News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua IPW Klarifikasi Soal Dugaan Aliran Dana Ferdy Sambo ke Anggota DPR: Itu Slip of The Tongue

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso klarifikasi soal dugaan aliran dana Ferdy Sambo ke anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Kamis, 25 Agustus 2022 - 16:38 WIB
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso
Sumber :
  • Tim Tvonenews/Syifa Aulia

Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mengklarifikasi soal dugaan aliran dana dari Ferdy Sambo kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia.

Hal itu ia katakan seusai memenuhi panggilan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI untuk mengklarifikasi pernyataannya mengenai adanya dugaan aliran dana Ferdy Sambo kepada anggota DPR

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui sebelumnya dalam sebuah media daring pada 15 Agustus 2022 lalu, Sugeng sempat menyebut ada informasi mengenai pengucuran dana besar-besaran oleh eks Kadiv Propam Ferdy Sambo.

Hal itu menurut Sugeng diduga kuat untuk memuluskan skenario yang dibuat oleh salah satu tersangka dugaan pembunuhan berencana terhadap ajudannya tersebut yakni Brigadir J.

Sugeng sebelumnya menyebut bahwa pihaknya mendapat informasi mengenai adanya dugaan dana yang mengalir ke sah satu anggota DPR tapi hal itu belum terkonfirmasi.

"Saya diwawancarai itu saat sedang menyetir mobil. Nah saat ditanya apakah benar ada aliran dana ke dpr? Karena saya sudah nyatakan lebih dulu pada media lain, saya bilang dugaan. Tapi di dalam suara saya slip of the tongue,"papar Sugeng pada awak media di komplek parlemen Senayan, Kamis , (25/8/2022).

"Saya katakan ada aliran dana ke DPR. Tapi dalam satu tarikan napas berapa detik saya sadar. Oh enggak itu dugaan lho ya, jangan dibilang saya menuduh," imbuhnya.

Sugeng pun meminta pada awak media yang mewawancarainya untuk memperhatikan apa yang dia ucapkan. Namun setelah wawancara, media tersebut menerbitkan berita dengan judul "Ungkap Operasi Sebar Dana Ferdy Sambo Muluskan Skenario Kematian Brigadir J, IPW: Ada Informasi DPR juga Dapat".

"Perhatikan ya nanti kalau rekaman suara itu terdengar. Dan saya pikir sudah tidak ada masalah. Nah media itu kemudian memunculkan dalam bentuk berita online bahwa DPR menerima aliran dana. Saya kaget ya karena sudah direspon," jelas Sugeng.

Dua hari kemudian, pada 17 Agustus Sugeng pun membuat klarifikasi keterangan pers  bahwa tidak ada aliran dana yang terjadi pada anggota DPR dari Ferdy Sambo.

"Tanggal 17 saya kemudian membuat rilis ya, tolong diperhatikan tanggal 17 saya membuat rilis kepada semua media. Saya klarifikasi tidak ada aliran dana kepada DPR, ya ini saya tegaskan tidak ada aliran dana kepada DPR," tandas Sugeng.

Diketahui pada hari ini DPR RI telah mengundang Indonesia Police Watch (IPW) dan Menko Polhukam Mahfud MD terkait pernyataan kasus Ferdy Sambo yang menghubungi sejumlah pihak untuk memuluskan skenarionya dalam dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J.

Dari hasil rapat diyakini  bahwa tidak ada anggota DPR yang terlibat dalam perencanaan pembunuhan Brigadir J maupun yang membantu memuluskan skenario Sambo. 

"Jadi clear, tidak ada anggota DPR terlibat. Kasus ditutup," ujar Ketua MKD Aboe Bakar Al Habsyi, Kamis, (25/8/2022). 

Ketua IPW Ungkap Ada Penyerangan

Diberitakan sebelumnya, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mengungkapkan adanya upaya penyerangan balik yang dilakukan oleh Irjen Ferdy Sambo dan komplotannya kepada mereka yang mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J, Kamis (18/8/2022).

Buntut kasus pembunuhan terhadap Brigadir J yang menyeret Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka, Ketua IPW Sugeng Teguh bahkan kini mengaku mendapatkan informasi adanya sejumlah anggota polisi yang mengintai dirinya.

