GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan! Pengacara Brigadir J Tanggapi Kesaksian Susi ART Ferdy Sambo hingga Salahkan Penyidik Karena Ini

Pengungkapaan kasus yang menewaskan Brigadir J. Adapun kini Pengacara Brigadir J tanggapi kesaksian Susi ART Ferdy Sambo hingga salahkan penyidik, Senin 14/11
Senin, 14 November 2022 - 09:25 WIB
Pengacara keluarga Brigadir J (Kamaruddin Simanjuntak) dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com / viva

Jakarta - Lanjutan sidang kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Adapun kini Pengacara Brigadir J tanggapi kesaksian Susi ART Ferdy Sambo hingga salahkan penyidik, Senin (14/11/2022).

Pada sidang agenda pemeriksaan saksi yang menghadirkan Susi, telah menyita banyak perhatian atas sejumlah pernyataannya dianggap janggal dan banyak berbohong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Blak-blakan! Pengacara Brigadir J Tanggapi Kesaksian Susi ART Ferdy Sambo hingga Salahkan Penyidik Karena Ini.

Kamaruddin Simanjuntak dan Susi. (kolasetvonenews.com/viva)

Kuasa hukum keluarga Brigadir J alias Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak blak-blakan menanggapi kesaksian asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, Susi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). 

Sebelumnya, ART Ferdy Sambo yang bernama Susi dan Diryanto alias Kodir diduga memberi keterangan palsu sehingga membuat persidangan menjadi gaduh. 

Menurut Kamaruddin, kesaksian kedua ART itu seharusnya bisa diantisipasi oleh penyidik kepolisian. 

"Jadi, yang salah itu adalah penyidik. Sebab, penyidik tidak berhasil memisahkan ART itu dari Sambo," kata Kamaruddin Simanjuntak seusai dihubungi, Minggu (13/11/2022). 

Dia menjelaskan penyidik kepolisian bisa merekomendasikan anak buah Ferdy Sambo yang menjadi saksi ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). 

Sebab, dia mengaku masih ada relasi kuasa Ferdy Sambo untuk memengaruhi para saksi, yang mana merupakan anak buahnya. 

"Harusnya mereka itu diinapkan di LPSK. Sepanjang mereka mengabdi kepada Sambo, menerima gaji. Jadi, ya, keterangan benar apa yang kita harapkan dari orang yang duduknya tidak objektif? Mereka duduknya subjektif atas nama Sambo," jelasnya. 

Menurutnya, jika para saksi yang dihadirkan masih menerima gaji dari Ferdy Sambo, kesaksian mereka akan menjadi permasalahan. 

"Otomatis keterangannya juga namanya dia digaji Sambo. Otomatis dia tidak mau memberikan keterangan benar, kecuali sesuai keinginan Sambo atau pengacaranya, kan, gitu," imbuhnya. 

Jawaban Susi di Persidangan Bikin Ngakak 

Sosok Susi ART Ferdy Sambo. (ist)

Sebuah cuplikan video di TikTok yang memperlihatkan asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, Susi yang tengah dicecar oleh tim kuasa hukum terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ricky Rizal atau Bripka RR di persidangan, Sabtu (12/11/2022). 

Sambil Menahan Tawa, Kuasa Hukum Bripka RR Tanya Susi, Jawaban ART Ferdy Sambo itu Bikin Ngakak.

Dalam cuplikan video berdurasi kurang dari satu menit itu, tampak ART Ferdy Sambo, Susi diberi pertanyaan oleh tim kuasa hukum Ricky Rizal atau Bripka RR.

Pada pertanyaan itu, kuasa hukum Ricky Rizal atau Bripka RR bertanya kepada Susi soal kebiasaan ART Ferdy Sambo soal menyahut panggilan dengan kata 'Siap'. 

Dengan ekspresi menahan tawa, salah seorang kuasa hukum Ricky Rizal atau Bripka RR menanyakan soal kebiasaan menyahut dengan kata 'Siap'. 

"Saya cuma mau nanya, Bi Susi, kalau jawab siap, siap itu sudah kebiasaan? tanya kuasa hukum Ricky Rizal. 

