News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ucapan Benny Moerdani ini Bikin Soeharto yang sedang Senang Hatinya Menjadi Diam dan Kesal, Apa?

Di akhir karier Benny Moerdani sebagai Panglima ABRI, justru hubungannya bersama Soeharto yang semula akrab menjadi retak. Apa penyebabnya? Ternyata sosok Benny
Rabu, 19 Oktober 2022 - 11:18 WIB
Sosok Benny Moerdani
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Kisah masa hidup Presiden RI kedua, Soeharto hingga saat ini masih menarik untuk dibahas, termasuk salah satu kisahnya bersama Benny Moerdani.

Ucapan Benny Moerdani ini Bikin Soeharto yang sedang Senang Hatinya Menjadi Diam dan Kesal, Apa?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wafatnya pria berjuluk The Smiling General itu tentu menyisakan duka mendalam bagi keluarga Cendana, terutama para kerabat dan anak-anak Soeharto.

Kisah kali ini membahas hubungan Soeharto dengan mangan Panglima ABRI (Kini TNI) Benny Moerdani semasa hidup mereka.

Dikisahkan, mantan jurnalis sekaligus pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia, Christianto Wibisono, ia pernah mengutarakan bahwa hubungan Soeharto dengan Benny Moerdani sangat erat.

Bahkan ia menyebut bahwa Benny Moerdani merupakan anak 'emas' Soeharto.

Presiden RI kedua, Soeharto. (Dok. Soeharto.co)

Bisa dibilang kala itu, karier militer Benny Moerdani memang moncer hingga mampu mencapai posisi Panglima ABRI di zaman Orde Baru.

Meski begitu, kedekatan Soeharto dengan Benny Moerdani tersebut bukannya tanpa ujian.

Di akhir karier Benny Moerdani sebagai Panglima ABRI, justru hubungannya bersama Soeharto yang semula akrab menjadi retak.

Apa penyebabnya?

Melansir buku berjudul 'Benny Moerdani yang Belum Terungkap' terbitan (2018), Soeharto kala itu mencopot jabatan Benny Moerdani sebagai Panglima ABRI. Pencopotan jabatan Benny Moerdani sebagai Panglima ABRI oleh Soeharto tersebut pun dianggap ada kejanggalan oleh publik.


Mantan Panglima ABRI (Kini TNI) Benny Moerdani. (IST)

Sebab, saat itu, Benny Moerdani diturunkan persis seminggu sebelum Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat digelar.

Peralihan tongkat komando tertinggi militer sebelumnya selalu dilakukan berbarengan dengan pembentukan kabinet baru.

Rumor terkait tersingkirnya Benny Moerdani dari lingkaran Cendana menguat setelah Soeharto, kala itu membubarkan Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkantib).

Adapun Kopkantib merupakan pasukan yang dipimpin Benny Moerdani.

Meski begitu, Benny bukan langsung menganggur setelah jabatannya sebagai Panghlima ABRI dicopot. 

Soeharto saat itu memberikan Benny Moerdani jabatan sebagai menteri Pertahanan dan Keamanan dalam Kabinet Pembangunan V.

Namun, kegiatan Benny Meordani saat itu tak jauh-jauh dari kegiatan seremonial saja, sementara ia merasa kekuatan militernya justru semakin terkikis.

Buntutnya, banyak yang mengatakan hubungan Soeharto dan Benny Moerdani merenggang karena kabar Benny mengincar kursi wakil presiden hingga merencanakan kudeta.

Kepala Staf Sosial Politik ABRI Letjen (Purn) Haryoto PS saat itu burur-buru mengklarifikasi penyebab hubungan Soeharto dan Benny yang disebut merenggang.

Menurut Haryoto, Benny bukan karena dua rumor tersebut.

Haryoto menyebut hubungan Benny dan Soeharto menjadi kurang harmonis setelah Benny saat itu memberika kritik terhaadap Soeharto.

Kala itu, menurut Haryoto, Benny Moerdani mengingatkan Soeharto soal bisnis yang dijalankan oleh anak-anak keluarga Cendana.

"Bapake nesu banget mergo anake dipermasalahke (Bapak marah sekali karena anak-anaknya dipermasalahkan)," kata Haryoto.

Sementara itu, mantan dokter tentara dalam Operasi Mandala, Brigadir Jenderal Purnawirawan Ben Mboi sempat diceritakan oleh Benny mengenai kejadian munculnya kritikan tersebut.

Saat itu, Benny Moerdani sedang menemani Soeharto bermain biliar di kediaman Cendana.

Benny memberanikan diri mengutarakan pendapatnya agar Soeharto menjauhkan anak-anaknya dari kekuasaan.

"Ketika saya angkat masalah anak-anaknya itu, Pak Harto berhenti bermain, masuk kamar tidur, dan meninggalkan saya di kamar biliar," ujar Benny saat bercerita kepada Ben.

Sebelum kejadian tersebut, ternyata Benny Moerdani sempat menolak campur tangan anak Soeharto dalam urusan pengadaan alat utama sistem senjata ABRI.

Hal tersebut diungkapkan oleh mantan asisten Benny Moerdani yang enggan disebut namanya.

"Pak Benny beberapa kali menolaknya," katanya.

Sementara itu, menurut Jusuf Wanandi, rekan Benny dari Centre for Strategic and International Studies, pada 1980-an, bisnis anak-anak Soeharto merajalela ke semua sektor.

"Semua-semuanya ingin ditataniagakan," kata Jusuf, awal September 2014.

Keresahan Benny terhadap bisnis anak Soeharto juga dirasakan oleh mantan Menteri Penerangan Kabinet Pembangunan III Ali Moertopo. Kala itu Ali Moertopo berpesan kepada Jusuf agar berbicara kepada Benny tentang anak-anak Soeharto.

