Ratusan Senjata, Narkotika, hingga Kaset Porno Ditemukan di Ruang Mantan Ketua Yayasan
Jakarta, tvOnenews.com - Tim kuasa hukum bersama pihak sekolah di Jakarta Selatan mengungkap penemuan Ratusan senjata, amunisi, hingga narkotika di ruangan milik mantan ketua yayasan berinisial Iwd yang telah diberhentikan. Seluruh temuan tersebut kini diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Selatan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kuasa hukum sekolah, Hermawanto, menjelaskan peristiwa bermula setelah ketua yayasan dan seorang anggota pembina yang merupakan pasangan suami istri dinonaktifkan pada April 2026.
Keduanya diduga terlibat penyalahgunaan keuangan yayasan, termasuk penggunaan dana sekolah untuk pembelian tanah yang kemudian didaftarkan atas nama pribadi.
Setelah dinonaktifkan, akses keduanya ke lingkungan sekolah dibatasi. Namun, sejumlah ruangan masih terkunci karena kunci dikuasai mantan ketua yayasan.
Saat sekolah membutuhkan ruangan tambahan untuk kegiatan belajar mengajar, pihak yayasan beberapa kali meminta agar ruangan tersebut dibuka, tetapi tidak mendapat respons.
Kesepakatan akhirnya tercapai pada 10 Juli 2026 ketika mantan ketua yayasan diperbolehkan mengambil barang-barang pribadinya dari sekolah.
Saat proses pemindahan berlangsung, pihak sekolah memeriksa barang yang akan dibawa keluar untuk memastikan tidak ada aset yayasan yang ikut diangkut.
Dalam pemeriksaan itu, staf sekolah menemukan sasaran tembak dan mulai mencurigai adanya senjata. Kecurigaan tersebut terbukti setelah salah seorang staf membuka sebuah karung dan menemukan senjata di dalamnya.
Pihak sekolah kemudian menghentikan seluruh aktivitas pemindahan barang, mengamankan lokasi, dan melaporkan temuan tersebut kepada Polres Metro Jakarta Selatan.
Pada malam harinya, polisi bersama aparat terkait melakukan pemeriksaan awal dikarenakan jumlah barang yang ditemukan sangat banyak, proses penghitungan dilanjutkan keesokan harinya dengan melibatkan personel Polri, Gegana, serta TNI.
"Ditemukan jumlah total 995 pucuk senjata. Di dalamnya menurut mereka ada beberapa senjata api, kemudian ada amunisi, serta sejumlah aksesori," kata Hermawanto.
Pihak sekolah kemudian meminta polisi membuka satu ruangan lain yang juga masih terkunci. Saat ruangan tersebut dibuka beberapa hari kemudian, petugas kembali menemukan sejumlah senjata, alat pembuat peluru, narkotika, serta sekotak CD yang diduga bermuatan pornografi.
Menurut Hermawanto, seluruh barang bukti telah diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Selatan disertai berita acara serah terima untuk diproses sesuai ketentuan hukum.
Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan terhadap asal-usul, legalitas, serta dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan kepemilikan ratusan senjata, amunisi, narkotika, dan barang bukti lainnya yang ditemukan di lingkungan sekolah tersebut.