Hal tersebut ia sampaikan dalam wawancara program TvOne: Apa Kabar Indonesia Pagi. ¨IPW mendapatkan informasi bahwa ada upaya-upaya ´perlawanan´ kepada timsus,” ungkapnya.

Mereka, kata Sugeng, menyerang kepada pribadi-pribadi yang bertugas di tim khusus melalui satu pendiskreditan nama baik.

“Ada informasi masuk dan ada sedikit data pada kami (IPW), tapi terkait pihak lain yang kemudian diajak, kita hanya bisa membaca dari infromasi lain juga yaitu terkait peristiwa tanggal 3 Agustus,” katanya.

Dirinya memastikan perlawanan balik yang dilakukan oleh simpatisan Ferdy Sambo berasal dari kalangan polisi.

Menurut data yang ia pegang, ada sebanyak 20 orang yang melakukan pergerakan.

“Jadi pada hari itu, ketika saya mendapat informasi bahwa ada pemantauan terhadap FS sebelum hari Sabtu itu diperiksa, ada pergerakan 20 orang di luar kendali pimpinannya terlibat dalam komunikasi mendukung FS, ini polisi ya bukan warga sipil,” kata Ketua IPW ini.

Sugeng kemudian menyebut bahwa upaya perlawanan ini juga terjadi padanya, bahkan sampai hari ini. Meski enggan mengonfirmasi secara detail, Sugeng memastikan dirinya dalam intaian.

“Saya mendapat informasi terhadap saya bahwa ada juga orang yang sedang katakan mengintai, saya serahkan kepada Tuhan saja,” tukasnya.

IPW Bongkar Kebobrokan Para Petinggi Polisi: Mulai Urusan Perempuan hingga Praktik Perlindungan Judi dan Narkoba, Uang Ratusan Miliar Beredar di Bisnis Haram Ini

Sebelumnya, Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso membongkar sejumlah kebobrokan para petinggi polisi, mulai urusan perempuan hingga praktik perlindungan judi dan narkoba. Hal tersebut ia ungkap dalam rangka membeberkan motif di balik pembunuhan Brigadir J oleh mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Sugeng menyebut IPW mengantongi lima motif pembunuhan Brigadir J yang terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo. Empat di antaranya merupakan perkara perempuan atau seksual, sedangkan satu sisanya berkaitan dengan urusan perjudian dan narkoba.

"IPW mendapatkan lima isu tapi empat itu memang terkait dengan soal urusan seksual," ungkap Sugeng dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi Tvone, Kamis (11/8/2022).

Kendati demikian Sugeng tidak berkenan merinci motif seksual yang berhasil dihimpun IPW. Ia menyebut Menko Polhukam Mahfud MD juga sempat menyinggung perkara tersebut.

"(Dari) empat (motif) itu kan sudah tiga (motif) disebutkan Pak Mahfud (Menko Polhukam) dan satu (motif) informasinya (juga) terkait soal seksual yang satu lagi boleh saya buka ini. Tapi yang seksual tidak mau saya buka karena ini tentang aib," katanya.

Menurut Sugeng, persoalan perempuan atau seksual merupaka perkara yang kerap menjangkiti para petinggi polisi. "IPW mendapat kesimpulan betapa rapuhnya kondisi psikologis seorang PJU (Pejabat Utama) terutama Sambo ini. Memegang kekuasaan yang besar tetapi kondisinya rapuh," jelasnya. 

Ia kembali menambahkan bahwa perkara seksual ini sudah banyak menjangkiti para petinggi polisi, bukan hanya Ferdy Sambo.

"Urusan wanita, rapuh sekali pimpinan-pimpinan Polri ini. Sudah banyak, bukan hanya beliau. Tapi sebelumnya (juga). Ini menjadi catatan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain persoalan seksual, IPW mengantongi catatan adanya praktik perlindungan perjudian dan peredaran narkoba oleh oknum di tubuh Polri. Hal itu pula yang melatarbelakangi terbunuhnya Brigadir J.

