News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Revitalisasi Halte Bundaran HI Karena Angka Penumpang Meningkat, Fraksi PDIP: Alasan yang Dicari-cari

Anggota Fraksi PDIP DPRD Jakarta, Johny Simanjuntak menilai Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria hanya mencari alasan saja terkait tanggapannya Halte Bundaran HI
Sabtu, 1 Oktober 2022 - 13:59 WIB
Johny Simanjuntak Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta
Sumber :
  • DPRD DKI Jakarta

Jakarta - Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Johny Simanjuntak menilai Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria hanya mencari alasan saja terkait tanggapannya Halte Bundaran HI yang dinilai menutupi pandangan Patung Selamat Datang.

Sebelumnya, Riza mengatakan bahwasannya revitalisasi Halte Bundaran HI merupakan upayakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengatasi jumlah pengguna transportasi yang terus bertambah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya pikir itu alasan yang dicari-cari. Kalau kita punya penghargaan kepada warisan sejarah kita masa lalu, di sana ada Patung Selamat Datang, itu jangan kita tutupin dong,” ujar Johny saat dihubungi media, pada Sabtu (1/10/2022).

Lebih lanjut, Johny menyatakan ada banyak cara dalam mengupayakan bentuk penghormatan terhadap warisan cagar budaya yang ditinggalkan oleh Presiden Soekarno.

Johny meminta agar sekiranya pembangunan halte ini dirombak kembali dengan konsep yang tidak menutupi pandangan ke arah Patung Selamat Datang. 

“Kan banyak cara kita. Di tempat yang sama, tetapi desainnya tidak menutupi. Karena pembangunan tidak boleh menutupi atau mencederai sesuatu hal yang menjadi sejarah dari kota itu,” pungkasnya.

Kendati demikian, diberitakan sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui bahwasanya bangunan Halte Tosari-Bundaran HI memang menutupi pemandangan Patung Selamat Datang.

Kendati demikian, ada urgensi lain mengapa harus melakukan revitalisasi dengan konsep arsitektur seperti saat ini, seolah mendulang tinggi ke atas.

Hal ini disinyalir minat warga menaiki transportasi publik terutama TransJakarta meningkat pesat. Sehingga perlu adanya pembangunan halte bermuatan lebih banyak lagi, terutama di titik padat penumpang.

“Ya itu kan memang satu sisi (ganggu visual Patung Selamat Datang), memang sekarang ini kan jumlah penumpang itu terjadi peningkatan yang signifikan. Artinya kebutuhan halte juga bertambah, volumenya meningkat berarti kan luasnya harus bertambah,” kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (30/9/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tetapi, politikus Partai Gerindra ini tetap mengapresiasi masukan dari Sejarawan Indonesia JJ Rizal terkait pembangunan halte di kawasan Bundaran HI merusak nilai warisan budaya Presiden Soekarno.

Mewakili pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Riza mengaku akan melakukan pengecekan ulang dan menjadi bahan pertimbangan kritik dari JJ Rizal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral