Wagub DKI Jakarta Janji akan Koordinasi dengan Pemerintah Pusat Terkait Kenaikan Tarif BBM
- Julio Trisaputra/tvOne
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berjanji akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kenaikan tarif BBM.
"Nanti Pemprov DKI Jakarta akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, semua stakeholder yang ada, bagaimana kami menyikapi ini secara baik," jelas Riza saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2022).
Dia mengungkapkan kenaikan tarif BBM ini mempengaruhi seluruh sektor, tak pelak angkutan hingga logistik.
Namun, mewakili pihak Pemprov DKI Jakarta, Riza berharap kenaikan tarif BBM tidak terlalu besar dan masih dapat dijangkau oleh masyarakat, khususnya Jakarta.
"Tentu juga nanti akan ada upaya penyesuaian harga. Memang ini menjadi berat bagi semua, hampir pasti ada kenaikan harga. Namun, kami harapkan kenaikan harganya tidak besar sehingga masih dapat dijangkau oleh warga Jakarta khususnya," tutur Riza.
Riza meminta warganya agar menyikapi polemik yang terjadi secara bijak dan menghindari konflik yang berakibat dengan unjuk rasa anarkis.
"Jadi hati-hati semuanya dan kita berharap sikapi secara baik, secara bijak. Jangan sampai ada unjuk rasa yang berujung anarkis," katanya.
Sebagai informasi, pemerintah memutuskan kenaikan harga BBM mulai 3 September 2022 pukul 14.30 WIB.
Penyesuaian harga BBM bersubsidi yang naik antara lain Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter dan Pertamax nonsubsidi dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter. (agr/nsi)
Load more