News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anies Baswedan Jawab Tudingan Pecah Belah PDIP Karena Bertemu Gibran di Solo

Anies Baswedan menjawab tudingan memecah belah PDI Perjuangan. Tudingan itu muncul usai Anies bertemu Wali Kota Solo yang juga kader PDIP Gibran Rakabuming Raka
Rabu, 16 November 2022 - 22:14 WIB
Anies Baswedan saat pidato pada deklarasi Forum Ka'bah Membangun di Yogyakarta (16/11/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Calon Presiden dari Partai Nasdem, Anies Baswedan menjawab tudingan soal memecah belah PDI Perjuangan. Tudingan itu muncul usai Anies bertemu Walikota Solo yang juga kader PDIP Gibran Rakabuming Raka di Solo, Selasa 15 November kemarin.

"Saya ingin sampaikan pada semua, ini semua banyak relawan di sini, buat semuanya para relawan mari kita pastikan bahwa kita bukan rombongan yang memecah belah, kita rombongan yang mempersatukan," kata Anies Baswedan saat berpidato pada acara deklarasi Forum Ka'bah Membangun (FKM) di Grand Pacific Hall, Sleman, Yogyakarta, Rabu (16/11/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anies mengajak para relawan pendukungnya untuk tidak ikut-ikutan menjelekkan siapapun. Para relawan juga diminta menjangkau semua kalangan.

"Yang menjelekkan itu biasanya sedang jelek. Kalau yang sudah baik tidak perlu menjelekkan yang lain, tunjukkan kebaikannya. Kalau sudah baik buat apa menjelekkan, kita tinggal tunjukan kebaikannya. Kenapa kalau bicara positif ya memang karena insya allah kita positif. Kalau yang bicara negatif nanti dia sedang negatif" ungkapnya.

"Jadi pesan saya buat semua relawan, jangan terbawa ikut-ikutan menjelekkan, bila kita dijelekkan dijawab Assalamualaikum, itu saja, gak usah khawatir. Dan sampaikan pada semua bahwa kita ingin bersatu, kita ingin bekerja bersama, dan ini adalah ikhtiar untuk semuanya," sambung Anies.

Anies kemudian mencontohkan semasa dirinya menjadi Gubernur DKI Jakarta selama 5 tahun. Ia mengaku tidak pernah melakukan diskriminasi kepada warga Jakarta.

Bahkan semua warga Jakarta mendapatkan kesetaraan dalam hal pelayanan. Padahal saat Pilkada, Anies menyebut suasana politiknya cukup panas.

"Selesai pilkada di Jakarta, walaupun panasnya seperti apapun, ketika bertugas semua mendapatkan kesetaraan pelayanan, semua. Tidak perlu melakukan diskriminasi," beber mantan Mendikbud tersebut.

Selain meminta pendukungnya tidak menjelekkan pihak lain, Anies juga menyampaikan pesan lain. Yakni menjawab tudingan yang diarahkan dengan bukti rekam jejak.

"Bukan sekedar bawa visi, bukan sekedar bawa misi tapi bawa rekam jejak. Jadi kalau ada tudingan macam-macam, katakan seluruhnya harus diiringi dengan bukti dan buktinya gampang, lihat saja yang sudah terjadi di Jakarta. Di Jakarta sudah mengerjakan 5 tahun silakan tengok, dan Alhamdulillah yang direncanakan, yang dijanjikan atas izin Allah tertunaikan," tegasnya.

Anies juga meminta relawan pendukungnya untuk tidak mengirimkan pesan yang negatif. Relawan pendukungnya juga diminta tidak ikut-ikutan menyebarkan berita bohong atau hoax. 

"Kita tunjukkan perjuangan kita adalah perjuangan bebas dari hoax, yang membawa pesan-pesan yang kredibel, pesan-pesan yang bisa dipercaya, itulah yang kita bawa sama-sama," ujar Anies.

Anies menambahkan, dirinya juga mengajak para pendukungnya untuk melupakan semua yang terjadi dalam pemilu maupun pilkada. Sudah saatnya untuk bersama-sama membangun Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangkau semua, jangan hanya menjangkau sebagian, dan kita ingat-ingat, kalau pun ada perbedaan pandangan nanti pada selesainya proses ini, kita akan jalan bersama-sama," ucap mantan Rektor Universitas Paramadina itu.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Said Abdullah menuding Anies Baswedan ingin memecah belah PDIP. Tudingan itu dilontarkan karena Anies bertemu Gibran yang merupakan kader PDIP sekaligus Walikota Solo. (Apo).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dukung Pemulihan Ekonomi, Pertamina Bantu Perajin Tenun Desa Adat Sade Kembali Berkarya

Dukung Pemulihan Ekonomi, Pertamina Bantu Perajin Tenun Desa Adat Sade Kembali Berkarya

Pertamina membantu pemulihan ekonomi perajin tenun Desa Adat Sade melalui bantuan 45 alat tenun dan pelatihan untuk menjaga tradisi Sasak di Lombok.
5 Daftar Film Terhoror Indonesia di Tahun 2026, Salah Satunya Dibintangi Prilly Latuconsina

5 Daftar Film Terhoror Indonesia di Tahun 2026, Salah Satunya Dibintangi Prilly Latuconsina

Berikut deretan film horor Indonesia yang populer di tahun 2026 di Bioskop. Salah satunya dibintangi artis muda, Prilly Latuconsina.
Awas Minggu Kelabu! 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Dikejar-kejar Apes pada 11 Oktober 2026

Awas Minggu Kelabu! 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Dikejar-kejar Apes pada 11 Oktober 2026

Ketika banyak orang menikmati momen akhir pekan dengan santai, lima zodiak ini justru harus meningkatkan kewaspadaan dari ancaman nasib sial.
Joey Pelupessy Bongkar Kelakuan Dean James saat Sekamar di Timnas Indonesia, Sampai Kaget Tengah Malam

Joey Pelupessy Bongkar Kelakuan Dean James saat Sekamar di Timnas Indonesia, Sampai Kaget Tengah Malam

Dean James dan Joey Pelupessy ternyata memiliki pengalaman lucu saat berbagi kamar hotel ketika menjalani tugas bersama Timnas Indonesia.
Pabrik di Kawasan Industri Cakung Jaktim Terbakar, Belasan Damkar Diterjunkan

Pabrik di Kawasan Industri Cakung Jaktim Terbakar, Belasan Damkar Diterjunkan

Akun tersebut juga menuliskan lokasi tempat peristiwa kebakaran terjadi kawasan industri Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) Jakarta Timur.
Kemenangan Pertama Marc Marquez di Sirkuit Mandalika Langsung Antarkan The Baby Alien ke Puncak Klasemen MotoGP 2026

Kemenangan Pertama Marc Marquez di Sirkuit Mandalika Langsung Antarkan The Baby Alien ke Puncak Klasemen MotoGP 2026

Marc Marquez kembali mengambil alih puncak klasemen MotoGP 2026 setelah mengukir kemenangan pertamanya di Sirkuit Mandalika.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Selengkapnya

Viral