"Minta dia bicara ke Pak Harto untuk tertibkan anak-anaknya," kata Ali yang ditirukan Jusuf.

Bahkan, Benny sempat menahan paspor, putra Soeharto, Sigit Harjojudanto.

Adapun tujuannya adalah agar Sigit tak bisa lagi ke luar negeri untuk berjudi.

Perkataan-perkataan itulah yang disebut-sebut pemicu retaknya hubungan Soeharto dengan Benny Moerdani.

Seoharto Menyesal Tak Dengar Perkataan Benny Moerdani

Meski begitu, Soeharto pun sempat menyesal karena telah mendiamkan Benny Moerdani.

Ungkapan rasa sesal itu ia utarakan kepada Benny Moerdani yang saat itu tengah terbaring lemah di RS Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat karena sakit.


Benny Moerdani bersama Presiden RI kedua Soeharto. (cdn.radionetherlands.nl)

Saat itu, Soeharto pun mengungkapkan penyesalannya karena tak mendengarkan pendapat Benny Moerdani tentang anak-anaknya.

Disebutkan saat itu Soeharto berbicara kepada Benny Moerdani ekspresi sedih. Sambil berkaca-kaca, Soeharto menyebut bahwa omongan Benny Moerdani itu benar soal anak-anak Soeharto.

"Kowe pancen sing bener, Ben. Nek aku manut nasihatmu, ora koyo ngene (Kamu memang yang benar, Ben. Seandainya aku menuruti nasihatmu, tak akan seperti ini)," ujar Soeharto, seperti yang ditirukan oleh asisten Benny yang berada di ruang perawatan kala itu.

Dua hari setelah kunjungan Soeharto i rumah sakit, Benny Moerdani pun meninggal dunia. Adapun Benny Moerdani meninggal dunia pada 29 Agustus 2004. (abs)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jangan Lupa Subscribe YouTube Tvonenews.com:

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komisi XII DPR Ikut Bicara Pasokan Batu Bara PLN

Komisi XII DPR Ikut Bicara Pasokan Batu Bara PLN

 Pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik PLN secara umum dalam kondisi aman dan pemulihan sistem kelistrikan Jawa terus berjalan
Bukan Masalah Psikologis, Ini Alasan Ruben Onsu Perjuangkan Hak Asuh Anak

Bukan Masalah Psikologis, Ini Alasan Ruben Onsu Perjuangkan Hak Asuh Anak

Minola Sebayang, Kuasa hukum Ruben Onsu ungkap alasan utama perjuangkan hak asuh anak, bukan soal psikologis melainkan hak pertemuan dan dugaan eksploitasi.
Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Baru-baru ini beredar terkait kabar detik-detik 14 oknum TNI-Polri terjaring razia atau Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib)  di THM, Surabaya, pada Sabtu
Kemendikdasmen Gelontor Rp14,23 M Revitalisasi 18 Sekolah di Nias, Murid Belajar Lebih Nyaman

Kemendikdasmen Gelontor Rp14,23 M Revitalisasi 18 Sekolah di Nias, Murid Belajar Lebih Nyaman

Kemendikdasmen mengatakan sejumlah perbaikan melalui program revitalisasi sekolah membuat proses belajar para murid di Kepulauan Nias, Provinsi Sumatera Utara
Injak Usia ke-65, Jokowi Dapat Ucapan dari Sultan Sepuh Cirebon

Injak Usia ke-65, Jokowi Dapat Ucapan dari Sultan Sepuh Cirebon

Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) berulang tahun ke-65 tepat pada Minggu (21/6/2026).
Ayah Wapres Gibran Ultah ke 65, Grace Natalie Temui Jokowi di Solo: Semoga Terus Diberikan Kesehatan

Ayah Wapres Gibran Ultah ke 65, Grace Natalie Temui Jokowi di Solo: Semoga Terus Diberikan Kesehatan

Ayah Wapres Gibran, yang juga mantan Presiden ke-7 Jokowi berulang thaun (ultah) ke 65, pada Minggu (21/6). Kemudian dari pantauan awak media, sejumlah politisi

Trending

Korban Dugaan Perselingkuhan Lapor ke Mabes Polri dan DPR RI

Korban Dugaan Perselingkuhan Lapor ke Mabes Polri dan DPR RI

Muhamad Alan yang mengaku menjadi korban dari dugaan perkara perselingkuhan seorang pejabat daerah memilih melaporkan peristiwa tersebut ke Mabes Polri.
Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bocorkan alasan terkait Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dokter Tifa soal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden
Seskab Teddy Bocorkan Isi Pertemuan Presiden Prabowo dengan Rosan Roeslani

Seskab Teddy Bocorkan Isi Pertemuan Presiden Prabowo dengan Rosan Roeslani

Seskab Teddy Indra Wijaya bocorkan isi pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Roeslani di Kertanegara
Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Injak Usia ke-65, Jokowi Dapat Ucapan dari Sultan Sepuh Cirebon

Injak Usia ke-65, Jokowi Dapat Ucapan dari Sultan Sepuh Cirebon

Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) berulang tahun ke-65 tepat pada Minggu (21/6/2026).
Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.
Ayah Wapres Gibran Ultah ke 65, Grace Natalie Temui Jokowi di Solo: Semoga Terus Diberikan Kesehatan

Ayah Wapres Gibran Ultah ke 65, Grace Natalie Temui Jokowi di Solo: Semoga Terus Diberikan Kesehatan

Ayah Wapres Gibran, yang juga mantan Presiden ke-7 Jokowi berulang thaun (ultah) ke 65, pada Minggu (21/6). Kemudian dari pantauan awak media, sejumlah politisi
Selengkapnya

Viral