"Yang satu lagi praktik-praktik perlindungan judi, narkoba, pengiriman uang-uang yang besar sampai ratusan miliar ini. Isu yang masuk ke IPW bahwa Yosua ini akan membuka informasi tentang itu," ucapnya. (pag/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ancaman Besar dari KNVB: 133 Laga Terancam Diulang Gara-Gara Kasus Dean James?

Ancaman Besar dari KNVB: 133 Laga Terancam Diulang Gara-Gara Kasus Dean James?

Masalah paspor bermula ketika NAC Breda menuding Dean James sebagai pemain ilegal dalam pertandingan melawan Go Ahead Eagles. Meski sudah diputuskan hasilnya ternyata
Timnas Indonesia Dapat Kabar Menyenangkan, Media Vietnam Sebut Garuda Bakal Keuntungan Besar di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Dapat Kabar Menyenangkan, Media Vietnam Sebut Garuda Bakal Keuntungan Besar di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia disebut bakal dapat dua keuntungan besar di FIFA ASEAN Cup 2026. Begini kata media Vietnam.
Kabar Jim Croque: Striker Eropa Keturunan Jawa yang Pernah Dipanggil Timnas Indonesia Era STY, Kini Jadi Top Skor Ketiga Klub Belanda

Kabar Jim Croque: Striker Eropa Keturunan Jawa yang Pernah Dipanggil Timnas Indonesia Era STY, Kini Jadi Top Skor Ketiga Klub Belanda

Melihat kabar terbaru Jim Croque, striker keturunan yang pernah dipanggil ke Timnas Indonesia dan kini menunjukkan performa menjanjikan bersama NEC Nijmegen.
Sidak Tambang Batu Kapur Karawang, Dedi Mulyadi Heran Dulu Minta Ditutup tapi Kini Harap Dibuka Lagi: Saya Gak Suka

Sidak Tambang Batu Kapur Karawang, Dedi Mulyadi Heran Dulu Minta Ditutup tapi Kini Harap Dibuka Lagi: Saya Gak Suka

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) bingung warga Desa Tamansari, Pangkalan, Karawang minta perizinan tambang batu kapur untuk pabrik semen dibuka lagi.
Siapa Nazlatan Ukhra? Sosok Politisi Muda yang Viral Usai Kritik Pedas Sherly Tjoanda

Siapa Nazlatan Ukhra? Sosok Politisi Muda yang Viral Usai Kritik Pedas Sherly Tjoanda

Profil Nazlatan Ukhra Kasuba, politisi muda yang viral usai kritik keras Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Simak biodata, karier, hingga kontroversinya.
Program Legendary Culinary Hadir di KA Sangkuriang

Program Legendary Culinary Hadir di KA Sangkuriang

PT KAI (Persero) resmi meluncurkan Kereta Api Sangkuriang pada 1 Mei 2026 yang melayani rute langsung Bandung – Ketapang, Banyuwangi PP.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut pernyataan Amien Rais soal Seskab Teddy Indra Wijaya dan Presiden Prabowo begitu menyedot perhatian dan komentar dari berbagai elite politik hingga tuai
Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Kepergian dr Myta kini memunculkan pertanyaan besar. Kabar meninggalnya yang beredar luas pada Jumat (1/5/2026) di media sosial memicu reaksi publik dan desakan
Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Mengawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Gara-gara Hal Ini

Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Mengawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Gara-gara Hal Ini

Jakarta Pertamina Enduro mengungkapkan alasan dibalik keputusan Megawati Hangestri akhirnya mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk ajang internasional.
Erick Thohir Tiba-tiba Bertemu dengan Sekjen KNVB, Bahas Laga Uji Coba Timnas Indonesia Vs Belanda di FIFA Matchday Juni 2026?

Erick Thohir Tiba-tiba Bertemu dengan Sekjen KNVB, Bahas Laga Uji Coba Timnas Indonesia Vs Belanda di FIFA Matchday Juni 2026?

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir tiba-tiba bertemu dengan Sekjen KNVB Gijs de Jong jelang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang. Ada pembahasan Timnas Indonesia vs Belanda?
Selengkapnya

Viral