News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Ricko WNI di Korea Soal Detik-Detik Tragedi Itaewon: Korban Tersungkur hingga Terinjak-injak

Pesta Halloween di pusat hiburan malam Distik Itaewon, Seoul, Korea Selatan berubah jadi tragedi.kesaksian Ricko WNI di Korea soal detik-detik Tragedi Itaewon.
Senin, 31 Oktober 2022 - 11:40 WIB
Kesaksian Ricko WNI di Korea Soal Detik-Detik Tragedi Itaewon: Korban Tersungkur hingga Terinjak. Senin (31/10/2022).
Sumber :
  • Kolasetvonenews.com / tangkapan layar / Kantor Berita Yonhap

Jakarta - Perayaan pesta Halloween di pusat hiburan malam Distik Itaewon, Seoul, Korea Selatan berubah menjadi tragedi maut yang menewaskan ratusan korban jiwa pengunjung. Adapun kesaksian Ricko WNI di Korea soal detik-detik Tragedi Itaewon, Senin (31/10/2022).

Tragedi kemanusiaan yang terjadi di Korea Selatan membuat dunia gempar. Hingga mendapat perhatian dunia dan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol menyerukan masa berkabung nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesaksian Ricko WNI di Korea Soal Detik-Detik Tragedi Itaewon: Korban Tersungkur hingga Terinjak.

Pemuda asal Indonesia bernama Ricko Tryadmaja yang kini tinggal di Seoul, Korea Selatan hadir sebagai narasumber Kabar Petang tvOne. Menceritakan detik-detik Tragedi Itaewon yang menewaskan ratusan korban jiwa di Negera yang dikenal Industri Kpop tersebut.

"Perlu kita ketahui, Itaewon sendiri dikenal dengan kawasan Internasional di Seoul. Disana ada banyak banget orang asing yang tinggal. Disana juga banyak tempat-tempat yang dikunjungi oleh anak-anak muda, seperti banyaknya cafe, makanan internasional, bar dan juga kelab malam.

WNI Indonesia yang telah di Korea Selatan ini menuturkan bahwa di Daerah Distrik Itaewon juga terdapat Masjid terbesar yang ada di Korea Selatan.

"Selain itu juga, disana ada Masjid terbesar di Korea Selatan. Jadi selain tempat-tempat hiburan, juga sebagai destinasi wisata buat orang-orang muslim yang berada di seoul.

Ricko menuturkan tentang kejadian malam hari itu dalam suasana pengunjung yang sangat ramai. Karena ini merupakan perayaan Halloween pertama kali lagi di Distrik Itaweon setelah Covid 19 melanda.

"Tragedi naas pada malam hari, kemaren malam itu terjadi di sekitar pukul 10 malam (waktu korea selatan). Di sebuah gang sempit di dekat hotel hamilton, Itaewon Stasiun. Nah gang itu menghubungkan antara jalan utama menuju jalur kedua, dimana jalur kedua itu tempat keberedaan kelab malam, bar dan cafe.

"Saking banyaknya massa pengunjung yang datang ke Itaewon, Gang sempit itu tidak cukup menampung massa yang ada disana. Dan pada akhirnya di Gang sempit itu Crowd (kerumunan) yang begitu tak teratur. Sehingga dari atas para massa pengunjung yang sedang mau turun untuk keluar ke jalan utama." ujarnya.

Pengunjung berdesakan saat pesta Halloween di Itaewon, Sabtu (29/10/2022). (twitter @yns0_)

Karena ruang yang sempit di Gang Distrik Itaewon tidak dapat menampung banyaknya massa yang membludak. Sehingga menyebabkan terjadinya aksi berdesakan.

"Mereka terjadi tabrak-tabrakan dan ada juga yang tersungkur gang sempit itu jalannya menanjak atau naik. Jadi orang yang mau turun pada tersungkur jatuh dan terinjak-injak juga. Akhirnya terjepit dan banyak juga meninggal karena tak bisa bernapas.

Ditanyakan oleh Host tvOne menyoal apakah ada acara tertentu atau publik figur yang dikejar oleh pengunjung sehingga semuanya bertumpuk di dalam Gang sempit tersebut.

"Sebenarnya untuk acara tertentu, tidak ada yah. Cuman kalau artis, kemarin sempat dengar kalau ada salah satu artis yang sempat berkunjung di Itaewon. Tetapi siapa-nya saya juga tidak tahu. 

Namun, yang pasti di semua Itaewon tuh di semua lokasi benar-benar penuh, berhimpit-himpit. Tidak hanya di lokasi (gang) itu saja, hampir di seluruh jalan menuju Itaewon Station," paparnya.

Garis polisi terpasang di jalan masuk ke sebuah gang di distrik Itaewon di Seoul, Minggu 30 Oktober 2022. (kantor berita Yonhap)

Lebih lanjut, Ricko Triyadmaja membeberkan update jumlah korban terbaru dari Tragedi Itaewon yakin 153 korban jiwa, termasuk 22 orang diantaranya adalah warga asing (Uzbekistan, China, Iran, Norwegia, Amerika) dan sebagian belum teridentifikasi.

Sedangkan untuk korbannya sendiri didominasi oleh jenis kelamin perempuan. "karena fisiknya mungkin yang lebih kecil, mudah terjatuh sehingga banyak terinjak-injak juga" ungkapnya.

Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita Tragedi Halloween Itaewon

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ras duka cita atas tragedi maut di Distrik Itaewon, Seoul, Korea Selatan atau Korsel. Jokowi mengatakan Indonesia bersama rakyat Korea Selatan (Korsel). 

Pernyataan itu disampaikan Jokowi di akun Twitter-nya, Minggu (30/10/2022). Ucapan belasungkawa itu disampaikan Jokowi dalam bahasa Inggris. 

"Deeply saddened to learn about the tragic stampede in Seoul. My deepest condolences to those who lost their loved ones. Indonesia mourns with the people of South Korea and wishes those injured a speedy recovery," tulis Jokowi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, pada Sabtu (29/10/2022) sekitar pukul 22.00 waktu setempat telah terjadi peristiwa pada perayaan Halloween di Itaewon yang menimbulkan korban jiwa dan luka. 

Berdasarkan pemberitaan di berbagai media nasional Korea, saat ini terdapat sekitar 151 korban jiwa dan 76 korban luka. Jumlah tersebut dikhawatirkan akan bertambah. (ind/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir. Tim Res-
Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Selengkapnya

Viral