GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

"Pesawatnya Tiba-tiba Oleng, Suara Mesin Kasar Tapi Ga Ada Ledakan" Kesaksian Warga Soal Jatuhnya Pesawat Latih Bonanza TNI AL

Seorang warga Desa Ujung Piring memberi kesaksian dan mengatakan bahwa sebelum pesawat latih dikabarkan jatuh, sempat terbang dari timur menuju barat Bangkalan
Jumat, 9 September 2022 - 16:59 WIB
Kesaksian Warga Soal Jatuhnya Pesawat Latih Bonanza TNI AL di Selat Madura
Sumber :
  • tvOne/Khumaidi

Jawa Timur - Pesawat latih TNI AL jenis Bonanza G-36 diketahui jatuh di selat Madura, setelah sebelumnya dikabarkan hilang kontak.

Diketahui pesawat latih milik TNI AL itu lepas landas dari Bandara Juanda Surabaya pukul 08.45 WIB dan akan terbang rute Juanda Surabaya - Loc Area - Juanda Surabaya. Lalu pada pukul 08.55 WIB pesawat latih tersebut dilaporkan hilang kontak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah mendapat kabar pesawat latih Bonanza T 2503 milik TNI AL jatuh di perairan Gresik, perbatasan Desa Ujung Piring Socah, Bangkalan, sejumlah armada laut milik TNI AL melakukan pencarian di titik lokasi jatuhnya pesawat.  

Selain itu, aparat kepolisian pun ikut memantau di perairan Ujung Piring, Bangkalan, karena pesawat mengalami lost contact di posisi wilayah Madura. 

Eko, salah seorang warga Desa Ujung Piring mengatakan bahwa sebelum pesawat dikabarkan jatuh, sempat terbang dari arah timur menuju ke barat Bangkalan. 

"Saat itu saya ada di ladang mas. Pesawat berwarna abu-abu terbang sendirian. Pesawat terbang seperti suara mesin sudah kasar, lalu tiba-tiba miring dan oleng. Saya tidak dengar ledakan mas,” kata Eko saat berada di perairan Ujung Piring, Bangkalan.

Pesawat ditemukan di kedalaman 15 meter

Artikel
tvOne/Muhammad Habib

Dalam insiden jatuhnya pesawat latih TNI Angkatan Laut (AL) di Selat Madura, Jawa Timur ini, dikabarkan ada 2 orang personil di dalam pesawat tersebut, yakni pilot dan kopilot pesawat.

Melalui keterangan resmi yang diterima tvOnenews, sebanyak tujuh kapal perang atau KRI dari Koarmada II Surabaya dikerahkan untuk mencari dan menyisir pesawat latih milik TNI AL jenis G-36 Bonanza T 2503 yang jatuh di alur perairan barat Surabaya. 

"Kami juga mengerahkan dua tim Kopaska dan tim penyelam. Kami juga mengerahkan satu pesawat CN235," Kata Letkol Asep Aryansah, Rabu (7/9/2022).

Selain itu, juga dikerahkan kapal-kapal penyisir dan dua helikopter. Tim saat ini tengah bekerja untuk mencari keberadaan pesawat latih yang jatuh tersebut. 

Pesawat latih TNI AL jenis G-36 Bonanza T-2503 yang jatuh di Selat Madura ditemukan di kedalaman 15 meter pada hari kedua pencarian. Pilot dan Kopilot ditemukan meninggal dunia dan masih terikat seat belt. 

"Jadi kondisinya kemarin posisi sulit diangkat itu, karena posisinya terbalik. Jenazah dua-duanya masih berada di dalam. Sekarang semuanya sudah diangkat," kata KSAL Laksamana Yudo Margono, Kamis (8/9/2022). 

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda Tentara Nasional Indonesia (Laksda TNI) Tolhas Sininta Nauli Basana Hutabarat menginformasikan bahwa pihaknya telah menemukan pesawat udara latih jenis G-36 Bonanza T-2503.

"Kami sudah menemukan pesawat yang berada sekitar 15 meter di bawah permukaan air," kata Pangkoarmada Hutabarat melalui keterangan video yang diambil dari atas KRI Soputan di lokasi pencarian APBS, perbatasan Kabupaten Gresik dan Bangkalan, Jawa Timur, Kamis. 