Adapun Susi tak memberikan jawaban secara spesifik terkait pertanyaan dari kuasa hukum Ricky Rizal atau Bripka RR yang bertanya soal kebiasaan selalu menjawab atau menyahut dengan kata 'Siap'. 

"Iya Sudah kebiasaan Swab, Biasanya kalau orang sakit kayak Bibi dulu sakit terus dipanggil, tukang Swab juga," kata Susi.

Namun jawaban Susi itu langsung disangkal oleh tim kuasa hukum Ricky Rizal atau Brigadir RR. 

"Bukan, maksud saya, menjawab kata 'Siap'. Apapun yang dibicarakan pasti selalu menjawab siap? iya atau tidak?" kata kuasa hukum Ricky Rizal atau Brigadir RR.

Namun jawaban Susi itu langsung disangkal oleh tim kuasa hukum Ricky Rizal atau Brigadir RR. 

"Bukan, maksud saya, menjawab kata 'Siap'. Apapun yang dibicarakan pasti selalu menjawab siap? iya atau tidak?" kata kuasa hukum Ricky Rizal atau Brigadir RR.

Kemudian Susi memberi jawaban yang malah membuat hadirin di ruangan persidangan tertawa, termasuk kuasa hukum Ricky Rizal atau Brigadir RR yang bertanya pada ART Ferdy Sambo itu. 

"Siappppp," kata Susi, diiringi suara tertawa hadirin di persidangan.

Kontroversial

Foto keluarga Ferdy Sambo bersama para ajudan dan ART, Susi (lingkaran kuning). (ist)

Kehadiran ART Ferdy Sambo, Susi di persidangan Bharada E pun mendapat sorotan khusus dari netizen di media sosial, lantaran dalam foto bersama keluarga dan ajudan, Susi sebelumnya nampak tidak menggunakan kerudung.

Namun penampilan Susi jadi berbeda saat dia menjadi saksi di persidangan Bharada E pada Senin (31/10/2022). Ia mendadak mengenakan kerudung hitam untuk menutupi rambutnya. 

Penggunaan hijab tentu merupakan hal yang baik untuk seorang muslimah. Namun, kecurigaan netizen pada Susi yang mendadak berhijab itu bermula dari asumsi jaksa penuntut umum (JPU). 

Adapun JPU curiga Susi mengenakan ‘handsfree’ saat menjalani persidangan tersebut, sebab jawabannya begitu berbelit dan terkesan berbohong. 

Ia dicurigai berkomunikasi dengan seseorang yang mendiktenya dari jarak jauh agar jawabannya sesuai dengan kehendak pihak tertentu. 

“Saudara jujur saja. Saudara saksi dalam memberikan keterangan, apakah saudara saksi menggunakan handsfree? Ada yang mengajari saudara,” tanya JPU kepada Susi dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J, pada Senin (31/10/2022).

Susi lantas menjawab dengan yakin bahwa dirinya tidak sedang mengenakan alat komunikasi apapun. 

“Tidak ada,” jawab Susi. 

“Dipastikan itu tidak ada?,” tanya JPU kembali. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas kejanggalan keterangan yang disampaikan Susi, majelis hakim menginstruksikan agar Susi dipisahkan dengan saksi lainnya. 

“Saudara saksi ini tolong dipisahkan dengan saksi yang lain, nanti kita kroscek dengan saksi yang lain sejauh mana dia berbohong,” pinta hakim ketua Wahyu Iman Santosa.  (ipk/muu/abs/ind)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wargi Bandung Waspada Macet Total Malam Ini, Simak Rute Kirab Budaya Kolosal Mahkota Binokasih yang Dipimpin KDM

Wargi Bandung Waspada Macet Total Malam Ini, Simak Rute Kirab Budaya Kolosal Mahkota Binokasih yang Dipimpin KDM

Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol Kota Bandung dipastikan bakal padat pada Sabtu malam ini, (16/5/2026). Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) -
Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman akhirnya buka suara soal Teja Paku Alam yang belum dipanggil Timnas Indonesia meski tampil impresif bersama Persib dan mencatat 17 clean sheet.
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Media Inggris menyebut Timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan jadi sorotan dalam grup neraka.
Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral