News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Deklarasikan Anies Baswedan Jadi Capres, Pengamat Berikan Catatan Penting Ini untuk NasDem

Partai NasDem resmi mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (Capres) 2024, yang diresmikan langsung Surya Paloh, pengamat beri catatan.
Minggu, 9 Oktober 2022 - 18:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Saat di Depan Gedung KPK (21/9/21)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Partai NasDem resmi mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (Capres) 2024, yang diresmikan langsung Surya Paloh.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI) Ali Rif'an mengatakan deklarasi tersebut memang baik bagi NasDem dan Anies Baswedan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Ali mengungkap ada hal yang perlu mendapat catatan penting bagi NasDem seusai mengusung Anies Baswedan maju sebagai capres di Pilpres 2024.

"Catatannya itu Anies masih lemah di kelompok grass root atau clusster pemilih wong cilik," kata Ali Rif'an kepada tvOnenews.com, Minggu (9/10/2022).

Ali menjelaskan Anies Baswedan lebih dikenal baik oleh kalangan berpendidikan menengah. 

Oleh karena itu, posisi pemilih dari masyarakat kecil masih kurang mendapat perhatian untuk Anies Baswedan.

Menurut Ali, kelemahan Anies Baswedan lainnya ialah kerap dianggap sebagai tokoh yang menang Pilkada DKI Jakarta karena politik identitas.

"Anies selalu disematkan pada dirinya sebagai bapak politik indentitas," jelasnya.

Dengan demikian, Ali menuturkan tugas NasDem akan makin berat setelah mengusung Anies Baswedan.

Menurutnya, NasDem perlu memikirkan taktik memenangkan Anies Baswedan di hati masyarakat menengah ke bawah.

"Itu tentu jadi tanggung jawab NasDem untuk melakukan kerja politik di level grass root dan meluruskan isu politik identitas kepada Anies," imbuhnya.

AHY Puji Program Kerja Anies Baswedan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau akrab disapa AHY ini memuji program kerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selama lima tahun menjabat.

AHY menilai kini Jakarta jauh lebih berkembang dan menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali. Salah satu program yang mencolok bagi AHY adalah di bidang perkembangan transportasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semula Jakarta mengadopsi paradigma Car Oriented Development (COD) atau yang berpusat pada kendaraan pribadi kini bertransformasi menjadi Transit Oriented Development atau memanfaatkan moda transportasi umum.

“Saya pikir semuanya ya (program kerja), karena semuanya saling berhubungan bagaimana Jakarta menjadi lebih nyaman. Tadi kita bisa lihat sebuah transportasi yang awalnya COD pendekatannya menjadi yang sifatnya TOD,” kata AHY saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Sabtu (8/10/2022).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Patung Jenderal Sudirman Tidak Dipindah, Pramono: Jadi Ikon Tengah Jembatan Donat Dukuh Atas

Patung Jenderal Sudirman Tidak Dipindah, Pramono: Jadi Ikon Tengah Jembatan Donat Dukuh Atas

Belakangan ini, mencuat terkai wacana pemindahan Patung Jenderal Sudirman di kawasan Dukuh Atas, Jakarta. Namun, baru-baru saja, pemindahan itu batal dilakukan.
Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Seskab Teddy Bocorkan Isi Pertemuan Presiden Prabowo dengan Rosan Roeslani

Seskab Teddy Bocorkan Isi Pertemuan Presiden Prabowo dengan Rosan Roeslani

Seskab Teddy Indra Wijaya bocorkan isi pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Roeslani di Kertanegara
Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats di Kampung Yepem, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu (21/6/2026). Kunjungan itu
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.

Trending

Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bocorkan alasan terkait Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dokter Tifa soal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden
Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats di Kampung Yepem, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu (21/6/2026). Kunjungan itu
Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Patung Jenderal Sudirman Tidak Dipindah, Pramono: Jadi Ikon Tengah Jembatan Donat Dukuh Atas

Patung Jenderal Sudirman Tidak Dipindah, Pramono: Jadi Ikon Tengah Jembatan Donat Dukuh Atas

Belakangan ini, mencuat terkai wacana pemindahan Patung Jenderal Sudirman di kawasan Dukuh Atas, Jakarta. Namun, baru-baru saja, pemindahan itu batal dilakukan.
Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Seskab Teddy Bocorkan Isi Pertemuan Presiden Prabowo dengan Rosan Roeslani

Seskab Teddy Bocorkan Isi Pertemuan Presiden Prabowo dengan Rosan Roeslani

Seskab Teddy Indra Wijaya bocorkan isi pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Roeslani di Kertanegara
Selengkapnya

Viral