News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AHY Tanya Kabar Jhoni Allen di Rapimnas: Sudah Dipecat dari DPR?

Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyinggung mantan kader partainya, Jhoni Allen Marbun saat menyampaikan pidato di Rapimnas Demokrat 2022.
Kamis, 15 September 2022 - 18:57 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat membuka Rapimnas di Jakarta, Kamis (15/9/2022)
Sumber :
  • tvonenews/syifa aulia

Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyinggung mantan kader partainya, Jhoni Allen Marbun saat menyampaikan pidato di Rapimnas Demokrat 2022.

AHY menanyakan status pemecatan Jhoni Allen dari DPR RI ketika sedang membahas Kongres Luar Biasa (KLB) soal KSP Moeldoko yang didorong menjadi ketua umum partai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah dipecat? [Jhoni Allen]," tanya AHY dalam Rapimnas di JCC, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022).

Para kader partai yang hadir langsung menjawab secara kompak bahwa Jhoni Allen telah dipecat dari DPR. Adapun status pemecatan itu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 93/P Tahun 2022.

Ia kemudian menanyakan siapa kader pengganti Jhoni Allen dan meminta orang tersebut menghadap langsung kepadanya.

"Suruh bertemu saya dulu pertama kali ya," kata AHY. 

*Presiden dan Ketua DPR Tanda Tangan SK Pemecatan Jhoni Allen*

Sementara itu, Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut Presiden Jokowi telah meneken Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberhentian Jhoni Allen dari anggota DPR RI. 

Herzaky mengatakan yang dilakukan Jhoni Allen itu dinilai melanggar AD/ART dan Pakta Integritas maupun kode etik internal partai. 

"Akhirnya sudah ditandatangani oleh Ketua DPR Mba Puan dan ditandatangani Pak Jokowi," ujar Herzaky, dikutip Kamis (15/9/2022).

Ia lantas menyebut Jhoni Allen dan kubunya sebagai gerombolan yang hanya mempunyai kekuatan finansial dan dekat dengan kekuasaan.

"Sehingga seakan-akan mereka itu Demokrat. Padahal yang hadir kongres 400 orang itu, satu orang pun nggak ada yang punya KTA Demokrat. Itu malah caleg-caleg partai lain, ini jadi lucu," tuturnya.

Ia menuturkan, pemecatan Jhoni Allen itu sesuai dengan aspirasi kader partai yang tidak menginginkan adanya pengkhianat di internal partai.

"Kita harus tegas dong. Mereka mengganggu kita, berusaha merebut secara paksa kepemimpinan sah Partai Demokrat di tangan Mas AHY. Aspirasi inilah yang ditangkap Mas AHY akhirnya diputuskan memecat mereka, termasuk Mas Jhoni Allen. Karena dipecat, kita harus gantilah," tegas Herzaky.

AHY Janji Angkat Guru Honorer Jadi PNS

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berjanji akan mengangkat status guru honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) jika menang di Pilpres 2024.

Hal itu berkaca pada status guru honorer saat ini yang disebut nasibnya tidak menentu.

"500 ribu tenaga honorer hari ini nasibnya tidak menentu. Sehingga saya sampaikan kalau Partai Demokrat naik kembali ke pemerintahan. Maka mereka akan menjadi PNS. Kita memberikan bukti yang nyata," kata AHY di Rapimnas Demokrat, di JCC, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022).

AHY menyebut kondisi itu sangat berbeda dengan zaman Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyejahterakan guru honorer.

Ia menuturkan, pada zaman itu banyak guru honorer yang diangkat menjadi PNS. Sebab anggaran pendidikan kala itu juga meningkat.

"Anggaran pendidikan nasional juga meningkat drastis dibandingkan sekarang lihat saja. Kita lihat juga banyak sekali infrastruktur yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil. Ada yang menyangkal ini? Guru honorer menjadi PNS," jelas dia.

Klaim Rakyat Sejahtera di Era SBY

Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengklaim rakyat sejahtera pada zaman Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Menurut dia, pada masa itu anggaran melimpah untuk membayar gaji abdi negara hingga pendidikan nasional. Yakni, gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga TNI/Polri meningkat.

"Gaji PNS, TNI/Polri naik nggak? Naik 9 kali. 112 persen. Ini bandingannya. Silakan para jubir yang sering ditanya wartawan. Ini data-data yang kredible," ujar AHY di Rapimnas Demokrat, di JCC, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022).

Selain itu, anggaran pendidikan pada zaman SBY juga meningkat drastis dibandingkan sekarang ini atau masa pemerintahan Presiden Jokowi.

"Anggaran pendidikan nasional juga meningkat drastis dibandingkan sekarang, lihat saja. Kita lihat juga banyak sekali infrastruktur yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil," kata dia.

Tak hanya itu, AHY juga mengatakan SBY saat itu berhasil mengubah nasib guru honorer menjadi PNS. Menurut dia, hal itu tidak ditemukan di masa presiden sekarang. 

AHY Sebut Rakyat Rindu SBY

Pada kesempatan yang sama, AHY juga mengatakan ada rakyat Indonesia yang rindu dengan kepemimpinan Presiden SBY.

"Ada yang rindu SBY? Ada. Ada lagunya itu, rindu serindu-rindunya. Apa yang rakyat rindukan? Meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Rata-rata tumbuh 6-7 persen. Alhamdulilah. Ini yang rakyat rindukan. Ekonomi. Bagaimana maju sebagai negara," ujar AHY di Rapimnas Partai Demokrat di JCC, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022).

Ketika ayahnya menjadi presiden, AHY mengatakan pendapatan perkapita kala itu meningkat 3,5 kali lipat. Hal itu menandakan rakyat Indonesia hidup sejahtera.

"Kita lihat juga angka kemiskinan bagaimana saat itu? 8,6 juta orang keluar dari kemiskinan. Angkanya menurun 5,8 persen. Setiap penignkatan 1 persen pertumbuhan ekonomi akan membuka 2 juta lapangan pekerjaan," jelasnya.

Selain itu, AHY juga menjelaskan bahwa di zaman SBY angka pengangguran menurun.

"Angka pengangguran bagaimana? 10 juta orang keluar dari pengangguran. Jadi nggak perlu banyak cari narasi. Kita gunakan data ini," kata dia.

Suami dari Annisa Pohan itu juga mengatakan, SBY kala itu berhasil menurunkan hutang hingga 55 persen. 

"Rasio hutang pemerintah pada PDB kita menurun 55 persen. Kini meningkat lagi," pungkas AHY. 

Rapimnas ini dihadiri oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beserta istri, Ketua Fraksi Partai Demokrat Eddy Baskoro Yudhoyono atau Ibas, Pimpinan Majelis Tinggi Partai Demokrat, dan Dewan Pertimbangan Partai Demokrat.

Selanjutnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Wasekjen Partai Demokrat, Wabendum Partai Demokrat, Ketua DPD dan DPC Partai Demokrat, Pimpinan Partai Demokrat Tingkat Provinsi Kabupaten/Kota, hingga kader Partai Demokrat seluruh Indonesia.

Berdasarkan informasi yang beredar dari salah satu staf Partai Demokrat, mantan Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus mantan Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan hadir ke Rapimnas Hari ini.(saa/ito/mut) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Hasil Drawing IBL All Indonesia 2026, Satria Muda Bandung dan Dewa United Banten Beda Grup

Dua finalis IBL All Indonesia edisi 2025, Satria Muda Pertamina Bandung dan Dewa United Banten, kali ini ditempatkan di grup berbeda sehingga peluang keduanya kembali bertemu di partai puncak tetap terbuka.
Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Hingga 10 Oktober 2026 pukul 07.11 WIB, kompetisi di Liga Pro Saudi 2026/2027 pun mulai memasuki pekan-pekan krusial. Perubahan klasemen pun begitu dinamis.
Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.
Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Lahir dengan darah Indonesia, Dean James dan Joey Pelupessy sama-sama resmi menjadi WNI setelah mengambil sumpah pada Maret 2025 lalu.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral