GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penggugat Ijazah Palsu Marah Jokowi Diwakili: Ini Bukan Urusan Negara, Ini Urusan Pribadi Jokowi

Ketidakhadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang perdana gugatan terkait ijazah palsu dirinya diwakili oleh Pengacara Negara dari Kejaksaan Agung (Kejagung).
Rabu, 19 Oktober 2022 - 08:27 WIB
Tim Kuasa Hukum Bambang Tri Mulyono
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOne

Jakarta - Ketidakhadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang perdana gugatan terkait ijazah palsu dirinya diwakili oleh pengacara negara dari Kejaksaan Agung (Kejagung).

Namun, hal ini menuai protes dari pihak penggugat tersebut. Kuasa Hukum Bambang Tri Mulyono, yakni Eggi Sudjono menyatakan bahwa hal ini semestinya tidak terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, menurut dia, pihaknya menggugat pribadi Jokowi bukan sebagai presiden.

"Lewat penjelasan ini saya kira jangan sangka buruk, ini baik buat Jokowi. Kan sebenarnya cuma gak sampai 10 menit saya kira Jokowi datang. Nih, ijazah saya asli kok. Mana yang palsunya mana? Kan selesai. Kok kenapa berbelit-belit begitu," ungkap Eggi di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (18/10/2022).

"Kenapa capek ngutus-ngutus jaksa? Ini bukan urusan kenegaraan, ini urusan pribadi saja," sambungnya.

Menurut dia, hal ini dilakukan tidak pada tempatnya. Karena pihaknya menggugat Jokowi sebagai pribadi bukan sebagai presiden.

Jadi, kata dia, tidak perlu diwakili oleh pengacara dari Kejaksaan Agung yang dalam hal ini lembaga kenegaraan.

"Proporsi dia sebagai yang digugat itu Jokowi sendiri dalam pengertian perilaku pribadinya yang diduga memalsukan ijazah gitu," ujarnya.

Kalaupun Jokowi ingin mengirimkan perwakilan berupa kuasa hukum atau jaksa boleh juga sebagai presiden, jangan sebagai pribadinya.

"Adapun dia selaku presiden ya gak bisa dipisahkan juga. Tapi harus ada tanda tangan basah dong bahwa Jokowi memberikan kuasa," ucap dia.

Untuk diketahui, ketidakhadiran Jokowi diwakili oleh pengacara negara dari Kejaksaan Agung.

Namun, pengacara tersebut belum membawa surat keterangan kuasa bahwa dia adalah utusan Jokowi dengan alasan masih dalam proses. Kemudian, persidangan pun ditunda oleh majelis hakim.

"Kalau tadi dia (pengacara negara) bilang substitusi, artinya pengganti bukan dari Jokowi. Bagaimana begitu logikanya? Artinya Jokowi mau lepas tangan semuanya," kata dia.

Pernyataan Eggi di dalam ruang sidang pun disambut sorak sorai pengunjung sidang.

"Pembohong, pembohong. Jangan sampai NKRI dipimpin oleh pembohong. Pembohong jangan dibela. Ijazah aja palsu, apalagi yang lain," seru massa pengunjung di Ruang Sidang Wirjono Prodjodikoro 1, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, Eggi meminta kepada majelis hakim untuk dihadirkan semua tergugat I, II, III dan IV.

"Jadi kita minta ke depan, seminggu akan datang tanggal 31 Oktober itu jam 10.00 WIB harus hadir dari kami sebagai penggugat Bambang Tri Mulyono dan yang digugat adalah jangan lupa ini perdata gak ada urusannya Jokowi sebagai presiden," tandasnya. (rpi/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejutan! Manchester City Tiba-tiba Incar Lagi Julian Alvarez, Arsenal dan Barcelona Bisa Gigit Jari?

Kejutan! Manchester City Tiba-tiba Incar Lagi Julian Alvarez, Arsenal dan Barcelona Bisa Gigit Jari?

Manchester City ikut memburu Julian Alvarez setelah Barcelona ditolak Atletico Madrid. Arsenal kini mendapat pesaing baru dalam perburuan striker Argentina itu.
Saat Prabowo Malam-malam Sambangi Hunian Baru Warga Senen, Anak-anak Sontak Kerumuni Presiden

Saat Prabowo Malam-malam Sambangi Hunian Baru Warga Senen, Anak-anak Sontak Kerumuni Presiden

Presiden Prabowo Subianto mendadak mengunjungi warga di Hunian Senen pada Jumat malam. Warga antusias menyambut, termasuk anak-anak yang langsung mengerumuni.
Anggota DPRD TTU PDIP Jadi Tersangka Kasus dr Icha, Hasto Sebut Partai Bakal Beri Sanksi

