News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Irjen Teddy Minahasa: Polisi Itu Pengabdian, Kalau Mau Kaya Jangan Jadi Polisi!

Jenderal Bintang Dua Polri kembali tersandung kasus setelah Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa tertangkap terkait penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu..
Minggu, 16 Oktober 2022 - 08:53 WIB
Irjen Teddy Minahasa Putra
Sumber :
  • kolase tvOnenews.com

Jakarta - Jenderal Bintang Dua Polri kembali tersandung kasus setelah Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa tertangkap terkait penyalahgunaan narkoba. Kasus tersebut kemudian membatalkan penunjukannya sebagai Kapolda Jawa Timur.

Diketahui Irjen Teddy Minahasa ditangkap oleh Divisi Propam Polri karena diduga menjual narkoba jenis sabu-sabu. Padahal saat menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat ia merupakan sosok yang cukup lantang melawan perjudian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baru-baru ini, beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan Irjen Teddy Minahasa sedang memberikan arahan. Dalam jejak digital tersebut Teddy masih menjabat Kapolda Sumbar. 

Artikel
Irjen Teddy Minahasa berpose bersama Harley Davidson kesayangan (ist.)

Video tersebut viral setelah Irjen Teddy Minahasa Putra tertangkap terkait kasus narkoba. Jenderal Bintang Dua Polri itu memberikan arahan saat dirinya memimpin apel pada senin, (22/8/2022) dan Memberi pesan kepada para anggotanya di Polda Sumatera Barat.

"Sebagai pimpinan, saya berpesan sekaligus meneruskan pesan pak Kapolri. Berhati-hatilah saudara dalam melakukan tugas, jangan gegabah, jangan pamrih, kalau ingin kaya jangan jadi polisi.“ ucapnya pada video unggahan akun @terang_media, dikutip tvOnenews.com (15/10)

Menurut Irjen Teddy, menjadi seorang polisi itu merupakan pengabdian. Pada akhirnya, rezeki itu akan mengikuti.

"Polisi itu pengabdian, rezeki mengikuti. Apalagi di Sumatera Barat ini saya tekankan. Jangan berorientasi cari duit disini, kerjalah dengan baik, rejeki mengikuti." lanjutnya

Jenderal Bintang Dua Polri ini juga dengan tegas memerintahkan kepada para anggotanya agar jangan ada yang membekingi terkait kejahatan apapun terkait judi.

"Berkaitan dengan tren yang berkembang itu, saya perintahkan, saya tidak katakan 'saya minta'. Tapi saya katakan perintahkan. Jangan ada lagi saudara-saudara yang jadi backing atau tokoh-tokoh yang berada dibalik peristiwa-peristiwa kejahatan." tegas Irjen Teddy Minahasa.

Ia juga menghimbau agar para anggotanya untuk mencari lahan lain yang lebih mulia dan terhormat. hal itu demi menjaga martabat sebagai anggota kepolisian.

"Tadi sebagaimana disebutkan oleh pengucap Catur Prasetya itu. Masih banyak lahan-lahan yang lain, yang lebih halal, yang lebih baik, lebih mulia, yang lebih terhormat, yang tidak merendahkan harga diri dan martabat saudara-saudara sebagai seorang anggota Polri," lanjutnya.

Penangkapan Irjen Teddy Minahasa

Artikel
Ilustrasi Irjen Teddy Minahasa Putra dan sabu-sabu (kolase tvOnenews)

Berawal dari penggrebekan 41,4 kg narkoba, nama Irjen Teddy Minahasa sempat mencuat beberapa bulan lalu pasca prestasinya menangkap narkoba seberat 41,4 kg di wilayah Sumatera Barat. Narkoba jenis sabu-sabu tersebut disita dari delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam penangkapan tersebut, diduga Irjen Teddy Minahasa meminta barang bukti 10 kg sabu kepada seorang Kapolres. Lalu, ia menjual 5 kg sabu tersebut kepada seorang pengusaha Diskotik bernama Mami Linda.

Apesnya, Mami Linda kemudian tertangkap oleh Polisi dan setelah dilakukan pemeriksaan, hasilnya berujung kepada Irjen Pol Teddy Minahasa. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta langsung Kadiv Propam, Irjen Syahar Diantono untuk menangkap Teddy. Listyo Sigit meminta kasus ini ditangani secara etik hingga pidana. Itu berarti, Teddy Minahasa terancam dipecat dari anggota Polri bahkan terancam dipenjara.

Kapolres Jakarta Pusat sampaikan kronologi

Artikel
Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa (ist.)

Terkait kasus yang menyeret nama Irjen Teddy Minahasa Putra tersebut, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin mengungkap kronologi kejadian.

Kombes Pol Komarudin dalam konferensi pers Jumat (14/10/2022) malam mengatakan, bahwa petugas mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai aktivitas peredaran gelap narkoba khususnya di wilayah Jakarta Pusat.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh satuan narkoba Polres Jakarta Pusat dengan melakukan upaya pendalaman, pengamatan, penyelidikan.

Hingga akhirnya pada tanggal 10 Oktober 2022 satuan narkoba Polres Jakarta Pusat  melakukan penggerebekan.

Penggerebekan tersebut dilakukan pada jam 20.00 WIB dan berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial HF. Petugas juga berhasil menyita barang bukti sabu yang dikemas dalam dua buah kantong plastik dengan berat masing-masing 12 gram dan 32 gram. 

Malam itu juga petugas melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap seorang pelaku lain bernama Abeng. Pengembangan terus dilakukan hingga sampai ke AD, yang belakangan diketahui adalah anggota Polri aktif dari kesatuan Polres Metro Jakarta Barat. 

Laporan sampai ke Kapolda Metro Jaya

Artikel
Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran (tvOne/Rizky Amana)

Dalam pemeriksaan AD mengaku bahwa sabu itu didapat dari anggota Polri Kompol Kasranto yang adalah Kapolsek Kali Baru Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti dari kantor Kompol Kasranto. Dalam pemeriksaan Kasranto mengaku bahwa barang haram itu ia dapatkan dari Aipda Achmad Darwawan, anggota Polsek Kali Baru, Jakarta Utara.

Petugas kemudian menangkap Achmad Darmawan di kediamannya yang berada di Komplek Taman Kedoya Baru, pada tanggal 12 Oktober 2022, pukul 13.30 WIB. 

Aipda Achmad Darmawan kemudioan bercerita bahwa sabu nya diperoleh dari mantan Kapolres Bukittinggi yang kini menjabat Kabagada Rolog Polda Sumatera Barat, AKBP Dody Prawira Negara. Dari rumahnya di Cimanggis, petugas berhasil menyita barang bukti sebanyak 2 Kg.

Dalam pemeriksaan lanjutan diketahui adanya keterlibatan seorang Perwira Tinggi Polri, yaitu Irjen Teddy Minahasa Kapolda Sumatera Barat. Selama pengembangan petugas berhasil menyita total 3,3 Kg sabu. Sebanyak 1,7 Kg sabu yang sudah dijual. (ind/Mzn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Jangan lupa nonton dan subscribe YouTube tvOnenews.com:

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia setelah Dilibas Vietnam

Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia setelah Dilibas Vietnam

Bagaimana kondisi ruang ganti Timnas Indonesia setelah kalah 0-3 dari Vietnam pada laga fase grup Piala AFF 2026?
Prabowo dan PM Thailand Kompak Desak ASEAN Akhiri Krisis Myanmar Lewat Konsensus 5 Poin

Prabowo dan PM Thailand Kompak Desak ASEAN Akhiri Krisis Myanmar Lewat Konsensus 5 Poin

Presiden Prabowo Subianto dan PM Thailand Anutin Charnvirakul sepakat memperkuat peran ASEAN dalam mendorong penyelesaian krisis politik dan kemanusiaan di Myanmar.
Reaksi Publik Vietnam Setelah Menang 3-0 atas Timnas Indonesia, Heboh Pamer Badge Emas Juara Bertahan

Reaksi Publik Vietnam Setelah Menang 3-0 atas Timnas Indonesia, Heboh Pamer Badge Emas Juara Bertahan

Timnas Indonesia gagal melanjutkan tren positif di Grup A Piala AFF 2026 setelah menelan kekalahan 0-3 dari Vietnam di Pakansari. Begini reaksi publik Vietnam.
PBVSI Resmi Panggil 18 Pemain untuk TC Timnas Voli Indonesia Jelang Tampil di Asian Games 2026

PBVSI Resmi Panggil 18 Pemain untuk TC Timnas Voli Indonesia Jelang Tampil di Asian Games 2026

PP PBVSI resmi mengumumkan daftar 18 pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Voli Indonesia jelang Asian Games 2026. Tak banyak perubahan dalam daftar nama yang dipanggil.
Prabowo dan PM Thailand Bidik Perdagangan Tembus US$20 Miliar, Bentuk Komisi Dagang

Prabowo dan PM Thailand Bidik Perdagangan Tembus US$20 Miliar, Bentuk Komisi Dagang

Indonesia dan Thailand sepakat membawa hubungan ekonomi bilateral ke level yang lebih tinggi dengan menargetkan nilai perdagangan mencapai US$20 miliar pada 2030.
Atlet Golf Jesslyn Wijaya Rupanya Bukan Diculik, Polisi Hentikan Penyelidikan

Atlet Golf Jesslyn Wijaya Rupanya Bukan Diculik, Polisi Hentikan Penyelidikan

Polres Metro Jakarta Pusat menyimpulkan bahwa insiden ang menimpa atlet golf Jesslyn Wijaya di Restoran Saung Kita, Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7/2026), bukanlah peristiwa penculikan.

Trending

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal semifinal Piala Presiden 2026 hari ini pada Selasa (4/8/2026), akan diramaikan oleh big match antara Persib Bandung vs Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya vs Arema FC.
KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK diminta untuk menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Frontal terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana ganti uang (GU) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2025 berkisar Rp3,17 miliar.
Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Keputusan tersebut diambil panitia pelaksana setelah babak empat besar mempertemukan empat tim dengan rivalitas paling panas di sepak bola Indonesia, yakni Persib Bandung kontra Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC.
Mantan Istri Polisi Diduga Bunuh Diri di Kamar Mandi Pakai Senjata Eks Suami

Mantan Istri Polisi Diduga Bunuh Diri di Kamar Mandi Pakai Senjata Eks Suami

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan mengatakan, peristiwa terjadi pada Minggu (2/8/2026) sore di kawasan perumahan di Kecamatan Medan Helvetia. 
Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

‎Timnas Indonesia harus tertunduk lemas setelah dihajar Vietnam dalam lanjutan Piala AFF 2026. Skuad Garuda tumbang dengan tiga gol tanpa balas.
Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026, Erick Thohir: Bukan Berarti Kita Mengalah! 

Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026, Erick Thohir: Bukan Berarti Kita Mengalah! 

‎Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-3. Pertandingan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026) malam WIB.
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 5 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 5 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Pada Rabu, 5 Agustus 2026, pergerakan astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak, terutama dalam urusan finansial. Apakah kamu termasuk?
Selengkapnya

Viral