News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komentar Pengacara Brigadir J soal Tudingan Yosua Punya Kepribadian Ganda: Jangan Permalukan Polri

Mmenjadi sorotan yakni tuduhan Brigadir J memiliki kepribadian ganda. Adapun komentar Pengacara Brigadir J soal tudingan Yosua punya kepribadian ganda, 10/11
Kamis, 10 November 2022 - 15:11 WIB
Kolase foto Kamaruddin Simanjuntak, Ferdy Sambo dan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta - Dalam sidang terbaru terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi terdapat hal menjadi sorotan yakni tuduhan Brigadir J memiliki kepribadian ganda. Adapun komentar Pengacara Brigadir J soal tudingan Yosua punya kepribadian ganda, Kamis (10/11/2022).

Dalam sidang pada Selasa 8 November 2022, Pengacara keluarga Ferdy Sambo mengirimkan surat kepada Majelis Hakim lantaran keberatan terhadap kasus yang menimpa kliennya tersebut. Yang menyebut Brigadir J ada kecenderungan memiliki kepribadian ganda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komentar Pengacara Brigadir J soal Tudingan Yosua Punya Kepribadian Ganda: Jangan Permalukan Polri.

Mansur Febri selaku tim Pengacara keluarga Brigadir J hadir sebagai narasumber di Apa Kabar Indonesia Malam, kehadirannya untuk menanggapi soal tudingan yang dilontarkan oleh Pengacara Ferdy Sambo yakni menyebut dugaan Brigadir J punya kepribadian ganda.

"Menurut hemat saya pribadi, ini adalah kekejian dan juga sebuah fitnah yang sangat serius dan juga mempermalukan institusi Polri pertanyaannya.

Karena penasihat hukum itu sudah bertanya di luar koridor hukum, apakah mungkin sudah kehabisan kata-kata dan pertanyaan. Sehingga harus menyerang kepribadian seseorang, 

Menurut Mansur Febri, Seharusnya sebelum menyampaikan hal seperti itu (tuduhan). Tim pengacara Ferdy Sambo harus membawa bukti karena jika tidak itu hanya akan membuat malu Institusi Kepolisian Republik Indonesia.

"Baik record dari dokter psikiater maupun dokter-dokter lainnya karena mereka mungkin lupa bahwa almarhum ini adalah masuk di jajaran ajudan Kadiv Propam, masuk ke Propam." ujarnya.

Lebih lanjut, Febri menambahkan bahwa selain masuk jajaran ajudan di Kadiv Propam. Mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat juga masuk dalam Satgas Khusus, tentunya Yosua tidak akan masuk kriteria semua itu jika punya kepribadian ganda seperti yang dituduhkan.

"Lalu catatan lagi adalah Almarhum Yosua juga masuk di jajaran Satgas Khusus, di mana Pak FS lah yang menjadi ketua Satgas Khusus, jadi tolong jangan permalukan polri," 

"Karena tidak mudah untuk masuk ke Propam dan juga Satgas Khusus, ada prosesi yang sangat selektif tentunya. Baik secara psikologi dan juga secara kesehatan," paparnya. 

Mansur Febri menuturkan bahwa dugaan Brigadir J memiliki kepribadian ganda yang dilontarkan melalui surat keberatan yang dikirim oleh Arman Hanis (Pengacara Sambo) adalah sebuah fitnah jika tidak terbukti akan menjadi celah hukum.

"Menurut hemat kami, apabila ini tidak terbukti, jangan sampai ini menjadi celah hukum yang memperberat klien dari kuasa hukumnya ini dan juga menjadi celah hukum si Advokat untuk menanyakan hal-hal yang diluar nalar tanpa bukti ini adalah sebuah fitnah

Tuduhan pihak Sambo: Brigadir J memiliki kepribadian ganda

Arman Hanis Pengacara Ferdy Sambo keberatan karena pihaknya tak bisa menggali dugaan kepribadian ganda Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dalam persidangan dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Ketua Majelis Hakim, Wahyu Iman Santoso membacakan sruat keberatan yang dikirim Arman Hanis.

Wahyu membacakan surat tersebut terkait keberatan kubu Ferdy Sambo yang ingin menggali dugaan tersebut kepada saksi yang dihadirkan.

"Terus ada lagi keberatan saudara (penasihat hukum) bahwa korban almarhum Nofriansyah Yosua Hutabarat ada kecenderungan memiliki kepribadian ganda," kata Wahyu saat membacakan surat keberatan dalam ruang persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Selasa 8 November 2022 yang dikutip dari Viva.co.id

Meski demikian, ia mengatakan baik jaksa ataupun penasihat hukum terdakwa dipersilakan untuk menggali dugaan kepribadian ganda mendiang Yosua. Namun, hal itu dengan menghadirkan saksi yang meringankan terdakwa. 