Anggota DPRD TTU PDIP Jadi Tersangka Kasus dr Icha, Hasto Sebut Partai Bakal Beri Sanksi

Hasto mengatakan PDIP akan memberikan sanksi tegas Veronika imbas dugaan intimidasi terhadap mendiang dokter Icha. Namun, Hasto mengatakan belum dapat memastikan bentuk sanksinya.
Viral Warga Surabaya Mengaku Diminta Polisi Transfer Rp1 Juta saat Ambil Kendaraan Barang Bukti Kecelakaan

Viral Warga Surabaya Mengaku Diminta Polisi Transfer Rp1 Juta saat Ambil Kendaraan Barang Bukti Kecelakaan

Kronologi kejadian warga Surabaya, Kristiani ditodong polisi untuk transfer uang Rp1 juta saat urus surat pengeluaran kendaraan motor barang bukti kecelakaan.
Ironis, Seorang Ibu dengan Pacarnya Aniaya Balita Karena Ngompol, Kondisinya Kritis di RSSA Malang

Ironis, Seorang Ibu dengan Pacarnya Aniaya Balita Karena Ngompol, Kondisinya Kritis di RSSA Malang

Baru-baru ini beredar kabar di media sosial terkait insiden ironis soal balita yang kritis di ruang PICU RSSA Kota Malang. Pasalnya balita itu dianiaya ibunya
Chef Arnold Buka Suara soal Video Hoaks yang Seret Namanya Sarwendah dan Ruben Onsu, Auto Naik Pitam

Chef Arnold Buka Suara soal Video Hoaks yang Seret Namanya Sarwendah dan Ruben Onsu, Auto Naik Pitam

Chef Arnold Poernomo geram usai namanya dikaitkan dengan Sarwendah dan Giorgio Antonio alias Gio dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Ia menegaskan.

Trending

Spanduk Bertebaran Buntut Polemik SDIP Pamulang, Ini Respons Yayasan Syarif Hidayatullah

Spanduk Bertebaran Buntut Polemik SDIP Pamulang, Ini Respons Yayasan Syarif Hidayatullah

Polemik pengelolaan dan status aset pendidikan TKIP-SDIP Pamulang antara Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH) dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menuai respons publik.
Viral Video Detik-detik Diduga Anak Buah Hercules Terlibat Kericuhan di Pejompongan, Ini Kata Polisi

Viral Video Detik-detik Diduga Anak Buah Hercules Terlibat Kericuhan di Pejompongan, Ini Kata Polisi

Viral video sekelompok massa diduga anak buah Hercules dari GRIB Jaya turun menggunakan mobil di tengah aksi massa di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Ruben Onsu Dibantu Jhon LBF Siapkan Ganti Rugi Rp3,5 Miliar, Berharap Setelah Mediasi Pihak Korban Cabut Laporan

Ruben Onsu Dibantu Jhon LBF Siapkan Ganti Rugi Rp3,5 Miliar, Berharap Setelah Mediasi Pihak Korban Cabut Laporan

Ruben Onsu dibantu Jhon LBF siapkan ganti rugi sebesar Rp3,5 miliar, berharap mediasi bisa menyelesaikan perkara dan pihak korban mencabut laporan.
Alasan Ini Membuat Ruben Onsu Tunda Jalani Pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan

Alasan Ini Membuat Ruben Onsu Tunda Jalani Pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan

Ruben Onsu menjadi tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan dana investasi senilai Rp3,5 miliar.
Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasan Doa Belum Terkabul, Ternyata Ada 3 Kemungkinan

Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasan Doa Belum Terkabul, Ternyata Ada 3 Kemungkinan

Ustaz Adi Hidayat ungkap alasan doa belum terkabul, ternyata ada tiga kemungkinan. Simak penjelasannya berikut ini.
Duel Sengit Driver Ojol di Tasikmalaya Lawan Begal, Korban Selamat Usai Dicekik Tali Tambang

Duel Sengit Driver Ojol di Tasikmalaya Lawan Begal, Korban Selamat Usai Dicekik Tali Tambang

Korban diketahui bernama Jonih Jaswara (48), warga Kampung Cimuncang, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. 
Heboh, Seorang Ibu Melaporkan Guru yang Diduga Pukul Murid karena Tidak Mengerjakan PR

Heboh, Seorang Ibu Melaporkan Guru yang Diduga Pukul Murid karena Tidak Mengerjakan PR

Media sosial dihebohkan dengan kabar seorang ibu melaporkan guru di Medan yang diduga melakukan kekerasan pada murid, karena tidak mengerjakan PR.
Selengkapnya

Viral