News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Keluarga di Kalideres Tewas Membusuk Diduga karena Kelaparan, Muhammadiyah Minta Usut Tuntas

Muhammadiyah meminta pihak kepolisian dan dokter forensik, untuk mengusut tuntas kasus meninggalnya satu keluarga diduga akibat kelaparan di kawasan Kalideres.
Sabtu, 12 November 2022 - 10:46 WIB
Satu Keluarga Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumahnya, Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat (10/11/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Arief Budiman

Jakarta - Muncul dugaan penyebab kematian satu keluarga di kawasan Kalideres, Jakarta akibat kelaparan.

Menanggapi kasus itu Muhammadiyah meminta pihak yang berkompeten, seperti kepolisian dan dokter forensik, untuk mengusut tuntas kasus meninggalnya empat orang yang di rumah kawasan Kalideres tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Muhammadiyah meminta kepada pihak yang berkompeten itu agar dapat mengungkap masalah ini secepatnya dan dengan sejujur-jujurnya," kata Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas di Jakarta, Jumat (11/11/2022).

Anwar mengatakan seluruh pihak dapat mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut dan melakukan langkah-langkah yang tepat ke depannya agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Barat mendapatkan informasi penemuan empat jenazah satu keluarga itu dari Polsek Kalideres sekitar pukul 20.00 WIB, Kamis (10/11) malam.

Sejauh ini, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Polisi Pasma Royce menduga satu keluarga itu tidak mengonsumsi makanan dalam waktu yang cukup lama atau kelaparan.

Hal tersebut dikatakan Pasma setelah menerima laporan hasil autopsi dari Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

"Lambung para mayat ini tidak ada makanan jadi bisa diduga berdasarkan pemeriksaan dari dokter bahwa mayat ini tidak ada makan dan minum cukup lama karena dari otot-ototnya sudah mengecil," ucapnya.

Selain itu, tambah Pasma, pihaknya juga tidak menemukan tanda kekerasan benda tumpul atau benda tajam di sekujur tubuh korban. Ia juga menyampaikan bahwa satu keluarga itu diperkirakan telah meninggal sejak tiga minggu lalu.

Meskipun demikian, seluruh korban tidak meninggal dunia secara serempak lantaran setiap jenazah mengalami tingkat kebusukan yang berbeda. Hingga saat ini, pihak RS Polri belum bisa memastikan penyebab utama meninggalnya keempat anggota keluarga tersebut.

"RS Polri sedang lakukan pendalaman lagi dengan memeriksa hati dan organ lainnya supaya lebih spesifik mengetahui penyebab kematian ini," ujar Pasma.

Menurut Anwar, jika benar kematian satu keluarga itu disebabkan oleh mereka yang tidak mengonsumsi makanan dalam waktu cukup lama, hal tersebut mencoreng wajah atau mempermalukan seluruh masyarakat Indonesia.

"Peristiwa ini tidak hanya mencoreng muka pemerintah yang secara konstitusional memang bertugas dan diamanatkan untuk melindungi serta menyejahterakan rakyat, tapi juga mencoreng muka kita bersama," ujar dia.

Peristiwa menyedihkan itu, kata Anwar, menandakan bahwa masyarakat belum memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama.

Tanggapan DPRD DKI Jakarta

Satu keluarga di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat meninggal dunia lantaran diduga alami kelaparan, Jumat (11/11/2022).

Anggota Komisi E Bidang Kesra DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah turut berduka cita atas peristiwa diduga kelaparan tersebut. Mewakili pihaknya, dia mengaku masih menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian.

"Yang jelas saya berduka cita atas tragedi ini. Kita menunggu hasil penyelidikan dari aparat terkait tragedi ini," kata Ima, saat dihubungi tvOnenews.com, Jumat (11/11/2022).

Lebih lanjut, Ima menuturkan agar peristiwa ini tidak terulang kembali, dia mendorong masyarakat DKI Jakarta untuk lebih peka dengan tetangganya.

Selain itu menurutnya masyarakat harus membangun suasana yang guyub, agar senantiasa tragedi ini tidak menimpa keluarga-keluarga yang lainnya. 

"Supaya tragedi ini tidak terulang kembali di kemudian hari, saya mendorong mulai dari rukun warga hingga rukun tetangga untuk saling menjaga dan saling sapa," ujarnya.

Jika rasa peduli antar masyarakat itu terbentuk, maka jika ada peristiwa anomali yang terjadi dengan tetangga sekitar maka dapat bermusyawarah untuk mencari solusi bersama.

"Sehingga jika terjadi anomali di tetangga sekitar, kita bisa berembuk untuk mencari solusi bersama," pungkasnya.

Sementara diberitakan sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Pasma Royce menduga satu keluarga terdiri dari empat orang yang ditemukan meninggal dunia di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat, tidak mengkonsumsi makanan dalam waktu yang cukup lama.  

"Lambung para mayat ini tidak ada makanan jadi bisa diduga berdasarkan pemeriksaan dari dokter bahwa mayat ini tidak ada makan dan minum cukup lama, karena dari otot ototnya sudah mengecil," kata Pasma saat ditemui di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat. 

Selain itu, pihaknya juga tidak menemukan tanda kekerasan benda tumpul atau benda tajam di sekujur tubuh korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Pasma juga menjelaskan satu keluarga itu diperkirakan telah meninggal sejak tiga minggu lalu. Namun demikian, seluruh korban tidak meninggal dunia secara serempak lantaran setiap jenazah mengalami tingkat kebusukan yang berbeda. 

