News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makin Misterius! Ternyata Satu Keluarga Tewas di Perumahan Citra Garden Meninggal di Waktu Berbeda!

Setelah kasus satu keluarga tewas di Perumahan Citra Garden Kalideres didalami, ditemukan fakta baru bahwa ada jarak waktu kematian di antara keempat korban.
Minggu, 13 November 2022 - 14:51 WIB
Satu keluarga meninggal di Kalideres
Sumber :
  • tvOne/Arief Budiman

Jakarta – Berita terkait penemuan satu keluarga tewas di Perumahan Citra Garden Kalideres masih terus menyita perhatian publik. (10/11/2022)

Awalnya, satu keluarga yang tewas ini dikabarkan meninggal karena kelaparan. Dugaan kelaparan muncul merujuk pada laporan hasil otopsi yang dilakukan oleh kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laporan hasil otopsi ditemukan fakta bahwa tidak ditemukan sisa makanan dalam lambung satu keluarga tersebut, serta otot-otot sudah mengecil yang mengindikasikan pada kelaparan.

satu keluarga di perumahan Citra Garden
Temuan satu keluarga tewas di Perumahan Citra Garden Kalideres (Tim tvOne/Arief Budiman)

Namun belakangan diketahui fakta baru bahwa ada bedak bayi dan kapur barus yang ditemukan di sekitar jasad satu keluarga di Perumahan Citra Garden Kalideres tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Metro Kalideres AKP Syafri Wasdar pada Kamis (10/11/2022).

Menurut AKP Syafri Wasdar, usai pemeriksaan tim Forensik kapur baru dan bedak bayi itu ditujukan untuk menghilangkan bau pada jasad yang tewas terlebih dahulu.  

"Itu ditemukan ada beberapa bekas bedak bayi dan kapur barus, menurut dokter itu untuk menghilangkan bau," ungkapnya. 

Tidak tewas bersamaan

Meskipun ditemukan tewas bersamaan, namun ternyata satu keluarga tersebut tidak meninggal dalam satu waktu yang sama.

Fakta ini disampaikan oleh pihak Dokter Forensik Polri yang melakukan otopsi. Berdasarkan keterangan dari Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce, di antara satu keluarga tersebut sang bapak-lah yang meninggal terlebih dahulu.

"Jadi itu dari bapaknya, ibunya, iparnya semuanya di waktu berbeda meninggalnya, sehingga pembusukannya masing-masing berbeda-beda," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce, Jumat (11/11/2022).

Sementara itu, pihak Dokter Forensik Polri masih melakukan pendalaman pada jasad satu keluarga tersebut guna mengungkap teka-teki kematiannya.  

Hasil sementara didapati bahwa organ lambung pada keempat jasad tersebut tak memiliki asupan makanan.  

"Kemarin disampaikan sisa atau bekas makanan itu keterangan sementara tapi belum tentu menjadi penyebab kematian. Menurut dokter bahwa jenazah yang dilakukan pemeriksaan dalam keadaan begitu memang tidak ada masuk makanan dua hari atau lebih," katanya.  

Sudah nampak murung sejak Agustus

Sebelumnya, diketahui bahwa berita terkait tewasnya satu keluarga ini mengejutkan masyarakat, khususnya warga di Perumahan Citra Garden Kalideres.

Diwawancarai oleh reporter tvOne, Desi, seorang warga di Perumahan Citra Garden Kalideres sekaligus koordinator Juru Pemantau Jentik (Jumantik) menunjukkan keterkejutannya atas berita meninggalnya satu keluarga tersebut.

Menurut pengakuan Desi, salah satu kader Jumantik-nya terakhir mendatangi rumah satu keluarga tersebut pada bulan Agustus. Menurut penuturan kadernya saat pemeriksaan Jumantik tersebut sang suami atau kepala keluarga sudah menunjukan wajah yang murung.

“Bulan Agustus awal dia nggak masuk karena yang keluar suaminya dan jadi cuman tanda tangan saja di luar. Tapi menurut kader saya itu, suaminya itu wajahnya udah murung di situ. Dia udah melihat kaya’ orang stres gitu, lo,” terang Desi pada reporter lapangan tvOne.

Namun pada bulan berikutnya, secara tiba-tiba sang istri mengirim pesan dari aplikasi Whatsapp berupa foto bak kamar mandi. Hal tersebut dimaksudkan agar kader Jumantik tidak perlu datang ke rumahnya untuk memeriksa kamar mandi.

Kronologi penemuan jenazah satu keluarga

Kronologi penemuan jenazah satu keluarga itu berawal ketika para warga mencium aroma menyengat dari arah rumah para korban tewas.

Kemudian, warga pun memberikan laporan pada ketua RT untuk melakukan pengecekan rumah korban. Selanjutnya, Ketua RT melapor pada Polsek Kalideres terkait temuan bau busuk itu. Bersama dengan polisi, pengurus RT memaksa masuk ke dalam rumah tersebut.

"Saat itu pagar rumah dan pintu utama terkunci," tutur Kombes Pol Pasma Royce, selaku Kapolres Metro Jakarta Barat.

Ketika pintu utama di buka, petugas mendapati empat mayat di tiga ruangan berbeda, yakni ruang tamu, kamar tengah, dan ruang belakang.

"Untuk mayat yang ditemukan dalam nama di kartu keluarga bahwa identitas atas nama RY usia 71 dan RN usia 68 tahun dan DF adalah anaknya perempuan berusia 42 tahun dan BG usia 69 merupakan ipar dari bapaknya," ucap Pasma.

Setelah mayat ditemukan, polisi langsung memeriksa di sekitar lokasi. Setelah itu, keempat korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur untuk proses otopsi.

Hingga saat ini, polisi masih memeriksa beberapa saksi dan melakukan penjagaan di tempat kejadian perkara. (raa/put/kmr/lsn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebakaran di Pemukiman Padat Jelambar Baru Jakbar, Belasan Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Pemukiman Padat Jelambar Baru Jakbar, Belasan Mobil Damkar Dikerahkan

Sebuah rumah tinggal di Jalan Setia Jaya 7, Kelurahan Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, hangus terbakar pada Selasa (16/6) siang. 
Misteri 4 Bintang Uruguay di Piala Dunia 2026

Misteri 4 Bintang Uruguay di Piala Dunia 2026

Alasan mengapa Uruguay diizinkan menggunakan empat bintang pada seragam Piala Dunia 2026 milik mereka meskipun hanya memenangkan turnamen tersebut dua kali akhirnya terungkap.
Belum Juga Terbang ke Korea, Megawati Hangestri Sudah Dipuji Habis-habisan

Belum Juga Terbang ke Korea, Megawati Hangestri Sudah Dipuji Habis-habisan

Belum bergabung dengan Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri sudah mendapat pujian besar dari media Korea.
Ruben Onsu Akui Masih Harus Bersabar untuk Bisa Ketemu Thalia dan Thania

Ruben Onsu Akui Masih Harus Bersabar untuk Bisa Ketemu Thalia dan Thania

Ruben Onsu akui masih harus bersabar untuk bisa ketemu Thalia dan Thania, sembari menunggu jadwal pertemuan dengan Sarwendah disepakati. 
Ironis Nasib Seorang Wanita asal Antapani, Menghilang 3 Tahun, Ternyata Disekap hingga Dianiaya Kekasih

Ironis Nasib Seorang Wanita asal Antapani, Menghilang 3 Tahun, Ternyata Disekap hingga Dianiaya Kekasih

Ironis nasib seorang Wanita asal Antapani, Bandung, yang telah lama menetap di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, dinyatakan hilang. Namun usai ditemukan,
Tunisia Ternyata Bukan yang Pertama! Ini Deretan Pelatih yang Dipecat saat Putaran Final Piala Dunia

Tunisia Ternyata Bukan yang Pertama! Ini Deretan Pelatih yang Dipecat saat Putaran Final Piala Dunia

Piala Dunia yang saat ini memasuki pekan pertama di fase grup langsung memakan korban pemecatan yakni Sabri Lamouchi yang didepak dari kursi pelatih Tunisia.

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott sempat dirumorkan menjadi pemain yang hengkang dari klub setelah kepergian sang manajer tim, Kieran McKenna dari Ipswich Town. 
Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar peredaran obat keras daftar G ilegal yang terjadi dalam periode Mei 2026 di wilayah hukumnya.
Selengkapnya

Viral