News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Papua Lukas Enembe Dipastikan Tak Penuhi Panggilan Kedua KPK Lagi, Ini Alasannya

Kuasa Hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening sambangi Gedung KPK di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan Jumat (23/9/2022), minta hal ini ke KPK
Jumat, 23 September 2022 - 21:46 WIB
Kuasa Hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening di Gedung KPK
Sumber :
  • (Tvonenews.com/Rizki Amana)

Jakarta - Kuasa Hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening sambangi Gedung KPK di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Jumat (23/9/2022).

Kedatangan dirinya ditemani oleh juru bicara dan dokter pribadi dari Gubernur Papua, Lukas Enembe. Stefanus menyebut kedatangan mereka tersebut dalam rangka memberitahukan pihak KPK terkait kondisi kesehatan Lukas Enembe.Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mau sampaikan bahwa berdasarkan hasil keterangan medis dari dokter pribadi Pak Gubernur. Hari Senin (26/9/2022) itu ada pemanggilan kedua untuk Pak Gubernur yang akan dipanggil menghadap ke gedung KPK ini," kata Stefanus di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/9/2022).

Stefanus menuturkan pihak KPK kembali melayangkan surat panggilan pemeriksaan kepada Lukas Enembe pada Senin (29/6/2022).

Namun, tim kuasa hukum memastikan bahwa Lukas Enembe tak akan memenuhi panggilan tersebut akibat kondisi kesehatan yang tak memungkinkan.Ā 

"Namun karena melihat kondisi perkembangan beliau tadi dokter pribadi juga sudah menyampaikan langsung ke direktur penyidikan bahwa bapak enggak memungkinkan untuk hadir hari Senin," ungkapnya.Ā 

Diketahui, KPK melayangkan surat panggilan terhadap Lukas Enembe yang terjadwal pada Senin (26/9/2022).

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan panggilan tersebut merupakan untuk yang kedua kalinya yang dilayangkan pihaknya.Ā 

Ali Fikri menjelaskan panggilan terhadap Lukas Enembe dilakukan dalam status tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi.Ā 

"Panggilan pertama sebagai saksi tanggal 12 September yang lalu. Panggilan kedua sebagai tersangka, benar sudah dikirimkan," kata Ali Fikri kepada awak media, Jakarta, Kamis (22/9/2022).Ā 

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut banyak kasus tipikor yang diduga melibatkan Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Hal itu diungkapkan oleh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto.

Menurutnya laporan dugaan keterlibatan Lukas Enembe dalam tipikor diusut pihak KPK usai adanya laporan masyarakat ke bagian pengaduan masyarakat (dumas) KPK hingga PPATK.Ā 

"Beberapa perkara yang sedang ditangani, bukan hanya satu. Ada beberapa yang sedang kita tangani. Apalagi nanti dikaitkan dengan beberapa laporan masyarakat dari dumas yang menyangkut tentang Papua, dan juga dikaitkan dengan hasil PPATK yang ada," katanya, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Minta Hal Ini ke KPK

Ingin minta sesuatu hal ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Tim Hukum, Juru Bicara dan Dokter Pribadi Gubernur Papua Lukas Enembe datangi Gedung Merah Putih KPK.

Diketahui, tujuan awal Tim Hukum Lukas Enembe mendatangi gedung KPK adalah guna melakukan pengecekan kondisi kesehatan tersangka kasus korupsi itu.

"Tim Hukum bersama Juru Bicara Gubernur Papua dan Dokter Pribadi Anton hari ini kami akan konsultasi terkait kondisi kesehatan terakhir Bapak Gubernur," ujar Tim Hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening saat ditemui di lokasi, Jumat (23/9/2022).

Ia menyampaikan harapannya agar KPK dapat mempertimbangkan sisi kemanusiaa untuk Lukas Enembe.

"Meminta kebijaksanaan bapak pimpinan KPK untuk memperhatikan dari sisi pendekatan kemanusiaan agar Pak Lukas dapat mendapat pelayanan kesehatan yang terbaik," lanjutnya.

KPK Minta Lukas Enembe Tak Bangun Narasi ke Publik

Dinilai percuma, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta agar Gubernur Papua Lukas Enembe untuk tidak membangun narasi tak bersalah di muka publik.

"Membangun narasi diruang publik tidak dapat dijadikan dasar pembuktian suatu perkara pidana," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Kamis (22/9/2022).
Lukas Enembe diketahui dipanggil KPK sejak 12 September 2022, namun ia tak datang. Panggilan kedua akan diadakan pada 26 September 2022 di Gedung merah Putih KPK.

