News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Ungkap Temuan Baru, Rumah Sekeluarga Tewas Kalideres Berbau Busuk Sejak Mei, Korban Ngaku Begini

Bikin geger penemuan mayat dan misteri kematiannya, Polisi ungkap temuan baru, rumah sekeluarga tewas Kalideres berbau busuk sejak Mei, korban ngaku begini,
Selasa, 22 November 2022 - 04:55 WIB
Rumah TKP penemuan mayat satu keluarga di Kalideres.
Sumber :
  • Tim tvOne / Arief Budiman

Jakarta - Lanjutan kasus penemuan mayat satu keluarga tewas mengenaskan di Perumahan Citra Garden Kalideres. Adapun terbaru, Polisi ungkap temuan baru, rumah sekeluarga tewas Kalideres berbau busuk sejak mei, korban ngaku begini, Senin (21/11/2022).

Sebelumnya publik dibikin heboh atas penemuan mayat satu keluarga yang berjumlah empat orang di perumahan Citra Garden kalideres, dengan kondisi jasad mengering dan mengeluarkan bau tidak sedap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi Ungkap Temuan Baru, Rumah Sekeluarga Tewas Kalideres Berbau Busuk Sejak Mei, Korban Ngaku Begini.

Penyebab satu keluarga yang tewas di Kalideres, Jakarta Barat, masih menjadi misteri. Hingga kini, kepolisian masih berusaha dengan maksimal untuk menemukan penyebab kematian satu keluarga itu.

Tercium Bau Busuk dari Bulan Mei

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi, mengatakan rumah keluarga yang tewas tersebut telah tercium bau busuk dari bulan Mei 2022 lalu.

Korban ngaku bau busuk berasal dari Got

Namun, kata Hengki, sang pemilik rumah yang merupakan korban tewas itu, mengaku bau busuk tersebut berasal dari got. 

Hal tersebut terungkap lantaran polisi memeriksa beberapa saksi yang merupakan pihak dari Koperasi Simpan Pinjam yang datang ke rumah itu.

"Pada saat itu pegawai koperasi simpan pinjam ini tertarik mengingat lokasi rumah punya NJOP yang tinggi. Sedangkan pembayaran simpan pinjam ini maksimal 50 persen dari NJOP," kata Hengki saat konferensi pers, Senin 21 November 2022 yang dikutip dari VIVA.

Pegawai Koperasi dibuat kaget akan bau yang menyengat

Pegawai Koperasi Simpan Pinjam tersebut, lanjut Hengki, dipersilakan masuk oleh Budyanto Gunawan yang merupakan salah satu korban. Pegawai kemudian dikagetkan bau menyengat ketika membuka gerbang rumah.

"Begitu buka gerbang, terasa bau busuk luar biasa pada 13 mei. Ditanya ke pihak rumah, terus dijawab ini got yang lupa dikasih zat," kata Hengki.

Polisi ungkap beberapa temuan

Ditkrimum Polda Metro Jaya Beberkan Fakta Baru Kasus Satu Keluarga Tewas di Kalideres

Sebelumnya diberitakan, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya mengungkap beberapa temuan baru terkait tewasnya satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat. Rumah tersebut ternyata akan dijual melalui mediator jual rumah.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi, mengatakan rumah tersebut akan dijual seharga Rp1,2 miliar.

Hengki mengatakan, korban bernama Budiyanto adalah pihak yang menghubungi mediator jual beli rumah. Hal tersebut diungkap melalui rekam jejak digital dari tiga orang saksi penting. 

"Kami temukan beberapa pihak dihubungi korban, kami temukan beberapa petunjuk. Salah satu nomor ini kami telusuri, kami ambil keterangan saksi. Akhirnya kita peroleh tiga orang saksi penting, ternyata satu orang ini adalah mediator jual beli rumah. Rumah itu akan dijual seharga Rp1,2 miliar," kata Hengki saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin, 21 November 2022.

Hengki menambahkan, saksi tersebut mengajak rekannya untuk mendatangi rumah korban di Kalideres itu. 

"Salah satu saksi, dia mengajak rekannya sama-sama mediator penjualan rumah dan saat tu salah satu penghuni atau yang meninggal atas nama almarhum Budyanto untuk jual rumah tersebut," kata Hengki. 

Untuk diketahui, penemuan empat jasad yang merupakan satu keluarga di dalam sebuah rumah, menggegerkan warga Kalideres Jakarta Barat, Kamis, 10 November 2022.

Keempat orang yang ditemukan tewas dalam kondisi mengering itu yakni Rudyanto Gunawan (71) dan sang istri bernama Margaretha Gunawan (58), kemudian anak dari keduanya bernama Dian (40) dan yang terakhir yakni Budyanto Gunawan, yakni ipar dari Rudyanto.

Posisi jasad masing-masing keempat korban

Kasus ini masih menyita publik, polisi terus mendalami perkara te wasnya empat orang di rumah Rudyanto Gunawan di Perumahan Citra Garden tersebut.

Identitas korban yang tewas mengenaskan di rumahnya sendiri.
1. Rudyanto Gunawan (71 tahun) status: Suami / Kepala Keluarga
2. Reny Margarethan Gunawan (68 tahun) status: Istri 
3. Dian Febbyana (42 tahun) status: Anak dari Rudy dan Reny
4. Budyanto Gunawan (68 tahun) status: Adik dari Rudy

Menurut polisi, saat jasad mereka berada di ruangan berbeda, Jenazah BG dalam keadaan duduk di sofa, jasad RM dan DF berada di kamar nomor satu. 

Jasad RM terbaring di tempat tidur tubuhnya mengering, sedangkan mayat putrinya (DF) tergeletak di lantai dengan kondisi tubuh yang berbeda dari ibunya. Dan polisi juga mendapati jasad kepala keluarga yang berinisial RG di kamar belakang dengan keadaan mengering layaknya manusia yang mengalami dehidrasi.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Haris Kurniawan masih menggali informasi untuk mengungkap penyebab dan latar belakang kematian para korban. Sebab, tidak ada tanda kekerasan di tubuh satu keluarga tersebut.

Mereka satu keluarga tewas di Kalideres ini pun tampak rapi dan tidak ada bekas darah maupun barang yang berserakan.

Namun, Dokter Forensik tak menemukan sisa makanan di lambung mereka, Apakah mereka tewas karena kelaparan? Hal ini disampaikan oleh Kompol Haris Kurniawan.

"Mereka tidak menyampaikan tidak makan berhari-hari tapi ditemukannya sisa makanan di organ tubuh mereka. Dan tidak ditemukan juga tanda-tanda kekerasan pada keempat jenazah tersebut," ungkapnya yang dikutip dari tayangan Kabar Utama tvOne, pada Sabtu (12/11/2022). (viva/ind)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Manusia Silver Diduga Memaksa Minta Uang hingga Buka Pintu Pemobil di Tanah Abang, Korban Diminta Buat Laporan

Viral Manusia Silver Diduga Memaksa Minta Uang hingga Buka Pintu Pemobil di Tanah Abang, Korban Diminta Buat Laporan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pria manusia silver diduga memaksa minta uang ke pengemudi mobil hingga membuka pintu di wilayah Cideng, Tanah Abang.
Marah Dikritik, Trump Sebut Paus Leo Jilat Kelompok Kiri dan Berperan Seperti Politikus

Marah Dikritik, Trump Sebut Paus Leo Jilat Kelompok Kiri dan Berperan Seperti Politikus

Kritik Paus Leo XIV yang menyebut ancaman AS terhadap rakyat Iran tidak dapat diterima, membuat Presiden Amerika Serikat Donald Trump meradang
Pengusaha Rokok Asal Pasuruan Rokhmawan Telah Diperiksa KPK Terkait Kasus Bea Cukai

Pengusaha Rokok Asal Pasuruan Rokhmawan Telah Diperiksa KPK Terkait Kasus Bea Cukai

Pengusaha rokok asal Pasuruan, Jawa Timur Rokhmawan telah diperiksa KPK terkait dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Sebut Wacana “War Ticket" Haji Perlu Kajian Mendalam, AMPHURI: Hilang Rasa Keadilan!

Sebut Wacana “War Ticket" Haji Perlu Kajian Mendalam, AMPHURI: Hilang Rasa Keadilan!

AMPHURI sebut wacana penerapan mekanisme war ticket haji merupakan bagian dari upaya mencari solusi atas panjangnya antrean haji di Indonesia, namun perlu dikaji secara komprehensif.
Alami Trauma, Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Ingin Orang yang Hampir Bawa Anaknya Diidentifikasi

Alami Trauma, Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Ingin Orang yang Hampir Bawa Anaknya Diidentifikasi

Nina Saleha (27) ibu yang nyaris kehilangan bayinya di RSHS Bandung mendatangi rumah sakit tersebut didampingi kuasa hukumnya, Senin (13/4/2026). 
Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia bisa saja menghadapi Italia di playoff Piala Dunia 2026. Prediksi mengenai pencoretan Iran oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) meningkat.

Trending

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

John Herdman berbunga-bunga setelah dua calon striker naturalisasi Timnas Indonesia yaitu Luke Vickery dan Dean Zandbergen kompak borong gol di luar negeri.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Semarang, Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Semarang, Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Lolos ke Grand Final

Jadwal final four Proliga 2026 pekan ini, di mana ada sejumlah big match termasuk Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska yang akan menentukan kelolosan Megawati Hangestri dan kawan-kawan di Seri Semarang.
Perakit Senpi Ilegal 'Ki Bedil' yang Beraksi Selama 20 Tahun Dibekuk Bareskrim

Perakit Senpi Ilegal 'Ki Bedil' yang Beraksi Selama 20 Tahun Dibekuk Bareskrim

Baru-baru ini Satresmob Bareskrim Polri bekuk TS alias Ki Bedil, penjual sekaligus perakit senjata api (senpi) ilegal. Bahkan aksi Ki Bedil sudah berjalan
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN ungkap biang kerok gagal merebut kemenangan dari Jakarta Pertamina Enduro saat kembali bersua dengan Megawati Hangestri di final four Proliga 2026.
Tidak Terima Ditertibkan Dedi Mulyadi, Kades Ini sampaikan Permintaan Khusus untuk 40 Relawan

Tidak Terima Ditertibkan Dedi Mulyadi, Kades Ini sampaikan Permintaan Khusus untuk 40 Relawan

Berikut permintaan khusus Kades yang menolak ditertibkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Selengkapnya

Viral