News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terdapat Calon Mahasiswa Titipan di Universitas Lampung, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga adanya kasus penerimaan mahasiswa baru tanpa lewat seleksi atau mahasiswa titipan di Universitas Lampung (Unila).
Kamis, 13 Oktober 2022 - 17:52 WIB
Tersangka dugaan kasus korupsi Rektor Universitas Lampung Karomani, Wakil Rektor I Bidang Akademik Heryandi (kanan), dan Andi Desfian usai dihadirkan dalam konferensi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Minggu (21/8/2022).
Sumber :
  • istimewa

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga adanya kasus penerimaan mahasiswa baru tanpa lewat seleksi atau mahasiswa titipan di Universitas Lampung (Unila).

Hal tersebut dibenarkan oleh Tim Penyidik KPK lewat pemeriksaan saksi Guru Madrasah Tsanawiah Negeri (MTSN) Tanjung Karang Tugiyo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini melibatkan 4 orang tersangka yang ditetapkan oleh KPK. 3 dari 4 orang tersebut merupakan para penerima suap, yaitu Rektor Unila nonaktif Karomani (KRM), Wakil Rektor 1 bidang akademik Unila Heryandi (HY), dan ketua Senat Unila Muhammad Basri (MB). Sementara itu, salah satu dari mereka adalah si pemberi suap Andi Desfiandi (AD).

Dalam konstruksi perkara, KPK menegaskan bahwa sebagai Rektor Unila, Karomani memiliki hak mengenai mekanisme Seleksi Mandiri Masuk Universitas Indonesia (Simanila) Tahun Ajaran 2022.

Selama itu berjalan, KPK menduga bahwa Karomani aktif terlibat sebagai penentu kelulusan. Ini dilakukan olehnya dengan memerintahkan HY dan Budi Sutomo selaku Kepala Biro Perencanaan dan Hubungan Masyarakat (Humas) untuk memilih secara pribadi tentang kemampuan orang tua dari mahasiswa.

Untuk dinyatakan lulus, calon mahasiswa bisa dibantu dengan memberikan sejumlah uang selain uang resmi yang dibayarkan kepada universitas.

"Saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dugaan adanya titipan penerimaan mahasiswa baru tanpa melalui proses seleksi dengan perantaraan dari orang kepercayaan KRM," ujar Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (13/10/2022).

Sebagai tugas tersebut, HY, MB, dan Budi Sutomo harus mengumpulkan uang yang disetujui oleh pihak orang tua calon mahasiswa baru. Jumlah uang yang terkumpul mulai dari Rp100 juta sampai Rp350 juta untuk orang tua yang ingin anaknya dinyatakan lulus.

Sejumlah uang dikumpulkan oleh Karomani melalui orang yang berbeda seperti Dosen dari orang tua calon mahasiswa Mualimin, terdapat sejumlah uang sebesar Rp603 juta dan sekitar Rp575 juta telah dimanfaatkan untuk pribadi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditemukan pula sejumlah uang yang diterima melalui Budi Sutomo dan MB, yang mana ini diberikan oleh orang tua calon mahasiswa yang dinyatakan lulus oleh Karomani. 

Sejumlah uang itu telah dialihkan menjadi tabungan deposito, emas batangan, dan masih ada dalam bentuk uang tunai sejumlah Rp4,4 miliar. (MG4/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Persib mulai tertekan usai dua hasil imbang beruntun. Lima laga sisa jadi penentuan, dengan Bhayangkara FC dan Persija berpotensi menggagalkan ambisi juara.
BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyebut kerja sama dengan Muhammadiyah ini sebagai langkah penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor.
Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

FIFA siapkan aturan baru soal laga liga di luar negeri. Indonesia berpeluang jadi tuan rumah, tapi ada syarat berlapis yang wajib dipenuhi terlebih dahulu.
Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Menyoroti kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI justru menyinggung masalah yang lebih dalam, yakni perihal budaya elitis di dunia kedokteran.
Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Desa Sengon, Kecamatan Jombang dibuat geger oleh penemuan jasad seorang pria yang sudah dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Sabtu (25/4) pagi tadi.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Ambisi John Herdman di Piala AFF 2026, Jangan-jangan Timnas Indonesia Jadi Juara

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Ambisi John Herdman di Piala AFF 2026, Jangan-jangan Timnas Indonesia Jadi Juara

Bung Ropan curiga dengan ambisi John Herdman di Piala AFF 2026, jangan-jangan Timnas Indonesia akan jadi juara di Piala AFF 2026 ini karena punya pemain bagus.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral