News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan Desak Ganti Kepala BPOM, Andre Rosiade: Sudah 178 Anak Tewas karena Gangguan Ginjal Akut

Angota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra,  Andre Rosiade blak-blakan mendesak Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny Lukito diganti dari
Minggu, 6 November 2022 - 23:54 WIB
Angota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade
Sumber :
  • Istimewa/instagram Andre Rosiade

Jakarta - Angota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra,  Andre Rosiade blak-blakan mendesak Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny Lukito diganti dari posisinya.

Pernyataan Angota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra,  Andre Rosiade dalam bentuk video itu pun viral di media sosial, hingga menuai komentar warganet. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari tayangan video tersebut, alasan Andre Rosiade mendesak pencopotan Kepala BPOM, Penny Lukito dari jabatannya, karena sudah 178 anak di Indonesia yang tewas akibat gangguan ginjal akut. 

"Kepala BPOM itu menyalahkan Kementerian Perdagangan, ya kan itu yang terjadi. Jadi ada yang saya tonton adalah BPOM itu buang tanggung jawab dan menyalahkan Kementerian Perdagangan," kata Angota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra,  Andre Rosiade seperti yang dilansir dari media sosial instagram manaberita, Minggu (6/11/2022). 

"Padahal Kementerian Perdagangan menyampaikan kepada kami, Impor itu (obat) adalah atas rekomendasi dari Kementerian Kesehatan. Jadi terlihat sekali BPOM tidak mau disalahkan," sambungnya mengungkapkan.

Angota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra,  Andre Rosiade

Kemudian dikatakannya, bahwa dari analisinya, hal ini merupakan ketidak mampuan Kepala BPOM dan isntutusinya. 

Bahkan, dia juga menyarakan kepada pimpinan rapat di Komisi VI DPR RI untuk melakukan rapat gabungan antara BPOM, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perdagangan dan Komisi IX DPR RI serta Badan Perlindungan Konsumen. 

"Karena sudah lempar batu, sembunyi tangan ini pimpinan. Kalau memang ternyata, the untouchables BPOM ini salah, kita rekomendasikan sama Jokowi, ganti itu Kepala BPOM, itu loh," katanya dengan tegas. 

"Ini sudah 178 orang (anak-anak) akibat gangguan ginjal akut. Nggak ada otaknya, kalau pejabat Republik Indonesia tidak tanggung jawab soal itu. Kita ini nggak bisa main-main pimpinan," pungkasnya.

Ia juga memnita, agar hal ini diusut tuntas dan bongkar habis. Kemudian, ia katakan, bila Kepala BPOM-nya yang salah, pihaknya untuk merekomendasi untuk mengganti Kepala BPOM.

 Komisi IX DPR Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay

Sebelumnya diberitakan juga, anggota Komisi IX DPR Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay angkat bicara mengenai desakan Kepala BPOM Penny K. Lukito dicopot akibat kasus gagal ginjal akut pada anak.

Saleh mengatakan keputusan pencopotan Kepala BPOM itu merupakan hak prerogatif presiden.

"Diserahkan kepada presiden untuk menilai. Presiden pasti mendengar usulan dan suara masyarakat," kata dia kepada tvOnenews, Minggu (6/11/2022).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan Penny sudah menjabat sebagai Kepala BPOM lebih dari enam tahun. Dia juga tidak memiliki keahlian di bidang pengawasan obat dan makanan.

"Yang jelas, Kepala BPOM ini sudah menjabat agak lama. Lebih dari 6 tahun. Dan beliau bukan berasal dari dalam BPOM. Tadinya beliau bekerja di Bappenas. Keahliannya perencanaan pembangunan, perkotaan, pedesaan dan lingkungan hidup," ujar dia.

Kemudian sebelumnya juga, Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP Rahmad Handoyo menyatakan setuju dengan usulan diadakan rapat gabungan bersama Komisi VI DPR, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Menurut dia, rapat gabungan itu bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki kebijakan. 

"Ternyata yang diperlukan BPOM bahwa importir bahan baku akses yang dicabut dari BPOM sudah ada. Dia importir langsung kepada produsen," kata dia kepada tvOnenews, Minggu (6/11/2022). 

"Artinya importir langsung kepada perusahaan farmasi, kemudian kepada pabrik obat. Jadi boleh-boleh saja dalam rangka perbaikan," tambah dia. 

