GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mendapat Firasat Buruk Hingga Tak Bisa Tidur, Mahareza Ungkap Kecurigaan di Hari Kematian Brigadir J

Mahareza Rizky Hutabarat, Adik dari Brigadir J menjadi salah satu saksi diantara 12 orang yang hadir pada sidang lanjut kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.
Rabu, 26 Oktober 2022 - 11:50 WIB
Alm. Brigadir J bersama Sang Adik, Mahareza Rizky Hutabarat
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Mahareza Rizky Hutabarat, Adik dari Brigadir J menjadi salah satu saksi diantara 12 orang yang hadir pada sidang lanjut kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.

Pada kesaksiannya, Mahareza mengaku tidak bisa tidur di hari yang sama saat abang kandungnya, Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J akan dibunuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Brigadir J ditugaskan menjadi ajudan dari Ferdy Sambo yang saat itu bertugas sebagai Kadiv Propam Polri. Almarhum dihabisi nyawanya di Rumah Dinas Kadiv Propam Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. 

Sementara itu, kakak dari Brigadir J yakni Yuni Artika Hutabarat menceritakan bagaimana adiknya sering curhat kepadanya mengenai pekerjaannya sebagai ajudan dari Ferdy Sambo.

Untuk mengetahui keterangan mereka, simak beritanya berikut ini.

Firasat Adik Brigadir J di Hari Kejadian Berlangsung

Dalam kesaksian Adik Brigadir J, Mahareza Rizky Hutabarat mengaku dirinya tidak bisa tidur dan merasakan firasat buruk. 

Dirinya menceritakan pada saat peristiwa penembakan terhadap abang kandungnya, Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. 

Mahareza sedang berada di kamar kostnya yang berlokasi tidak jauh dari rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling, Duren Tiga, Jakarta Selatan hanya berjarak sekitar 500 meter. Saat memasuki waktu siang, dirinya tidak bisa tidur dan memiliki firasat yang ia tidak dapat dirincikan.

“Kebetulan pada tanggal 8 saya tidak bisa tidur. Nggak tau juga firasat apa. Nggak bisa tidur. Saya tidur pukul 14:00 dan bangun setengah enam sore,” ungkap Mahareza saat mengucapkan kesaksiannya di ruang sidang.

Kemudian Daden, salah seorang ajudan dari Ferdy Sambo menelpon Mahareza, lalu ia mendatangi rumah Ferdy Sambo.

“Kurang lebih saya dapat telepon dari Daden sekitar pukul 19.00 WIB,” ujarnya.

Selain itu, Kamaruddin Simanjuntak juga menjelaskan adanya kejanggalan usai Brigadir J telah tewas akibat ditembak Ferdy Sambo dan Bharada E atau Richard Eliezer.

Kejanggalan tersebut semakin terlihat pada saat Adik Brigadir J, Mahareza Hutabarat akan mengunjungi rumah pribadi Ferdy Sambo.

“Adik almarhum ini merasa aneh karena selama dia kunjungan tidak pernah digeledah, karena mau masuk ke rumah itu, dia dicegat dengan dibilang ditunggu oleh Karo Provos,” ujar Kamaruddin waktu mengungkapkan kesaksian pada Sidang Lanjutan di PN Jaksel, Selasa (25/10/2022).

Tanpa persiapan pakaian, Mahareza bertanya kepada Yanma Polri yang memintanya untuk pergi ke Kantor Propam Polri. Dirinya menanyakan apakah diperbolehkan bila dirinya datang dengan mengenakan pakaian olahraga.

Sebab, baju tugas Mahareza atau yang biasa dipanggil Reza sedang dicuci sehingga dirinya mengenakan pakaian olahraga.

“Sehingga dia bingung kenapa Karo Provos menunggu dia. Maka ditanya, bisa nggak pakai baju gini, waktu itu dia pakai baju olahraga, tetapi Daden katakan harus pakai baju pakaian harian lepas, sedangkan pakaian dia sedang dilaundry, akhirnya dia tidak jadi masuk dan pergi ke laundry,” ujar Kamaruddin Simanjuntak, Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J yang berperan sebagai saksi sidang lanjutan, Selasa (25/10/2022).

Saat Mahareza hendak meninggalkan rumah pribadi Ferdy Sambo, Kamaruddin menjelaskan dalam persidangan bahwa Reza merasakan adanya kejanggalan dari aktivitas di rumah tersebut.

Lantaran dirinya merasa tidak biasanya seorang penjaga sipil rumah pribadi Ferdy Sambo mencuci rumah tersebut padahal bukan tugas dari penjaga tersebut.

“Ada pemandangan dia yang aneh, selama dia datang ke rumah, belum pernah lihat satpam cuci rumah, tetapi sore itu rumah dicuci oleh satpam sipil di rumah saguling,” ujar Kamaruddin.

“Itu lah menurut dia yang aneh, kemudian dia pergi ke laundry, karena informasi dari Daden dia harus pergi cepat-cepat, maka dia ke rumah duren tiga, karena jarak duren tiga dengan saguling 300 meter, dia mau ganti baju, tetapi di rumah duren tiga sudah banyak provos, sehingga dia tidak jadi ganti baju,” kelasnya.

Curhatan Brigadir J dalam Kesaksian Kakaknya

Yuni Artika Hutabarat, kakak kandung dari Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat mengungkapkan dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan terhadap Brigadir J bahwa adiknya sering menceritakan tentang pekerjaannya sebagai ajudan dari Ferdy Sambo.

Sebelumnya, Brigadir J sebagai anggota Polri telah ditugaskan menjadi ajudan Ferdy Sambo. Namun beberapa kali dirinya diminta untuk mengawal Putri Candrawathi, Istri dari Ferdy Sambo.