Nantinya Lukas Enembe akan menyampaikan argumennya dihdapan penyidik. Sebelum agenda tersebut KPK meminta Gubernur Papua itu untuk tidak membentuk narasi publik.

"Kami berharap tersangka dan PH-nya kooperatif hadir karena ini merupakan kesempatan untuk dapat menjelaskan langsung dihadapan tim penyidik KPK," jelasnya.

KPK mengatakan kini tengah menyelidiki lebih dalam tentang kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh lukas Enembe. KPK menduga kasus dugaan korupsi tersebut tidak hanya satu.

Mendagri Tito Karnivan Ogah Ikut Campur Meskipun Kenal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengaku memiliki hubungan dekat dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe yang kini menyandang status sebagai tersangka KPK kasus dugaan suap dan gratifikasi.

Tito menanggapi adanya video pengacara Lukas Enembe yang menyampaikan bahwa pihaknya merasa dikriminalisasi dan dipolitisasi dengan melibatkan Tito.

"Saya sebenernya berhubungan baik sama yang bersangkutan (Lukas), tapi kalau masalah hukum saya gak bisa ikut campur. Itu murni temuan sistem perbankan," ungkap Tito saat Raker Komisi II DPR RI, Rabu (21/9/2022).

Tito menegaskan dirinya tidak ada hubungannya dengan Lukas Enembe dalam kasus ini. Ia menyatakan kasus tersebut muncul dari pernyataan KPK.Ā 

"Saya sampaikan di sini. Kasus Pak Lukas Enembe gak ada hubungannya dengan mendagri. Itu murni, press release dari KPK, Polhukam dan PPATK," sambungnya.

Dia menjelaskan, KPK adalah lembaga negara yang independen. Jadi, menurutnya, tidak ada rekayasa atau kepentingan politik dalam menangani kasus Lukas. Dikatakannya, semuanya natural berdasarkan hasil analisis dari PPATK.

"Kalau seandainya ada peran Kemendagri, perannya di mana? KPK memiliki mekanisme tersendiri. Kami pun dari awal tahun lalu ada dirjen kami kena masalah kami gak bisa berbuat apa-apa, dirjen keuangan daerah," ujarnya.

Dia membantah bahwa kasus dugaan korupsi yang menyeret Gubernur Papua itu memiliki kepentingan politik bagi sejumlah pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau politisasi partai, KPK juga menangkap bupati mimika yang kader Partai Golkar. Jadi kami melihat apa yang dilakukan KPK karena masukan dari PPATK. clear dalam rilis kemarin," papar dia.

Jadi tidak ada hubungan dalam urusan Kemendagri, tegas Tito, kami hanya berusaha sistem politik dan pemerintahannya jadi lebih landai. (ppk/ree/raa/mut)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Atmosfer Kompetisi Kian Terasa Jelang OWSC 2026, PB Akuatik Gelar Pertemuan dengan Koni Bali untuk Matangkan Persiapan

Atmosfer Kompetisi Kian Terasa Jelang OWSC 2026, PB Akuatik Gelar Pertemuan dengan Koni Bali untuk Matangkan Persiapan

Atmosfer intensif persaingan mulai terasa menjelang dimulainya ajang Open Water Swimming Championship 2026 (OWSC) yang akan digelar di Pantai Jimbaran, Bali.Ā 
FIFA Rilis Jadwal Piala Dunia 2026 Lengkap dalam Format PDF, Bisa Diunduh Gratis

FIFA Rilis Jadwal Piala Dunia 2026 Lengkap dalam Format PDF, Bisa Diunduh Gratis

Berikut ini adalah jadwal Piala Dunia 2026 lengkap dalam format PDF, yang bisa diunduh secara gratis lewat situs resmi FIFA.
Atmosfer Kompetisi Kian Terasa Jelang OWSC 2026, PB Akuatik Gelar Pertemuan dengan Koni Bali tuk Matangkan Persiapan

Atmosfer Kompetisi Kian Terasa Jelang OWSC 2026, PB Akuatik Gelar Pertemuan dengan Koni Bali tuk Matangkan Persiapan

Menjelang dimulainya Kejuaraan Renang Perairan Terbuka atau Open Water Swimming Championship (OWSC) 2026 di Pantai Jimbaran, atmosfer persaingan mulai terasa.
Link Live Streaming Semifinal Piala AFF U-19: Timnas Indonesia U-19 Ditantang Australia, Adu Kekuatan Baker Bersaudara

