News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tukang Sampah di Citra Garden Kalideres Umbar Kebiasaan Satu Keluarga yang Tewas, Ternyata Sering...

Terbaru, dari hasil olah TKP, ditemukan juga tumpukan sampah yang di rumah satu keluarga yang tewas di perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat itu, dan
Sabtu, 19 November 2022 - 09:54 WIB
Ilustrasi tukang sampah dan lokasi rumah satu keluarga yang tewas di Citra Garden, Kalideres
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Jakarta - Satu keluarga yang terdiri dari 4 orang di perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat tewas dengan jasad sudah membusuk. Bahkan hasil forensik menyebut bahwa ada jasad yang kondisi lambungnya kosong, Sabtu (19/11/2022). 

Tukang Sampah di Citra Garden Kalideres Umbar Kebiasaan Satu Keluarga yang Tewas, Ternyata Sering...

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terbaru, dari hasil olah TKP, ditemukan juga tumpukan sampah yang di rumah satu keluarga yang tewas di perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat itu.


Pemberitaan satu keluarga di perumahan Citra Garden, Kalideres Jakbar tewas. (ist)

Seorang tukang sampah yang biasa bertugas di perumahan Citra Garden, Kalideres, Warhidin (63) sempat memberikan kesaksian tentang satu keluarga yang tewas itu.

Menurut Warhidin, terungkap bahwa satu keluarga yang tewas di Kalideres tersebut sudah tidak membayar sampah selama 6 bulan.

"Sudah enam bulan enggak bayar dia," kata Warhidin di Perumahan Citra Garden I, Kalideres, dikutip dari VIVA Jumat (18/11/2022).

Adapun Warhidin yang sudah lebih dari 30 tahun menjadi tukang sampah, yang melayani warga di sekitar kawasan kompleks Citra Garden, Kalideres itu mengaku jarang berinteraksi dengan satu keluarga yang tewas, dan mengaku hanya mengetahui wajah mereka saja.

"Masih hidup mah pernah (lihat), cuman ketemu aja, enggak ngobrol," ujarnya.

Warhidin menambahkan, interaksi antara dirinya dengan satu keluarga yang tewas di CItra Garden, Kalideres itu hanya sebatas ketika membayar iuran sampah saja.

"Waktu itu, lagi masih idup nih ya nyangkut di situ aja tuh (depan pagar rumah), di besi disangkut," katanya. 

Wahridin mengatakan Rudyanto Gunawan (71), salah satu korban yang juga tewas, yang biasa membayarkan iuran bulanan sampah.

"Bapaknya, langsung panggil waktu hidupnya. 'Nih, Pak' udah gitu, langsung ngasih Rp30 ribu, langsung masuk," ujarnya.

Mengira Sudah Pindah Wahridin sempat mengira satu keluarga yang tewas itu sudah pindah lantaran tidak pernah lagi melihat aktivitas dari rumah tersebut.

"Waktu kita bersihin belakang ya kan tiga bulan sekali, pertama dipanggil-panggil nggak nyahut. Saya juga bingung, apa pindah apa kagak," ujarnya.

Jarang Berinteraksi

Sebelumnya, Ketua RT di perumahan Citra Garden, Asiung sempat memberikan kesaksian soal pertama kali menemukan satu keluarga yang tewas itu.


Satu keluarga di perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat tewas. (Tvonenews.com/Arif Budiman)

Asiung mengatakan, penemuan mayat satu keluarga yang diduga merupakan satu keluarga tersebut ditemukan setelah timbulnya bau menyengat yang berasal dari rumah korban.

Menurut Asiung, dia mendapat laporan dari petugas PLN yang saat itu sedang bertugas di sekitar rumah satu keluarga yang tewas.

Mendapat laporan dari petugas PLN, Asiung langsung berinisiatif mengajak warga untuk mendatangi sumber bau menyengat di rumah satu keluarga yang tewas itu.

Karena curiga terjadi sesuatu, kata Asiung, dia berinisiatif mengecek langsung rumah satu keluarga yang tewas tersebut.

Betapa kagetnya, kata Asiung, setelah dibongkar, ternyata didapati empat mayat (satu keluarga) dengan kondisi yang sudah membusuk.


Rumah satu keluarga yang tewas di Citra Garden, Kalideres dipasangi garis polisi. (ist)

"Ya, ada empat mayat di dalam, mereka suami, istri, anak, dan ipar dari pasutri itu," kata Asiung pada Tvonenews.com.

Sementara itu, menurut Asiung, satu keluarga tersebut semasa hidupnya disebut tidak terlalu sering berinteraksi dengan warga.

"Mereka tidak terlalu banyak interaksi dengan warga, atau mungkin tak begitu dikenal," kata Asiung.

Tak hanya itu, berdasarkan keterangan warga sekitar, satu keluarga di Citra Garden yang tewas itu disebut sempat terlihat beraktivitas sekitar tiga hari sebelum penemuan jasad mereka.

Setelahnya, warga menyebut tak melihat mereka aktif beraktivitas lagi. 

Anak Pasutri yang Tewas di Citra Garden Kalideres Diperiksa

Garis polisi di rumah keluarga yang tewas misterius di Kalideres
Polisi tengah melakukan olah TKP di kediaman satu keluarga yang tewas di perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat. (viva/Andrew Tito)

Polisi memeriksa sejumlah saksi dalam penyelidikan tewasnya satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat. Terbaru, saksi yang diperiksa ialah anak perempuan dari pasangan suami istri (pasutri) Rudyanto dan K Margareth. 

"Periksa beberapa saksi di antaranya dua orang anak daripada korban Rudyanto dan K Margareth. Dua anak tinggal di Bekasi, itu sudah diperiksa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan, Jumat, 18 November 2022. 

Selain memeriksa dua anak korban, polisi juga telah meminta keterangan dari beberapa saksi lain di antaranya dua petugas sekuriti, ketua RT setempat, hingga petugas PLN. 

Sejauh ini, kata Zulpan, pihaknya masih menunggu hasil autopsi untuk mengungkap penyebab kematian keempat anggota keluarga tersebut.

Diberitakan sebelumnya, penemuan empat jasad yang merupakan satu keluarga di dalam sebuah rumah, menggegerkan warga Kalideres Jakarta Barat, Kamis, 10 November 2022. 

Keempat orang yang ditemukan tewas dalam kondisi mengering itu yakni Rudyanto Gunawan (71) dan sang istri bernama Margaretha Gunawan (58), kemudian anak dari keduanya bernama Dian (40) dan yang terakhir yakni Budyanto Gunawan, yakni ipar dari Rudyanto. Garis polisi terpasang di rumah keluarga yang tewas di Kalideres, Jakarta Barat. 

Dalam kasus ini, polisi belum bisa menyimpulkan penyebab tewasnya keempat orang itu. Namun berdasarkan dari hasil autopsi, tidak ada tanda kekerasan pada 4 orang itu. Selain itu, dari proses autopsi juga diketahui tidak ada zat atau unsur makanan di organ dalam keempat korban tewas tersebut.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan olah TKP dengan melibatkan banyak ahli laboratorium forensik, kedokteran forensik, Inafis cukup membuahkan hasil dan menemukan titik terang terkait motif.

"Ternyata ini kita memperoleh beberapa kemajuan atau titik terang dari penyelidikan ini, salah satunya terkait motif. Kita bisa patahkan beberapa motif, kita masih perlu pendalaman lagi," kata Kombes Hengki saat ditemui awak media di Perumahan Citra Garden I Kalideres, Jakarta Barat, Rabu, 16 November 2022.

Hengki mengatakan, atas temuan itu polisi masih melakukan pendalaman, namun belum bisa dijelaskan secara detail motif apa saja yang sudah terpatahkan.

"Artinya banyak sekali temuan-temuan daripada metode penyelidikan yang kami laksanakan banyak berkontribusi dari digital forensik untuk memberikan petunjuk yang sangat penting. Kedokteran forensik juga seperti itu, laboratorium forensik ya terkait DNA dan sebagainya juga memberikan petunjuk yang penting," ujarnya. (viva/abs)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Geger! Mayat Pria Ditemukan Membusuk dalam Mobil yang Terparkir Sebulan di Gedung Serbaguna Tiyasan Sleman

Warga Geger! Mayat Pria Ditemukan Membusuk dalam Mobil yang Terparkir Sebulan di Gedung Serbaguna Tiyasan Sleman

Warga Padukuhan Tiyasan, Kabupaten Sleman digemparkan oleh penemuan mayat pria di dalam mobil yang terparkir di area Gedung Serbaguna Tiyasan, Minggu (12/4).
Pak Kades Merasa Warga Sudah 30 Tahun Berjasa di Jembatan Cirahong, Dedi Mulyadi: Semoga Jadi Amal Kebaikan

Pak Kades Merasa Warga Sudah 30 Tahun Berjasa di Jembatan Cirahong, Dedi Mulyadi: Semoga Jadi Amal Kebaikan

Dedi Mulyadi merespon pernyataan Pak Kades yang merasa warga sudah 30 tahun berjasa di Jembatan Cirahong. Dedi Mulyadi mendoakan warga yang sudah jaga jembatan.
Kabar Bahagia! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Ini Arti Nama Jagoan Kecilnya yang Penuh Makna

Kabar Bahagia! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Ini Arti Nama Jagoan Kecilnya yang Penuh Makna

Rizky Ridho resmi jadi ayah! Bek Timnas Indonesia ini membagikan momen haru kelahiran hingga ungkap nama sang anak yang penuh harapan dan doa.
Freeport Setor Dividen dan PNBP Rp187 Triliun dalam 5 Tahun Terakhir, Begini Rincian Kontribusi Jumbo PTFI

Freeport Setor Dividen dan PNBP Rp187 Triliun dalam 5 Tahun Terakhir, Begini Rincian Kontribusi Jumbo PTFI

Setoran PT Freeport Indonesia (PTFI) dinilai mencerminkan peran strategis sektor pertambangan yang dikelola negara dalam menopang penerimaan nasional.
Pentingnya Menjaga Kesehatan, Baca Doa Harian ini Agar Terhindar dari Penyakit

Pentingnya Menjaga Kesehatan, Baca Doa Harian ini Agar Terhindar dari Penyakit

Mensyukuri dan menjaga kesehatan merupakan wujud penghargaan atas nikmat yang telah Allah titipkan. Berikut ini doa yang bisa diamalkan untuk memohon kesehatan
Raih Proper Hijau Perdana, Ceria Nugraha Indotama Buktikan Kinerja Tambang Menuju Ramah Lingkungan

Raih Proper Hijau Perdana, Ceria Nugraha Indotama Buktikan Kinerja Tambang Menuju Ramah Lingkungan

Perusahaan tambang nikel Ceria Nugraha Indotama meraih Proper Hijau untuk periode 2024–2025 untuk pertama kalinya dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Trending

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia bisa saja menghadapi Italia di playoff Piala Dunia 2026. Prediksi mengenai pencoretan Iran oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) meningkat.
Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN ungkap biang kerok gagal merebut kemenangan dari Jakarta Pertamina Enduro saat kembali bersua dengan Megawati Hangestri di final four Proliga 2026.
2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

John Herdman berbunga-bunga setelah dua calon striker naturalisasi Timnas Indonesia yaitu Luke Vickery dan Dean Zandbergen kompak borong gol di luar negeri.
Jusuf Kalla Dituding Nistakan Ajaran Kristen, Jubir JK: Kami Membantah dengan Tegas Tuduhan Itu

Jusuf Kalla Dituding Nistakan Ajaran Kristen, Jubir JK: Kami Membantah dengan Tegas Tuduhan Itu

Belakangan ini, viral di media sosial terkait Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) dituding melakukan dugaan penistaan ajaran kristen buntut
Jusuf Kalla Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Isi Ceramah

Jusuf Kalla Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Isi Ceramah

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama Pemuda Katolik resmi melaporkan JK ke SPKT Polda Metro Jaya, Minggu (12/4/2026) malam, terkait ceramah.
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Selengkapnya

Viral