“Dia (Brigadir J) cerita sekarang sering mengawalnya ibu, kenapa? Karena ajudan yang dirumah kurang,” jelas Yuni dalam sidang lanjutan pada Selasa (25/10/2022).

“Karena ibu minta saya untuk jadi ajudan untuk mengawal ibu,” sambungnya.


Orang tua dan Kakak Brigadir J, Yuni Artika Hutabarat. (Viva/Zendy Pradana)

Selain itu, Yuni juga menjelaskan bahwa adiknya merasa lebih menyukai pekerjaannya saat menjadi ajudan Ferdy Sambo daripada Putri Candrawathi.

“Dia kadang jadi ajudan bapak (Ferdy Sambo) juga. Enakan bapak katanya, karena kalau ibu ribet, tidak diceritakan bagaimana ribetnya,” ungkap Yuni.

Brigadir J selama ini tidak menceritakan suka duka menjadi ajudan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Brigadir J hanya bercerita bahwa menjadi ajudan memiliki tugas dan risiko yang berat.

“Dia cuma bilang risiko berat, tugasnya berat, karena mengawal bapak kemana-mana,” tuturnya.

Brigadir J Ditembak dalam Keadaan Mata Terbuka

Tangis histeris Rosti Simanjuntak selaku Ibunda Brigadir J tak terbendung di depan Majelis Hakim saat bersaksi dalam sidang agenda pemeriksaan saksi dengan terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).  

Tangis histeris itu semakin tak terbendung dari sosok Ibunda Brigadir J hingga sempat tak kuasa menjawab pertanyaan dari Hakim Ketua saat mengisahkan kabar duka tersebut.  

Rosti mengatakan dirinya tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan sang anak ditembak dalam keadaan mata terbuka.  

"Jadi atas meninggalnya anak saya ini, dengan sangat berat saya rasakan dengan mata terbuka anak saya dihabisi, anak saya dicabut nyawanya," dengan suara sesenggukan akibat tangisan histeris yang tak dapat ditahannya di depan Majelis Hakim, Jakarta, Selasa (25/10/2022). 


Ibu Kandung Brigadir J, Rosti Simanjuntak. (Tim tvOne - Muhammad Bagas)

Tak cukup sampai di situ, kesedihan itu terus tertampak dari sosok ibu yang bersaksi dalam kasus kematian sang anak.  

Ia menyebut tak ada satupun manusia yang memiliki hak untuk mencabut nyawa seseorang termasuk sang anak tercinta. 

"Nyawa itu adalah hak Tuhan itu secara manusia bapak, sebagai ibunya saya menangis, menangis setiap siang dan malam," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saudara kandung Brigadir J, Mahareza Rizky Hutabarat dan Yuni Artika Hutabarat menjadi saksi dari 12 orang yang sebelumnya telah dihadirkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Keduanya memberikan kesaksian di depan majelis hakim yang akan menjadi pertimbangan untuk putusan persidangan terhadap para terdakwa dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir J. (Raa/Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Turun Tipis Rp5.000, Harga Emas Antam Hari Ini 26 Mei 2026 Jadi Rp2.798.000 per Gram

Turun Tipis Rp5.000, Harga Emas Antam Hari Ini 26 Mei 2026 Jadi Rp2.798.000 per Gram

Harga emas Antam yang dipantau di laman Logam Mulia hari ini 26 Mei 2026 pukul 09.03 WIB turun Rp5.000.
Rupiah Hari Ini 26 Mei 2026 Melemah di Rp17.749, Pasar Masih Khawatirkan Fiskal RI dan Kebijakan Ekspor via DSI

Rupiah Hari Ini 26 Mei 2026 Melemah di Rp17.749, Pasar Masih Khawatirkan Fiskal RI dan Kebijakan Ekspor via DSI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (26/5/2026).
Hati-Hati Modus Hipnotis Anak Sekolah untuk Curi Barang, Pelaku Banyak Bertanya untuk Buat Korban Bingung

Hati-Hati Modus Hipnotis Anak Sekolah untuk Curi Barang, Pelaku Banyak Bertanya untuk Buat Korban Bingung

Dua pria berinisial AS dan AP diduga menghipnotis anak sekolah di kawasan Tambora, Jakarta Barat. 
Ikut Tren Arisan Kurban Sebenarnya Sah atau Tidak dalam agama Islam? Begini Hukumnya Kata Buya Yahya

Ikut Tren Arisan Kurban Sebenarnya Sah atau Tidak dalam agama Islam? Begini Hukumnya Kata Buya Yahya

Ulama KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menyebut hukum arisan atau patungan kurban untuk Hari Raya Idul Adha adalah sah karena ada unsur tolong-menolong.
Sebanyak 2771 Peserta SNBT Lolos Jadi Calon Ksatria Airlangga

Sebanyak 2771 Peserta SNBT Lolos Jadi Calon Ksatria Airlangga

Universitas Airlangga (UNAIR) mengumumkan para calon Ksatria Airlangga jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).
Penyebab Liverpool Tak Mampu Raih Trofi dan Hampir Tak Lolos ke Liga Champions Diungkap Arne Slot

Penyebab Liverpool Tak Mampu Raih Trofi dan Hampir Tak Lolos ke Liga Champions Diungkap Arne Slot

Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengungkapkan penyebab utama timnya gagal tampil maksimal sepanjang musim ini. Menurut dia, badai cedera menjadi faktor terbesar yang membuat performa The Reds menurun drastis dibanding musim sebelumnya.

Trending

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Penemuan jasad seorang wanita di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor pada Sabtu (23/5/2026) kini kasusnya telah terbongkar.
Selengkapnya

Viral