Blunder, ART Ferdy Sambo Ketahuan Bohong, Ini Daftar Kebohongan yang Dilakukan Susi
- Tim tvOne - Julio Trisaputra
Awalnya, Susi menjelaskan di rumah Magelang saat itu hanya ada dirinya, Kuat Ma'ruf, Brigadir J, dan Putri. Ia mengatakan langsung berteriak memanggil Brigadir J dan Kuat saat mengetahui Putri terjatuh.
Namun anehnya Susi malah menyebut Kuat dan Brigadir J sedang terlibat pertikaian di lantai dasar. Mendapati cerita tersebut, hakim Wahyu bertanya karena keterangan Susi dinilai tak masuk akal.
"Orang ada yang tergeletak, terus kamu teriak. Kok ada mereka yang bertengkar," sebut Wahyu.
4. Susi berbohong saat menulis BAP
Masih soal kejadian di Magelang, Susi bersaksi jika Brigadir J tidak ikut serta dalam menolong Putri Candrawathi saat jatuh di kamar mandi. Kendati, keterangannya di BAP penyidik kepolisian berbeda dengan kesaksiannya di persidangan.
"Jadi semua keterangan di polisi enggak benar? Kenapa kamu berubah (di persidangan)?" tanya hakim anggota kepada Susi.
Lantas, Susi mengaku pada saat memberikan keterangan kepada polisi dia merasa gugup dan takut sehingga memberikan pernyataan yang berbeda saat persidangan
5. Susi bohong soal isolasi keluarga Ferdy Sambo
Menurut keterangan Susi, saat terkena Covid-19 keluarga Ferdy Sambo isolasi di rumah dinas Duren Tiga.
Namun kesaksian Susi ini dibantah oleh RE, ia menyebut keluarga Ferdy Sambo tidak pernah melakukan isolasi di rumah dinas, melainkan selalu menggunakan rumah di bilangan Bangka, Kemang.
“Tidak pernah ada isolasi di duren Tiga," kata Bharada E.
6. Susi ngaku tak tahu pekerjaan Kuat Ma’ruf
Hakim Wahyu juga bertanya soal pekerjaan Kuat Ma'ruf di rumah Ferdy Sambo di Jalan Saguling III. Namun, Susi menjawab tidak tahu soal pekerjaan Kuat Ma'ruf.
"Kuat Ma'ruf sebagai apa di rumah?" tanya hakim Wahyu.
“Saya tidak tahu” jawab Susi.
Tidak dapat menjawab secara konsisten alias berubah-ubah, kecurigaan hakim Wahyu semakin menjadi-jadi terhadap Susi. (viva)
Load more