Link Live Streaming Semifinal Piala AFF U-19: Timnas Indonesia U-19 Ditantang Australia, Adu Kekuatan Baker Bersaudara

Timnas Indonesia U-19 selanngkah lagi melaju ke babak final Piala AFF U-19. Demi meraih target back to back juara, Timnas Indonesia U-19 wajib mengalahkan Australia.Ā 
Tak Main-main Berantas TPPO, Polda NTT Bongkar Jaringan Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia Lintas Wilayah

Tak Main-main Berantas TPPO, Polda NTT Bongkar Jaringan Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia Lintas Wilayah

Polda NTTĀ kembali menunjukkan komitmennya dalam melindungi masyarakat dari kejahatan kemanusiaan melalui pengungkapan sejumlah kasus TPPO, eksploitasi seksual
Bye Bye Liverpool, Mo Salah Putuskan Pindah ke Klub Liga Pro Saudi dengan Gaji Tiga Kali Lipat dari The Reds?

Bye Bye Liverpool, Mo Salah Putuskan Pindah ke Klub Liga Pro Saudi dengan Gaji Tiga Kali Lipat dari The Reds?

Setelah dipastikan bakal hengkang dari Liverpool, Mo Salah digadang-gadang akan bergabung ke Liga Pro Saudi dengan tawaran gaji tiga kali lipat lebih tinggi.

Trending

Pujian Erick Thohir untuk Timnas Indonesia, Sinyal Positif untuk John Herdman dalam Melatih

Pujian Erick Thohir untuk Timnas Indonesia, Sinyal Positif untuk John Herdman dalam Melatih

Selamat untuk Timnas Indonesia yang memenangkan dua pertandingan dalam FIFA Match Day 2026, Erick Thohir pun memberikan respons tak terduga.
Ini "Kunci Rahasia" Ole Romeny Selalu Cetak Gol untuk Timnas Indonesia, Pemain yang pernah Dipuji Patrick Kluivert

Ini "Kunci Rahasia" Ole Romeny Selalu Cetak Gol untuk Timnas Indonesia, Pemain yang pernah Dipuji Patrick Kluivert

Siapa sangka pemain muda timnas Indonesia, Ole Romeny menjadi pusat perhatian setelah laga kemarin garuda dalam FIFA Matchday 2026.
Bung Ropan Terkagum-kagum dengan Jiwa Nasionalisme Matthew Baker, Lebih Pilih Timnas Indonesia U19 Dibanding Australia

Bung Ropan Terkagum-kagum dengan Jiwa Nasionalisme Matthew Baker, Lebih Pilih Timnas Indonesia U19 Dibanding Australia

Bung Ropan sampai terkagum-kagum dengan jiwa nasionalisma yang dimiliki Matthew Baker. Pemain muda Melbourne City ini lebih memilih membela Timnas Indonesia U19
Media Vietnam Mendadak Sindir soal Kecurangan usai Kalah Lawan Timnas Indonesia U19 dan Tersingkir dari AFF U19 2026

Media Vietnam Mendadak Sindir soal Kecurangan usai Kalah Lawan Timnas Indonesia U19 dan Tersingkir dari AFF U19 2026

Media Vietnam tiba-tiba menyindir soal penggunaan taktik curang usai timnya tersingkir dari Piala AFF U19 2026 gara-gara kalah melawan Timnas Indonesia U19.
Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Operasi gabungan antar Bea Cukai Jakarta, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, dan Kanwil Bea Cukai Banten berhasil menggagalkan peredaran 8.9 juta batang rokok
Bukan Jadi Tamu Undangan, 2 Pemain Timnas Indonesia akan Punya Peran Penting di Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen

Bukan Jadi Tamu Undangan, 2 Pemain Timnas Indonesia akan Punya Peran Penting di Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen

Dua pemain Timnas Indonesia, Ivar Jenner dan Mees Hilgers akan menjadi groomsmen di hari kebahagiaan Justin Hubner dan Jennifer Coppen di kawasan Sanur, Bali.
Viral Aparat Bubarkan Paksa Aksi Unjuk Rasa Protes Kenaikan Harga BBM, Polisi Angkat Bicara

Viral Aparat Bubarkan Paksa Aksi Unjuk Rasa Protes Kenaikan Harga BBM, Polisi Angkat Bicara

Viral di media sosial aksi pembubaran massa aksi unjuk rasa oleh aparat kepolisian di kawasan Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (10/6/2026) malam.
Selengkapnya

Viral