News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jokowi Sebut Prabowo The Next Presiden, Ini Respon Gerindra, Golkar dan Perindo

Gerindra aminkan pernyataan Jokowi, Golkar sebut pernyataan Jokowi adalah hal wajar. Sedangkan Perindo mengaku bakal mengikuti petunjuk Jokowi di Pilpres 2024.
Selasa, 8 November 2022 - 08:05 WIB
Kebersamaan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto
Sumber :
  • Istimewa/Instagram Prabowo Subianto

Jakarta - Presiden Joko Widodo secara terang-terangan mengatakan kemungkinan tahun 2024 Prabowo Subianto akan menjadi presiden RI terpilih. Lantas bagaimana respon sejumlah pemimpin partai?

Gerindra aminkan pernyataan Jokowi, Golkar sebut pernyataan Jokowi adalah hal wajar. Sedangkan Perindo mengaku bakal mengikuti petunjuk Jokowi di Pilpres 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman berharap pernyataan Jokowi itu akan menjadi kenyataan.

"Ya, kita aminkan saja pernyataan Pak Jokowi tersebut. Semoga menjadi kenyataan," kata dia saat dihubungi wartawan, Senin (7/11/2022).

Pasalnya, ia menilai Jokowi bukan sebagai pihak yang sembarang memuji orang. Maka bisa dibilang Prabowo adalah sosok yang tepat untuk menjadi penerus Jokowi.

"Pak Jokowi tentu tidak asal memuji. Orang seperti beliau punya wisdom yang tinggi untuk menilai siapa yang cocok menjadi penerus," imbuhnya.

Menurut pria yang menjadi anggota Komisi III DPR, tahun 2024 adalah waktu emas bagi Menteri Pertahanan (Menhan) menjadi presiden.

"Kalau di kalangan masyarakat bawah sering disebut "wis wayahe" atau sudah saatnya bagi Pak Prabowo untuk memimpin negeri ini periode mendatang," imbuhnya.

Pasalnya, Prabowo sudah dua kali kalah dalam kontestasi Pilpres 2014 dan 2019 dari Jokowi. Sedangkan di Pilpres 2024 nanti, Jokowi sudah tak bisa lagi mengikuti kontestasi sesuai aturan dalam Pasal 7 Undang-Undang Dasar (UUD) tahun 1945.

"Setelah dua kali berhasil runner up Pilpres, ini adalah momentum emas Pak Prabowo untuk menang. Ditambah lagi moncernya kinerja beliau selama menjadi Menhan, semakin meyakinkan masyarakat," pungkas Habiburokhman. 

Reaksi Golkar dan Perindo

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan pernyataan dukungan Presiden Jokowi kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, merupakan hal wajar.

"Ya namanya kontestasi kan kontestan. Jadi artinya sesuai dengan KPU saja siapa yang eligible untuk mendaftar siapa yang punya dukungan suara. Kontestasi kan seperti itu," kata Airlangga.

Pria yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini mengaku santai atas dukungan itu. Sebab dirinya juga pernah mendapat dukungan Jokowi di HUT ke-58 Partai Golkar.

"Santai. Haha kan waktu ulang tahun Golkar kan jelas [dapat dukungan] haha," ujar Airlangga.

Lain halnya dengan partai Perindo, Ketua Umumnya Hary Tanoesoedibjo (Hary Tanoe) menyebut partainya akan berkoalisi dengan Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2024 dalam arti mengikuti semua arahan dan pilihan Jokowi.

“Koalisi ke Pak Jokowi karena pilpres kan gabungan koalisi banyak partai. Ya akan ikut apa yang beliau arahkan,” kata Hary Tanoe usai menghadiri acara Perayaan HUT Ke-8 Perindo yang dihadiri Presiden Joko Widodo.

Dia mengatakan kriteria calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung Perindo akan mengikuti arahan Presiden Joko Widodo.

“Kalau beliau bilang A ya A, kalau B ya B, Kalau A dan B ya A dan B. Ya kami akan ikut beliau,” kata Hary Tanoe.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menegaskan diperlukan kontinuitas pembangunan Indonesia ke depan melalui sosok Presiden berikutnya. Dia memberikan sinyal bahwa Jokowi mengetahui sosok yang pantas menggantikan dirinya sebagai presiden pada Pilpres 2024.

“Sikap Perindo jelas dan tegas ikut arahan Pak Jokowi, kami ingin keberlanjutan maksimal dengan apa yang sudah dibangun beliau. Saya tegas di sini harus ada kontinuitas pembangunan yang baik dan maksimal. Kalau putar-putar lagi terlalu mahal 'cost'-nya, biayanya untuk masyarakat,” jelas Hary Tanoe. (ant/saa/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

Fenomena banjir dan tanah longsor yang kian kerap menghantui wilayah Bandung dan sekitarnya mendapat sorotan tajam dari parlemen. 
Mobil Listrik Mati Mendadak Saat Lintasi Rel Kereta Api, Pakar Otomotif Ungkap Penyebabnya

Mobil Listrik Mati Mendadak Saat Lintasi Rel Kereta Api, Pakar Otomotif Ungkap Penyebabnya

Gangguan pada sistem kelistrikan dan proteksi menjadi faktor utama yang yang membuat mobil listrik mati mendadak saat melintasi rel kereta api.
Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
Dapat Dukungan dari Kalangan Pengusaha Muda, Achmad Fadhil Maju Kontestasi Pemilihan Ketum HIPMI Gowa

Dapat Dukungan dari Kalangan Pengusaha Muda, Achmad Fadhil Maju Kontestasi Pemilihan Ketum HIPMI Gowa

Pemilihan calon Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menghadirkan dinamika tersendiri.
Medsos Lokal Ini Tawarkan Pengalaman Baru Bagi Penggunanya

Medsos Lokal Ini Tawarkan Pengalaman Baru Bagi Penggunanya

Masyarakat termasuk Pemerintah Indonesia tengah fokus membenahi konten di platform media sosial (medsos) yang berdampak negatif bagi anak-anak maupun remaja.
Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Umroh Suleha (50) menceritakan kejadian Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tabrakan dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, beberapa hari lalu.

Trending

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan hukum dorong pertumbuhan ekonomi daerah, jaga keseimbangan investasi asing dan kearifan lokal, DNT Lawyers hadir di Bali dukung iklim bisnis.
Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Umroh Suleha (50) menceritakan kejadian Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tabrakan dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, beberapa hari lalu.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang berinisial HP (44) diringkus Satresnarkoba Polres Lumajang atas dugaan keterlibatan dalam peredaran narkotika.
Selengkapnya

Viral