Hingga saat ini pihak RS Polri belum bisa memastikan penyebab utama meninggalnya keempat anggota keluarga tersebut. (agr/ant/muu)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Pasutri di Makassar Siksa dan Rudapaksa Karyawan Sendiri sambil Direkam

Kronologi Pasutri di Makassar Siksa dan Rudapaksa Karyawan Sendiri sambil Direkam

Aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar menangkap pasangan suami istri yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap karyawannya sendiri. Peristiwa ini mengg-
Guyon Politik di Hambalang, Prabowo Sindir Cak Imin: PKB Harus Diawasi Terus Ini

Guyon Politik di Hambalang, Prabowo Sindir Cak Imin: PKB Harus Diawasi Terus Ini

Prabowo sempat menanyakan keberadaan Cak Imin saat Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang. Presiden pun melontarkan guyonan bahwa Ketua Umum PKB ini harus diawasi.
Satu Per Satu Aib Mulai Terbongkar, 3 Bintang MU Ini akan Out sebelum Ruben Amorim Dipecat

Satu Per Satu Aib Mulai Terbongkar, 3 Bintang MU Ini akan Out sebelum Ruben Amorim Dipecat

Isu internal kembali mengguncang Manchester United (MU) setelah muncul laporan bahwa sejumlah pemain inti berniat hengkang jika Ruben Amorim masih bertahan sebagai pelatih.
Terungkap Alasan Utama Richard Lee Laporkan Doktif ke Polisi hingga Ditetapkan sebagai Tersangka

Terungkap Alasan Utama Richard Lee Laporkan Doktif ke Polisi hingga Ditetapkan sebagai Tersangka

Tengah heboh kabar dua dokter populer indonesia, dr Richard Lee dan Doktif ditetapkan sebagai tersangka. simak selengkapnya.
Max Verstappen Belum Move On? Terang-terangan Akui Masih Meminta Saran Pada Christian Horner Sepanjang F1 2025

Max Verstappen Belum Move On? Terang-terangan Akui Masih Meminta Saran Pada Christian Horner Sepanjang F1 2025

Max Verstappen mengungkapkan fakta menarik terkait hubungannya dengan Christian Horner setelah mantan bos Red Bull itu didepak pada musim F1 2025.
Resmi! Chelsea Tunjuk Liam Rosenior sebagai Pelatih Baru Pengganti Maresca, Dikontrak Hingga 2032

Resmi! Chelsea Tunjuk Liam Rosenior sebagai Pelatih Baru Pengganti Maresca, Dikontrak Hingga 2032

Chelsea akhirnya menunjuk mantan juru taktik Strasbourg, Liam Rosenior, sebagai pelatih kepala baru. Ia menggantikan Enzo Maresca yang berpisah beberapa hari lalu.

Trending

Detik-detik Seorang Istri Aniaya hingga Suruh Suami Perkosa Karyawati di Makassar, Polisi: Kejadiannya Direkam

Detik-detik Seorang Istri Aniaya hingga Suruh Suami Perkosa Karyawati di Makassar, Polisi: Kejadiannya Direkam

Warga Makassar dihebohkan dengan insiden detik-detik seorang istri aniaya hingga suruh suami perkosa karyawatinya. Tak hanya itu saja, seorang istri itu juga
Nelayan Temukan Bangkai Kapal Berisi Jenazah di Pulau Komodo

Nelayan Temukan Bangkai Kapal Berisi Jenazah di Pulau Komodo

Nelayan asal Pulau Komodo, menemukan bangkai kapal di perairan dekat Pulau Komodo bagian barat, Saat diperiksa, mereka menemukan ada sesosok jenazah dalam kapal
Pengusaha Sekaligus Pendeta Bicara Soal Seskab Teddy Indra Wijaya: Figur Peduli dan inspiratif bagi anak muda

Pengusaha Sekaligus Pendeta Bicara Soal Seskab Teddy Indra Wijaya: Figur Peduli dan inspiratif bagi anak muda

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bertemu dengan pengusaha muda sekaligus seorang pendeta, David Herson.
Pemain PS Putra Jaya Dipecat Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Dada Penggawa Perseta di Liga 4

Pemain PS Putra Jaya Dipecat Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Dada Penggawa Perseta di Liga 4

Muhammad Hilmi langsung dipecat Putra Jaya Pasuruan setelah aksi tidak sportifnya layangkan tendangan kungfu terhadap pemain Perseta Firman Nugraha di Liga 4.
Ramalan Zodiak Besok, 7 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 7 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan zodiak besok, 7 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Cek prediksi lengkap seputar asmara, karier, sampai keuangan di sini.
Wapres Gibran Disebut seperti Orang Mengantuk di "Mens Rea" Pandji Pragiwaksono, Tompi Sebut Itu Ptosis

Wapres Gibran Disebut seperti Orang Mengantuk di "Mens Rea" Pandji Pragiwaksono, Tompi Sebut Itu Ptosis

Pertunjukan stand-up comedy Pandji Pragiwaksono berjudul Mens Rea menjadi perbincangan. Dalam salah satu segmennya, Pandji menyinggung penampilan fisik Wapres RI Gibran Rakabuming Raka.
Truk dan Bus Besar Masuk Kota Probolinggo, Warga Keluhkan Ancaman Keselamatan

Truk dan Bus Besar Masuk Kota Probolinggo, Warga Keluhkan Ancaman Keselamatan

Aktivitas truk dan bus berukuran besar yang bebas melintas di jalur dalam Kota Probolinggo kembali menuai protes.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT