GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Digeruduk PDIP soal Soekarno, Desmond Klaim Ucapannya Tidak Salah

Politikus Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa menyebut masalah digeruduk kader PDIP di Purworejo, Jawa Tengah telah selesai.
Senin, 14 November 2022 - 14:47 WIB
Desmond Junaidi Mahesa
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOne

Jakarta - Politikus Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa menyebut masalah digeruduk kader PDIP di Purworejo, Jawa Tengah telah selesai.

Meski demikian, dia mengaku ucapannya soal Soekarno tidak ada yang salah. Meskipun kader PDIP tersinggung dan tak terima atas ucapan Desmond.
"Tapi bicara statement, bukan sesuatu yang salah," kata dia di Gedung DPR, Jakarta, Senin (14/11/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga menyebut ucapannya soal Soekarno itu hanya sebuah candaan.

"Ini bercanda-canda. Saya meresponsnya juga bercanda-canda kan? Iya kan? Dari mereka untuk mereka, ada nyeletuk kayak kentut. Ya kan ditulis. Akhirnya saya didemo, dianggap tidak sopan," jelas dia.

Kendati demikian, Desmond meminta maaf terkait ucapannya jika dianggap tidak sopan oleh PDIP.

"Saya merasa itu muncul tidak sopan, saya minta maaf," kata dia.

Sebelumnya, Desmond ikut menanggapi soal PDIP mendesak pemerintah minta maaf ke Soekarno dan keluarga. Sebab, pemerintah telah menuduh Soekarno mengkhianati bangsa.

"Pertanyaannya sekarang pemerintahan siapa? Pemerintahan Soekarno kan sekarang? Kalau Soekarno direhabilitasi itu namanya mengada-ada kan," jelas dia di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (9/11/2022).

Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu mengatakan pemerintah saat ini juga dikuasai oleh PDIP. Hal itulah yang menjadi alasan dirinya keheranan.

"Habis itu negara disuruh minta maaf sama Soekarno? Dari mereka untuk mereka, kentutnya mereka semua," kata Desmond.

Menurut dia, pemerintah tidak perlu meminta maaf kepada Soekarno. Ia berpandangan presiden pertama RI itu juga bermasalah.

"Kalau yang melakukan rehabilitasi itu pemerintahannya, bukan pemerintahannya rezim Soekarno, rezim Megawati ya. Kalau Jokowi kan cuma petugas partai. Jadi melaksanakan maunya Megawati habis itu negara minta maaf lagi sama Soekarno, memang Soekarno tidak bermasalah?," tegasnya.

"Nah, urusan PKI urusan lain bagi saya. Masa kita harus minta maaf, negara minta maaf kepada yang lucu-lucuan kayak gini. Jadi enggak lucu gitu lho," tambah dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa hari setelahnya, Desmond digeruduk kader PDIP Purworejo saat berada di salah satu rumah makan di Purworejo.

Para kader PDIP itu mendesak Desmond meminta maaf kepada Soekarno dan keluarganya serta PDIP.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komplotan Pencuri Spesialis Masjid di Pacitan Ditangkap, Polisi Amankan Dua Pemuda dan Satu Pelaku Anak

Komplotan Pencuri Spesialis Masjid di Pacitan Ditangkap, Polisi Amankan Dua Pemuda dan Satu Pelaku Anak

Pelarian komplotan pencuri yang kerap menyasar masjid-masjid di Kabupaten Pacitan berakhir di tangan Satuan Reserse Kriminal Polres Pacitan. 
Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Dominasi Persib Bandung di kancah sepak bola tanah air kian tak terbendung setelah berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Ikut Konvoi Juara Persib Bandung, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Lepas Baju Ala Freddie Mercury hingga Bagi-bagi Uang

Ikut Konvoi Juara Persib Bandung, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Lepas Baju Ala Freddie Mercury hingga Bagi-bagi Uang

Saat hadir dalam konvoi perayaaan gelar juara Super League Persib Bandung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi lepas baju ala Freddie Mercury hingga bagi-bagi uang
Patroli Malam Akhir Pekan: Polres Jakbar Amankan Empat Pemuda Kedapatan Bawa Obat Keras

Patroli Malam Akhir Pekan: Polres Jakbar Amankan Empat Pemuda Kedapatan Bawa Obat Keras

Upaya menciptakan situasi kondusif di wilayah Jakarta Barat terus digencarkan melalui patroli skala besar yang melibatkan 131 personel gabungan dari unsur tiga pilar. 
Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Sebanyak 456 warga di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, terdampak banjir besar setelah Kali Cijayanti meluap pada Minggu (24/5) sore. 
Sherly Tjoanda Mode Food Vlogger saat Komentari Kuliner Nusa Tenggara Barat: Udangnya Standar Kayak Rasa Udang

Sherly Tjoanda Mode Food Vlogger saat Komentari Kuliner Nusa Tenggara Barat: Udangnya Standar Kayak Rasa Udang

Sambil mode food vlogger, Gubernur Malut Sherly Tjoanda komentari rasa dari hidangan khas Nusa Tenggara Barat seperti ayam taliwang hingga aneka makanan laut.

Trending

Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, baru-baru ini dikejutkan oleh sosok menyerupai pocong yang berdiri di pinggir jalan. 
Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Sebanyak 456 warga di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, terdampak banjir besar setelah Kali Cijayanti meluap pada Minggu (24/5) sore. 
Dampak Cuaca Ekstrem di Bogor: 90 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

Dampak Cuaca Ekstrem di Bogor: 90 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Minggu (24/5) siang. 
Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Dominasi Persib Bandung di kancah sepak bola tanah air kian tak terbendung setelah berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Sherly Tjoanda Mode Food Vlogger saat Komentari Kuliner Nusa Tenggara Barat: Udangnya Standar Kayak Rasa Udang

Sherly Tjoanda Mode Food Vlogger saat Komentari Kuliner Nusa Tenggara Barat: Udangnya Standar Kayak Rasa Udang

Sambil mode food vlogger, Gubernur Malut Sherly Tjoanda komentari rasa dari hidangan khas Nusa Tenggara Barat seperti ayam taliwang hingga aneka makanan laut.
Patroli Malam Akhir Pekan: Polres Jakbar Amankan Empat Pemuda Kedapatan Bawa Obat Keras

Patroli Malam Akhir Pekan: Polres Jakbar Amankan Empat Pemuda Kedapatan Bawa Obat Keras

Upaya menciptakan situasi kondusif di wilayah Jakarta Barat terus digencarkan melalui patroli skala besar yang melibatkan 131 personel gabungan dari unsur tiga pilar. 
10 Link Twibbon Idul Adha 2026 Desain Menarik, Cocok Dibagikan ke Media Sosial

10 Link Twibbon Idul Adha 2026 Desain Menarik, Cocok Dibagikan ke Media Sosial

Berikut 10 link twibbon Idul Adha 2026/1447 H desain menarik, cocok dibagikan ke media sosial.
Selengkapnya

Viral