Ia mengatakan hal itu justru memiliki celah yang bisa merugikan masyarakat.

Kendati demikian, ia berujar belum mengetahui apakah antarpimpinan komisi itu sudah melakukan komunikasi terkait rapat gabungan ini. 

"Saya belum tahu karena pasti itu lewat pimpinan. Apakah itu sudah dikomunikasikan atau belum. Apakah sudah surat menyurat atau belum. Kalau itu ya kita sambut positif untuk perbaikan kebijakan saya pikir enggak ada masalah," tandas dia.

Selain itu, anggota Komisi IX DPR Fraksi Partai NasDem Irma Chaniago angkat bicara soal desakan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito dicopot akibat kasus gagal ginjal akut pada anak. 

Ia menegaskan pencopotan Kepala BPOM itu merupakan hak prerogatif presiden. Karena itu, Irma menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi. 

"Kami Komisi IX mengembalikannya pada presiden karena itu hak prerogatif presiden," ujar dia kepada tvOnenews, Minggu (6/11/2022). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, ia menyatakan agar dalam kasus ini harus ada pihak yang bertanggung jawab. 

"Tapi jelas harus ada yang bertanggung jawab," tuturnya.(saa/nsi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Final Proliga 2026 Makin Panas! Sistem Baru Bisa Bikin Laga Berakhir Lebih Cepat

Final Proliga 2026 Makin Panas! Sistem Baru Bisa Bikin Laga Berakhir Lebih Cepat

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) resmi memperkenalkan format baru untuk babak final Proliga 2026.
Jepang Diguncang Gempa M 7,4, Kemlu Pastikan Kondisi WNI Aman

Jepang Diguncang Gempa M 7,4, Kemlu Pastikan Kondisi WNI Aman

Kementerian Luar Negeri RI memberikan kepastian mengenai kondisi WNI pasca terjadinya gempa bermagnitudo 7,4 yang memicu peringatan tsunami di Jepang pada Senin (20/4) sore waktu setempat.
Tak Tinggal Diam, Ayah Nizam Lapor Balik Lisnawati soal Penelantaran Anak Usai Jadi Tersangka

Tak Tinggal Diam, Ayah Nizam Lapor Balik Lisnawati soal Penelantaran Anak Usai Jadi Tersangka

​​​​​​​Kasus kematian Nizam makin memanas, Anwar Satibi jadi tersangka penelantaran anak dan lapor balik Lisnawati. Drama hukum kini berubah jadi saling lapor.
Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam, DPP Golkar Minta Kader Dapat Tetap Kendalikan Diri

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam, DPP Golkar Minta Kader Dapat Tetap Kendalikan Diri

Kabar duka menyelimuti keluarga besar Partai Golkar setelah Ketua DPD II Maluku Tenggara (Malra), Agrapinus Rumatora atau yang akrab disapa Nus Kei, meninggal dunia akibat insiden penikaman. 
Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Putusan MK Tegaskan Kewenangan BPK, Pakar: Tak Ada Lagi Instansi Lain Hitung Kerugian Negara

Putusan MK Tegaskan Kewenangan BPK, Pakar: Tak Ada Lagi Instansi Lain Hitung Kerugian Negara

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Muslim Indonesia, Fahri Bachmid mengatakan peran Badan Pemeriksa keuangan (BPK) RI kini menjadi satu-satunya lembaga yang berwenang menghitung kerugian negara dalam perkara tindak pidana korupsi.

Trending

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyayangkan hasil imbang 2-2 yang diraih timnya saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.
Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.
Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengambil langkah tegas dalam menentukan arah masa depan Timnas Futsal Indonesia. Alih-alih menempuh jalur naturalisasi untuk ..
Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Bek kiri Persib Bandung, Eliano Reijnders, mengakui timnya tampil kurang maksimal di awal laga saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 Super League 2025/26
2 Raksasa Timur Tengah Bakal jadi Lawa Timnas Indonesia Guna Persiapan Piala Asia 2027

2 Raksasa Timur Tengah Bakal jadi Lawa Timnas Indonesia Guna Persiapan Piala Asia 2027

Agenda FIFA Matchday Juni 2026 mendatang mulai menemui titik terang terkait calon lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia. Setelah sempat muncul rumor fantast
Selengkapnya

Viral