GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Desak Presiden Jokowi Nonaktifkan Ketua PSSI, Kapolda dan Kapolres Setempat untuk Investigasi Independen soal Tragedi Kanjuruhan

Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Muhammad Nasir Djamil meminta Kapolres dan Kapolda setempat dinonaktifkan imbas tragedi Kanjuruhan yang memakan banyak korban.
Minggu, 2 Oktober 2022 - 13:35 WIB
Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Muhammad Nasir Djamil
Sumber :
  • Antara/Rahmat Fajri

Jakarta - Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Muhammad Nasir Djamil meminta Kapolres dan Kapolda setempat dinonaktifkan imbas tragedi Kanjuruhan yang memakan banyak korban.

Nasir juga meminta presiden turun tangan dan membentuk tim investigasi independen yang melibatkan lintas lembaga guna mengusut tragedi itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam rangka memuluskan kerja tim investigasi ini dan agar dia bisa bekerja secara independen, maka presiden bisa meminta dan memerintahkan kepada Kapolri agar Kapolda dan Kapolres setempat untuk sementara dinonaktifkan dulu," kata Nasir kepada tvOnenews.com, Minggu (2/10/2022).

"Kapolda, Kapolres, Ketua PSSI Pusat dan Ketua PSSI Jatim itu juga harus dinonaktifkan. Jadi pihak atau sosok yang bertanggung jawab dengan kejadian itu baik pertandingan maupun keamanan itu harus dinonaktifkan," lanjut dia.

Adapun investigasi itu bertujuan untuk mengetahui penyebab dari tragedi tersebut.

Pasalnya, dalam Pasal 19 aturan FIFA tentang Stadium Safety and Security Regulations melarang menggunakan gas air mata dalam meredam kerusuhan suporter di pertandingan sepak bola.

"Kemudian baru kalau ditemukan pelanggaran, kode etik dan pidana, maka diselesaikan. Maka diproses secara etik dan juga secara pidana. Nggak main-main ini 150-an orang. Gila," ujar dia.

Ia menyebut tragedi yang menewaskan ratusan orang dan ratusan lainnya luka-luka ini bahkan melebihi tragedi di Duren Tiga atau peristiwa pembunuhan Brigadir J.

"Ini nggak main-main. Ini melebihi tragedi Duren Tiga," tegasnya.

Selain itu, Nasir menyarankan agar DPR juga membentuk tim pengawasan dalam penyelesaian kasus tersebut.

"Di DPR juga membentuk tim supaya seimbang. Jadi membentuk tim dan ini nggak bisa main-main. Jangan dianggap biasa nyawa 100 lebih orang di sana itu," ungkap dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa peristiwa yang terjadi di Malang itu merupakan tragedi paling parah yang pernah terjadi. Menurut dia, tragedi ini bisa masuk ke dalam rekor dunia.

"Kasus di Malang itu mengerikan sekali ya. Banyak memakan korban 100 lebih. Bahkan, terakhir 150-an. Ini tragedi gawat yang pernah terjadi. Ini masuk rekor dunia," tandas Nasir. (saa/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Antisipasi dari Hantavirus, Pentingnya Melindungi Diri dengan Amalkan Doa ini Agar Terhindar Wabah Penyakit

Antisipasi dari Hantavirus, Pentingnya Melindungi Diri dengan Amalkan Doa ini Agar Terhindar Wabah Penyakit

Masyarakat Indonesia dikejutkan dengan pemberitaan tentang munculnya angka penyebaran Hantavirus di Tanah Air. Selain bersihkan lingkungan sekitar, baca doa ini
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Manchester City Jaga Jarak dengan Arsenal usai Libas Crystal Palace

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Manchester City Jaga Jarak dengan Arsenal usai Libas Crystal Palace

Manchester City berhasil menjaga persaingan dengan Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris 2025-2026. Sebab, mereka berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 3-0 atas Crystal Palace.
Hyundai Skywalkers Kalahkan Al Rayyan, Susul Jakarta Bhayangkara Presisi ke Semifinal AVC Champions League 2026

Hyundai Skywalkers Kalahkan Al Rayyan, Susul Jakarta Bhayangkara Presisi ke Semifinal AVC Champions League 2026

Hyundai Capital Skywalker berhasil melaju ke semifinal AVC Champions League 2026. Kepastian ini didapatkan usai mengalahkan Al-Rayyan SC di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak pada Rabu (13/5/2026).
Dedi Mulyadi Datangi Pedagang Terdampak Penertiban, Langsung Beri Uang Tunai dan Borong Bakso Harga Rp2 Juta

Dedi Mulyadi Datangi Pedagang Terdampak Penertiban, Langsung Beri Uang Tunai dan Borong Bakso Harga Rp2 Juta

Dedi Mulyadi datangi pedagang terdampak penertiban, beri uang tunai hingga borong bakso Rp2 juta demi menjaga ekonomi keluarga tetap berjalan. Simak beritanya!
Ucapan Selamat Pagi dari Sherly Tjoanda Singgung Realita Bikin Ngakak: Yang Malas Segera Bangun, Tagihan itu Nyata

Ucapan Selamat Pagi dari Sherly Tjoanda Singgung Realita Bikin Ngakak: Yang Malas Segera Bangun, Tagihan itu Nyata

Sebelum melaksanakan apel pagi di Kantor Gubernur, Sofifi, Maluku Utara, Sherly Tjoanda menyapa para netizen dengan menceritakan tentang kegiatan pada pagi itu

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Selengkapnya

Viral