRL Tangannya Kejepit Pintu, Netizen Malah Salfok Sama Barang yang Digenggam

Banyak kejadian tak terduga ditemukan saat bertransportasi umum, seperti naik KRL (Commuter Line). Viral video penumpang tangannya kejepit tapi bikin salfok
Prabowo Pimpin Rapat Karhutla di Palangkaraya, Kerahkan 1.500 Personel TNI dan 6 Helikopter

Prabowo Pimpin Rapat Karhutla di Palangkaraya, Kerahkan 1.500 Personel TNI dan 6 Helikopter

Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangkaraya Kalimantan Tengah, Sabtu (22/8/2026). Untuk diketahui, Presiden Prabowo tiba di
Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: Amri/Nita Gagal Menembus Partai Final, Bawa Pulang Medali Perunggu dari New Delhi

Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: Amri/Nita Gagal Menembus Partai Final, Bawa Pulang Medali Perunggu dari New Delhi

Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026 sektor ganda campuran antara wakil Indonesia terakhir, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menghadapi Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.
Pemerintah Mulai Bangun Sarana Belajar Darurat bagi Anak Korban Gempa Bumi di Flores

Pemerintah Mulai Bangun Sarana Belajar Darurat bagi Anak Korban Gempa Bumi di Flores

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus menggenjot pemenuhan sarana belajar darurat bagi anak-anak terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Wakil Ketua DPRD DKI Dukung Revisi Perda Pengendalian Pencemaran Udara

Wakil Ketua DPRD DKI Dukung Revisi Perda Pengendalian Pencemaran Udara

Organisasi swadaya masyarakat Bicara Udara, dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino membahas pentingnya Raperda Pengendalian Pencemaran Udara sebagai
Lensa Berbicara: Perpres Ojol Ditargetkan Terbit Akhir Agustus 2026

Lensa Berbicara: Perpres Ojol Ditargetkan Terbit Akhir Agustus 2026

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) melintas di Jalan Jenderal Gatot Subroto, kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (22/8/2026). Pemerintah bersama DPR

Trending

Tak Sekadar Lomba 17-an, Polda Metro Jaya Hadirkan Beragam Layanan untuk Ribuan Mitra Ojol dan Komunitas Motor

Tak Sekadar Lomba 17-an, Polda Metro Jaya Hadirkan Beragam Layanan untuk Ribuan Mitra Ojol dan Komunitas Motor

Suasana perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia terasa meriah di Gedung Promoter, Polda Metro Jaya, pada Sabtu (22/8/2026).
Al Riyadh vs Al Nassr 0-4: Cristiano Ronaldo Jadi Penentu Kemenangan Faris Najd

Al Riyadh vs Al Nassr 0-4: Cristiano Ronaldo Jadi Penentu Kemenangan Faris Najd

Tampil dominan sepanjang laga, skuad Al Nassr tanpa kesulitan berarti sukses meredam perlawanan Al Riyadh yang tampil tertekan di hadapan pendukungnya sendiri.
Viral Video KDM Datang ke NTT, Gubernur Jawa Barat Itu Membawa Bantuan Rp4 Miliar hingga Turunkan Tim Relawan

Viral Video KDM Datang ke NTT, Gubernur Jawa Barat Itu Membawa Bantuan Rp4 Miliar hingga Turunkan Tim Relawan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membagikan videonya datang ke NTT. Videonya pun viral di medsos, KDM terbang bersama Wali Kota Depok
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 23 Agustus 2026: Ada yang Dapat Rezeki Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 23 Agustus 2026: Ada yang Dapat Rezeki Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 23 Agustus 2026: Ada yang mendapatkan rezeki tak terduga. Ada zodiakmu?
Daftar Fakultas yang Dijual Rp50-500 Juta oleh Rektor Unsoed dan Anak Buahnya

Daftar Fakultas yang Dijual Rp50-500 Juta oleh Rektor Unsoed dan Anak Buahnya

Taufik menegaskan dugaan korupsi tersebut tidak hanya terkait "jual beli" kursi Fakultas Kedokteran (FK) jalur mandiri, tapi ada juga fakultas lainnya yaitu..
Maulid Nabi Boleh Dirayakan atau Tidak? Begini Penjelasan Tegas Ustaz Adi Hidayat

Maulid Nabi Boleh Dirayakan atau Tidak? Begini Penjelasan Tegas Ustaz Adi Hidayat

Berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, boleh atau tidak? Begini penjelasannya.
Genjot Pencegahan, Polres OKU Timur Gandeng Pemda Bentuk Posko Karhutla

Genjot Pencegahan, Polres OKU Timur Gandeng Pemda Bentuk Posko Karhutla

Polres OKU Timur terus melakukan serangkaian langkah dalam memitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau ini.
Selengkapnya

Viral