"Bahwa saudara mau menggali ternyata korban memiliki kepribadian ganda, itu silakan. Kita berikan waktu ke saudara untuk menghadirkan saksi meringankan terdakwa, silakan," tutur Wahyu.

Pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanis. (Tim tvOne/Rizki Amana).

Dia menekankan ingin beri kesempatan yang sama antara jaksa dnegan penasihat hukum. 

"Kami berikan kesempatan yang sama baik jaksa penuntut umum dan penasihat hukum untuk memberikan pembuktian," ujarnya.

Terkait perkara pembunuhan berencana Yosua, sudah ditetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka ialah Bharada E alias Richard Eliezer, Bripka RR alias Ricky Rizal, KM alias Kuat Ma'ruf, eks Kadiv Propam Polri  Ferdy Sambo dan juga Putri Candrawathi (istri Ferdy Sambo). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sambo dalam dakwaan jaksa disebut memerintah Bharada E untuk melakukan penembakan terhadap Yosua. Dia juga diduga jadi otak skenario peristiwa pembunuhan tersebut seolah-olah terjadi baku tembak. 

Sementara, Bripka Ricky dan Kuat diduga turut menyaksikan dan membantu peristiwa penembakan tersebut. (viva/ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Antusiasme Masyarakat Isi Libur Sekolah Gunakan Kereta dengan Tiket Diskon 30 Persen

Antusiasme Masyarakat Isi Libur Sekolah Gunakan Kereta dengan Tiket Diskon 30 Persen

PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat lebih dari sepuluh ribu pelanggan telah memanfaatkan program diskon tiket 30 persen sejak hari pertama pelaksanaan.
Draman Roy Suryo dan Dokter Tifa, Tolak Pakai Baju Tahanan hingga Tanda Tangan Dokumen Penahanan

Draman Roy Suryo dan Dokter Tifa, Tolak Pakai Baju Tahanan hingga Tanda Tangan Dokumen Penahanan

Kuasa hukum Roy Suryo dan dokter Tifa, Ahmad Khozinudin, mengungkapkan kliennya memilih tidak menandatangani berita acara pengalihan penahanan dari kepolisian ke kejaksaan.
Pemuda di Garut Aniaya Ayah Tirinya hingga Tewas, Pelaku Tak Terima Adiknya Dimarahi Korban

Pemuda di Garut Aniaya Ayah Tirinya hingga Tewas, Pelaku Tak Terima Adiknya Dimarahi Korban

Pemuda di Jalan Cimanuk Maktal, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditangkap usai menganiaya ayah tirinya menggunakan pisau dapur hingga tewas. 
Presiden Prabowo akan Disambut Ribuan Undangan dan Siswa pada Penutupan Munas NU di Bangkalan Esok

Presiden Prabowo akan Disambut Ribuan Undangan dan Siswa pada Penutupan Munas NU di Bangkalan Esok

Penutupan Konferensi Besar (Konbes) Musyawarah Nasional (Munas) Nahdlatul Ulama (NU) rencananya digelar di Kabupaten Bangkalan, pada Selasa (23/6) esok.
Dedi Mulyadi Jagokan Argentina atau Portugal di Piala Dunia 2026?

Dedi Mulyadi Jagokan Argentina atau Portugal di Piala Dunia 2026?

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) secara terbuka terang-terangan menjagokan Timnas Argentina untuk keluar sebagai kampiun dan merengkuh trofi emas pada...
Polda Metro Tanggapi Kritik Pengacara Roy Suryo dan Dokter Tifa Terkait Proses Hukum

Polda Metro Tanggapi Kritik Pengacara Roy Suryo dan Dokter Tifa Terkait Proses Hukum

Menanggapi kritik kuasa hukum terkait penahanan Roy Suryo dan dokter Tifa yang dinilai tidak diperlukan, polisi menegaskan seluruh langkah yang diambil penyidik berpedoman pada KUHP.

Trending

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate dan langsung memicu perubahan besar. Simak komentar legenda klub Yang Hyo-jin untuk V-League 2026/2027.
Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, membocorkan jadwal kedatangan Megawati Hangestri ke Korea Selatan untuk memulai persiapan menghadapi Liga Voli Korea musim 2026-2027.
Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026, Senin (22/6/2026), persaingan makin ketat setelah rampungnya matchday kedua. Mesir dan Spanyol kini memimpin grup masing-masing.
Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Pelatih Arab Saudi, Georgios Donis, tak menutupi kekecewaannya usai kalah dari Spanyol 0-4 di Piala Dunia 2026. Ia mengakui The Green Falcons kalah kualitas.
Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Baru-baru ini beredar terkait kabar detik-detik 14 oknum TNI-Polri terjaring razia atau Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib)  di THM, Surabaya, pada Sabtu
Selengkapnya

Viral