Dua awak pesawat latih dimakamkan Jumat (9/9)

Artikel
Prosesi pemakaman (via Antara)

Dua penerbang pesawat latih TNI Angkatan Laut jenis Bonanza G-36 T-2503 yang jatuh di Selat Madura dimakamkan berdampingan di Makam Bahagia TNI AL Wilayah Timur, Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Jumat (9/9/2022). 

Dua penerbang tersebut yakni Kapten Laut (Anumerta) Yudistira Eka Permadi dan kopilot Letnan Satu Laut (Anumerta) Dendy Kresna Bhakti.

Pemakaman dilakukan secara militer dan bertindak sebagai inspektur upacara adalah Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda Laksamana Muda Dwika Tjahja Setiawan. 

Sebelumnya diketahui, pesawat latih jenis G-36 Bonanza T-2503 diketahui jatuh di selat Madura. Padahal selama ini dikenal memiliki kondisi yang bagus saat digunakan dalam setiap kegiatan. 

“Masih layak digunakan, bahkan selama latihan rutin tidak pernah ada masalah. Pilot dan Co Pilot juga dikenal sudah biasa melakukan latihan sesuai SOP, dan tidak pernah ada yang dilanggar,” kata Julius.

Pemeriksaan kelaikan selalu dilakukan, baik sebelum dan sesudah digunakan untuk penerbangan. 

“Kita tidak pernah main-main untuk cek safety pesawat. Bapak KSAL juga selalu periksa agar Alutista ini selalu dijaga, apalagi harga juga sangat mahal,” pungkasnya. (chm/Mzn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Jangan lupa tonton dan subscribe YouTube tvOnews:

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tradisi Makan Bandeng Bersama di Tambak, Cara Warga Pesisir Pantura Pati Sambut Ramadhan

Tradisi Makan Bandeng Bersama di Tambak, Cara Warga Pesisir Pantura Pati Sambut Ramadhan

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar tradisi makan bersama di area tambak.
Mulai Hidup Sehat, Ini 3 Cara Tanpa Ribet dan Tetap Hemat

Mulai Hidup Sehat, Ini 3 Cara Tanpa Ribet dan Tetap Hemat

BRI memahami kebutuhan nasabahnya untuk tetap hidup sehat dengan cara yang hemat. Oleh karena itu, BRI melakukan kolaborasi spesial bersama Re.juve.
Ayah di Magetan Tega Bakar Mulut Bayi Berusia Tujuh Hari dengan Korek Gas, Keluarga Laporkan ke Polisi

Ayah di Magetan Tega Bakar Mulut Bayi Berusia Tujuh Hari dengan Korek Gas, Keluarga Laporkan ke Polisi

Seorang ayah bernama Guritno (43) melakukan tindakan kekerasan yang memilukan terhadap anaknya yang baru lahir tujuh hari dengan menyulut api ke bagian mulut bayi menggunakan korek gas.
3 Nama Pemain Naturalisasi Era STY yang Disingkirkan John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

3 Nama Pemain Naturalisasi Era STY yang Disingkirkan John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Siapa saja pemain naturalisasi era STY yang diprediksi akan disingkirkan John Herdman dan tidak bisa bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026?
Budi Karya Sumadi Mangkir Panggilan KPK Hari Ini

Budi Karya Sumadi Mangkir Panggilan KPK Hari Ini

Menteri Perhubungan periode 2019-2024, Budi Karya Sumadi (BKS) tak penuhi pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Rabu (18/2/2026).
Red Sparks Kembali Takluk dari AI Peppers, Catat 11 Kekalahan Beruntun di Liga Voli Korea

Red Sparks Kembali Takluk dari AI Peppers, Catat 11 Kekalahan Beruntun di Liga Voli Korea

Jung Kwan Jang Red Sparks kembali menelan kekalahan setelah takluk 3-2 dari AI Peppers, memperpanjang rekor buruk mereka menjadi 11 kekalahan beruntun. (18/2).

Trending

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bogor, di mana dua pemain lokal yakni Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam mengakhiri rekor mentereng dan Rama Fazza Fauzan (Surabaya Samator) makin bersinar.
Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora yang berkarier di Eropa. Nama Daijiro Chirino muncul sebagai opsi jangka panjang di posisi bek kanan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT