GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terdengar Suara Mesin Kasar Sebelum Oleng, Ini 5 Fakta Dibalik Jatuhnya Pesawat Latih Bonanza TNI AL di Selat Madura

Pesawat Latih Bonaza T 2530 milik TNI AL dikabarkan kehilangan kontak sebelum akhirnya diketahui jatuh di selat Madura, saat melakukan latihan bersama KRI-KRI.
Sabtu, 10 September 2022 - 10:30 WIB
Ilustrasi Pesawat Bonanza G-36
Sumber :
  • ist.

Jawa Timur - Pesawat Latih Bonaza T 2530 milik TNI AL dikabarkan kehilangan kontak sebelum akhirnya diketahui jatuh di selat Madura, saat melakukan latihan bersama KRI-KRI.

Diketahui pesawat latih tersebut lepas landas dari Bandara Juanda Surabaya pukul 08.45 WIB dan akan terbang rute Juanda Surabaya - Loc Area - Juanda Surabaya. Pesawat dipiloti oleh Pilot Lettu Laut (P) Judistira Eka Permady bersama Kopilot Letda Laut (P) Dendy Kresna Bakti Sabila. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut sejumlah fakta dibalik jatuhnya pesawat latih Bonanza TNI AL di selat Madura.

1. Kesaksian warga di sekitar lokasi kejadian

Artikel
tvOne/Dimas Farik

Pasca pesawat latih jenis Bonanza T 2503 milik TNI AL jatuh di perairan Gresik, perbatasan Desa Ujung Piring Socah, Bangkalan, sejumlah armada laut milik TNI AL melakukan pencarian di titik lokasi jatuhnya pesawat.  

Selain itu, aparat kepolisian pun ikut memantau di perairan Ujung Piring, Bangkalan, karena pesawat mengalami lost contact di posisi wilayah Madura. 

Eko, salah seorang warga Desa Ujung Piring mengatakan bahwa sebelum pesawat dikabarkan jatuh, sempat terbang dari arah timur menuju ke barat Bangkalan. 

"Saat itu saya ada di ladang mas. Pesawat berwarna abu-abu terbang sendirian. Pesawat terbang seperti suara mesin sudah kasar, lalu tiba-tiba miring dan oleng. Saya tidak dengar ledakan mas,” kata Eko saat berada di perairan Ujung Piring, Bangkalan.

2. Tujuh kapal perang dan dua helikopter dikerahkan untuk pencarian

Artikel
-via Antara

Dalam insiden jatuhnya pesawat latih TNI Angkatan Laut (AL) di Selat Madura, Jawa Timur ini, dikabarkan ada 2 orang personil di dalam pesawat tersebut, yakni pilot dan kopilot pesawat.

Melalui keterangan resmi yang diterima tvOnenews, sebanyak tujuh kapal perang atau KRI dari Koarmada II Surabaya dikerahkan untuk mencari dan menyisir pesawat latih milik TNI AL jenis G-36 Bonanza T 2503 yang jatuh di alur perairan barat Surabaya. 

"Kami juga mengerahkan dua tim Kopaska dan tim penyelam. Kami juga mengerahkan satu pesawat CN235," Kata Letkol Asep Aryansah, Rabu (7/9/2022).

Selain itu, juga dikerahkan kapal-kapal penyisir dan dua helikopter. Tim saat ini tengah bekerja untuk mencari keberadaan pesawat latih yang jatuh tersebut. 

3. Kondisi pesawat masih sangat layak

Artikel
via Antara Foto/Zabur Karuru

Julius mengatakan, jatuhnya pesawat itu masih belum diketahui penyebabnya. Pesawat latih jenis G-36 Bonanza T-2503 tersebut, lanjut dia, selama ini dikenal memiliki kondisi yang bagus saat digunakan dalam setiap kegiatan. 

“Masih layak digunakan, bahkan selama latihan rutin tidak pernah ada masalah. Pilot dan Co Pilot juga dikenal sudah biasa melakukan latihan sesuai SOP, dan tidak pernah ada yang dilanggar,” kata dia.

Pemeriksaan kelaikan selalu dilakukan, baik sebelum dan sesudah digunakan untuk penerbangan. 

“Kita tidak pernah main-main untuk cek safety pesawat. Bapak KSAL juga selalu periksa agar Alutista ini selalu dijaga, apalagi harga juga sangat mahal,” pungkasnya.

4. Kamis siang, bangkai pesawat ditemukan dalam kondisi terbalik

Artikel
Proses pencarian (tvOne/Muhammad Habib)

Pesawat latih TNI AL jenis G-36 Bonanza T-2503 yang jatuh di Selat Madura ditemukan di kedalaman 15 meter. Pilot dan Kopilot ditemukan meninggal dunia dan masih terikat seat belt. 

"Jadi kondiisnya kemarin posisi sulit diangkat itu, karena posisinya terbalik. Jenazah dua-duanya masih berada di dalam. Sekarang semuanya sudah diangkat," kata KSAL Laksamana Yudo Margono, Kamis (8/9/2022). 

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda Tentara Nasional Indonesia (Laksda TNI) Tolhas Sininta Nauli Basana Hutabarat menginformasikan bahwa pihaknya telah menemukan pesawat udara latih jenis G-36 Bonanza T-2503.

"Kami sudah menemukan pesawat yang berada sekitar 15 meter di bawah permukaan air," kata Pangkoarmada Hutabarat melalui keterangan video yang diambil dari atas KRI Soputan di lokasi pencarian APBS, perbatasan Kabupaten Gresik dan Bangkalan, Jawa Timur, Kamis. 

5. Dua awak pesawat latih dimakamkan Jumat (9/9)

Artikel
Prosesi pemakaman (via Antara)

Dua penerbang pesawat latih TNI Angkatan Laut jenis Bonanza G-36 T-2503 yang jatuh di Selat Madura dimakamkan berdampingan di Makam Bahagia TNI AL Wilayah Timur, Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Jumat (9/9/2022). 

Dua penerbang tersebut yakni Kapten Laut (Anumerta) Yudistira Eka Permadi dan kopilot Letnan Satu Laut (Anumerta) Dendy Kresna Bhakti.

Pemakaman dilakukan secara militer dan bertindak sebagai inspektur upacara adalah Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda Laksamana Muda Dwika Tjahja Setiawan.  

Sebelumnya, pesawat latih TNI AL jenis Bonanza G-36 dengan nomor registrasi T-2503 dilaporkan hilang kontak. Diketahui pesawat latih milik TNI AL itu lepas landas dari Bandara Juanda Surabaya pukul 08.45 WIB dan akan terbang rute Juanda Surabaya - Loc Area - Juanda Surabaya.

Lalu pada pukul 08.55 WIB pesawat latih milik TNI AL berjenis Bonanza dan tipe G-36, nomor registrasi T-2503 itu dilaporkan hilang kontak antara Bangkalan Madura dan Gresik. 

Pukul 09.20 WIB, 2 helikopter SAR milik TNI AL lepas landas dari Landasan Udara Angkatan Laut Juanda untuk mencari pesawat latih tersebut. Hingga pukul 11.29 WIB, pencarian masih berlangsung. (chm/Mzn)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jangan lupa tonton dan subscribe YouTube tvOnews:

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sinergi Kementerian PKP dan ATR/BPN: Lahan Luas Siap Disulap Jadi Rusun dan Kota Satelit

Sinergi Kementerian PKP dan ATR/BPN: Lahan Luas Siap Disulap Jadi Rusun dan Kota Satelit

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai memetakan pemanfaatan lahan yang diserahkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). 
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep rendang bumbu Jawa otentik ala Chef Devina Hermawan, cocok jadi ide menu olahan daging kurban Idul Adha.
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.

Trending

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep rendang bumbu Jawa otentik ala Chef Devina Hermawan, cocok jadi ide menu olahan daging kurban Idul Adha.
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Selengkapnya

Viral